Abdul Kadir (militer, lahir 1906)
Jenderal Mayor (Purn.) Raden Haji Abdul Kadir (6 Juni 1906 – 21 Januari 1961 ) adalah anggota BPUPKI dan PPKI. Abdoel Kadir menamatkan pendidikannya di OSVIA Serang pada tahun 1926. Setelah lulus ia sempat menduduki beberapa posisi di pemerintahan Hindia Belanda, seperti mantri Kabupaten Jatinegara (1930) dan asisten wedana di Jawa Barat (1942).[1]
Abdul Kadir | |
|---|---|
![]() | |
| Duta Besar Indonesia untuk Mesir | |
| Masa jabatan April 1952 – Juni 1955 | |
| Presiden | Soekarno |
| Pendahulu | Rasjidi |
| Pengganti | Tamsil |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 6 Juni 1906 Binjai, Hindia Belanda |
| Meninggal | 21 Januari 1961 (umur 54) Jakarta, Indonesia |
| Karier militer | |
| Pihak | |
| Dinas/cabang | |
| Masa dinas | 1942–? |
| Pangkat | |
Abdul Kadir wafat di Jakarta pada tanggal 21 Januari 1961.[2]
Karir militer
Pendidikan militer
- Renseitai, Pembela Tanah Air[2]
Jabatan militer
- Daidancho, Pembela Tanah Air, Kedu II, Gombong, 1943[2]
- Panglima Divisi II/Purwokerto, Tentara Keamanan Rakyat, 1945[2]
- Panglima Divisi II/Cirebon, Komandemen I Jawa Barat, Tentara Republik Indonesia. Dilantik 25 Mei 1946[2]
Referensi
- Risalah Sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Jakarta: Sekretariat Negara. 1995. ISBN 979-8300-00-9.
- Bachtiar, Harsya W. (1988). Siapa dia? Perwira Tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD). Jakarta. hlm. 54. ISBN 9789794281000.
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.
