Abdul Ghaffar Rozin
Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin[1] adalah seorang ulama asal Indonesia yang menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pesantren Nahdlatul Ulama.[2] Ia juga menjabat sebagai staf khusus presiden bidang keagamaan dalam negeri untuk Presiden Joko Widodo pada 14 Mei 2018.[3]
Ia adalah salah satu orang yang mendukung pengadaan Hari Santri Nasional.[4] Pada 18 Mei 2018, ia diangkat sebagai salah satu dari 200 ulama yang dianjurkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.[5]
Kehidupan awal
Gus Rozin lahir di Kempek, Cirebon, Jawa Barat,[6] Ia adalah putra dari ulama asal Pati, Mohammad Sahal Mahfudz.[7] Ia masuk Universitas Paramadina jurusan Hubungan Internasional dan melanjutkan pendidikan S2 di Monash University jurusan Bidang Studi Kepemimpinan, Kebijakan, dan Perubahan, dimana ia lulus pada tahun 2004.[8]
Setelah itu, ia bekerja sebagai Komisionaris Independen PT Waskita Beton Precast sejak Agustus 2017. Ia juga menjadi rektor di Institut Pesantren Mathaliul Falah.[8]
Referensi
- http://bangkitmedia.com/ini-trilogi-kemandirian-pesantren-menurut-gus-rozin/
- https://www.republika.co.id/berita/koran/pro-kontra/16/02/05/o22e8f22-abdul-ghaffar-rozin-ketua-asosiasi-pesantren-nahdlatul-ulama-bnpt-harus-menjelaskan-indikasi-pesantren-radikal
- http://bangkitmedia.com/ketua-rmi-pbnu-gus-rozin-jadi-staf-khusus-presiden-jokowi/
- http://www.nu.or.id/post/read/82293/gus-rozin-hari-santri-kemenangan-umat-islam-indonesia
- "Daftar Nama Muballigh/Penceramah Islam Indonesia" (PDF). Kementerian Agama Republik Indonesia. dalam Kontri (18 Mei 2018). Khoiron, ed. "Kemenag Rilis Daftar 200 Nama Muballigh". Kementerian Agama Republik Indonesia. Diakses tanggal 21 Juni 2018.
- https://www.ngopibareng.id/timeline/ketika-presiden-dihina-moeldoko-minta-masukan-pendapat-ulama-4016080
- https://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/18/06/11/pa5903328-alasan-gus-rozin-terima-pinangan-jokowi-jadi-staf-khusus
- https://tirto.id/m/kh-abdul-ghaffar-rozin-ma-bzY