Acinetobacter baumannii
Acinetobacter baumannii adalah bakteri gram-negatif yang dapat menyebabkan infeksi nosokomial pada manusia.[1] Bakteri ini dapat tumbuh pada suhu 44 °C, menggunakan berbagai jenis karbohidrat sebagai sumber nutrisi, dan mampu melekat pada sel epitelial manusia.[1] Karakteristik dari bakteri ini adalah aerobik, berbentuk koko-basil, dan dapat dengan cepat tahan (resisten) terhadap berbagai antibiotik. [2] Bakteri ini diketahui dapat melakukan kolonisasi di unit operasi, medis, persalinan, dan perawatan luka bakar dalam suatu rumah sakit serta berperan dalam infeksi penyakit akut seperti meningitis, pneumonia, dan bakteremia.[2] Acinetobacter baumannii juga diketahui tahan (reisten) terhadap sabun dan antiseptik konvensional sehingga kontaminasi koloni bakteri ini pada tangan petugas kesehatan mudah terjadi.[3]
| Acinetobacter baumannii | |
|---|---|
![]() | |
| Acinetobacter baumannii | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | |
| Filum: | |
| Kelas: | Gammaproteobacteria |
| Ordo: | Pseudomonadales |
| Famili: | Moraxellaceae |
| Genus: | Acinetobacter |
| Spesies: | A. baumannii |
| Nama binomial | |
| Acinetobacter baumannii | |
Referensi
- (Inggris) Jordi Rello (2008). Nosocomial Pneumonia: Strategies for Management. Wiley-Interscience. ISBN 978-0-470-05955-5.
- (Inggris) Daniel Villers, Eric Espaze, Marianne Coste-Burel, Frederic Giauffret, Emmanuelle Ninin, Franchise Nicolas, Herve Richet (1998). "Nosocomial Acinetobacter baumannii Infections: Microbiological and Clinical Epidemiology". Annals of Internal Medicine. 129 (3): 183–189.
- (Inggris) Jordi Rello, Marin Kollef (2007). Infectious Diseases in Critical Care. Springer. ISBN 978-3-540-34405-6.Page.234-237
