Laksamana Besar
Laksamana Besar adalah pangkat angkatan laut pangkat tertinggi di beberapa angkatan laut, misalnya TNI Angkatan Laut [1] dan beberapa angkatan laut Eropa yang menggunakannya. Pangkat ini terkenal karena penggunaannya di Jerman yang disebut Großadmiral. Pangkat ini setara dengan Laksamana armada.
| Laksamana Besar Großadmiral | |
|---|---|
![]() Tanda pangkat bahu dan lengan | |
![]() Bendera Jenderal laksamana | |
| Negara | |
| Cabang angkatan | |
| Pangkat | Pangkat bintang lima |
| Pangkat NATO | OF-10 |
| Pangkat non-NATO | O-11 |
| Pembentukan | 1901 |
| Ditiadakan | 1945 |
| Pangkat atasan | Tidak ada |
| Pangkat bawahan | Jenderal laksamana |
| Pangkat setara | Generalfeldmarschall |
Di Afrika juga ada yang menyandang pangkat Laksamana Besar ini, seperti Mobutu Sese Seko dari Zaire, Komandan Angkatan Laut sekaligus Menteri Pertahanan Zaire 1994-1997.[2][3] Meskipun Angkatan Laut Zaire hanya terdiri dari beberapa kapal patroli dan kapal-kapal sungai saja.[4]
Selain itu ada Laksamana Baudoin Liwanga, mantan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Republik Demokratik Kongo (FARDC) dari tahun 2002 hingga 2004, yang juga berpangkat Laksamana Besar.[5]
Referensi
- Oktavania, Aisyah Yuri (2021-04-25). "Mulai Laksamana Hingga Kelasi, Ini Deretan Pangkat di TNI AL". IDN Times. Diakses tanggal 2022-04-24.
- Duke, Lynne (16 December 1997). Ex-Mobutu aides arrested. Washington Post. Retrieved 6 March 2018.
- Khan, Shaharyan (2000). The Shallow Graves of Rwanda. I.B. Tauris. hlm. 75. ISBN 978-1860646164.
- Prunier, Gerard (2008). Africa's World War: Congo, the Rwandan Genocide, and the Making of a Continental Catastrophe. Oxford University Press. hlm. 136. ISBN 978-0199705832.
- DRC Mining Week 2018. Miningreview.com. 25 June 2018.
.gif)

