Afro-Jamaika

Afro-Jamaika adalah orang Jamaika yang memiliki darah orang kulit hitam yang berasal dari Afrika Sub-Sahara. Kelompok ini merupakan kelompok etnis mayoritas di Jamaika.

Afro-Jamaika
Jumlah populasi
2.471.946 (sensus 2011)[1]
92,1% populasi Jamaika
Bahasa
Patois Jamaika, Inggris Jamaika
Agama
Agama Afro-Jamaika
Convince, agama Maroon Jamaika, Kumina, Rastafari
Agama populer
Sebagian besar Kristen dengan minoritas Rastafarisme, Yudaisme, atau Islam
Etnis terkait
Afro-Karibia, orang Afrika Barat/Tengah, Afrika Amerika, Afrika Britania, Afrika Kanada

Kelompok etnis ini terbentuk dari keturunan budak-budak yang dibawa dari Afrika pada abad ke-16. Orang Afrika pertama tiba di Jamaika pada tahun 1513 dari Semenanjung Iberia. Setelah Inggris merebut Jamaika pada tahun 1655, banyak orang kulit hitam yang membantu Spanyol yang membebaskan mereka, dan kemudian mereka melarikan diri ke pegunungan dan melawan kekuasaan Inggris selama bertahun-tahun, sehingga menjadi kelompok yang dikenal dengan sebutan Maroon Jamaika. Inggris kemudian membawa budak-budak beretnis suku Akan dan Igbo dari Afrika, ynag kemudian melarikan diri dan bergabung dengan orang Maroon.

Referensi

  1. 2011 Census of Population & Housing, Population by sex and Ethnic Origin by Parish (hlm. 72) - Jamaika
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.