Ammuna
Ammuna adalah seorang Raja bangsa Hit[3] skt. 1486–1466 SM (kronologi pendek).[4] Tanah tersebut tampaknya mengalami kerusakan parah selama masa pemerintahannya, dan ia kehilangan banyak wilayah.[5]
| Ammuna | |
|---|---|
| Pendahulu | Zidanta I |
| Pengganti | Huzziya I |
| Anak | Tittiya Raja Huzziya I[1] Ištapariya |
| Orang tua | Raja Zidanta I[2] |
Biografi
Keluarga
Ammuna adalah putra Raja Zidanta I[6] dan cucu Hantili I.[7] Ia membunuh ayahandanya untuk menjadi raja dan memiliki sebuah keluarga besar.[8]
Pemerintahan
Sebuah riwayat fragmen dari pemerintahan Ammuna diketahui. Sejarah-sejarah itu tampaknya menunjukkan bahwa Ammuna berhasil menjarah Neša, tetapi kemudian melawannya lagi segere setelahnya. Ia juga tampaknya bertempur melawan kota Šattiwara dan kota Šuluki.
Panggantinya adalah putranya, Huzziya I,[9] namun ia juga memiliki seorang putri, Ištapariya.
Pranala luar
Sumber
- The Transjordanian Palimpsest: The Overwritten Texts of Personal Exile by Jeremy M. Hutton
- Edict of Telipinu, §18
- Ḫattuša – Boğazköy; Das Hethiterreich im Spannungsfeld des Alten Orients (szerk. Gernot Wilhelm), Harrassowitz, Wiesbaden
- The Kingdom of the Hittites by Trevor Bryce. Online version.
- Klengel, H. (1999). Geschichte des hethitischen Reichs, Leiden
- Gwendolyn Leick, Who's Who in the Ancient Near East
- Telepinu Proclamation, §13
- Reign of Zidanta I Diarsipkan May 17, 2012, di Wayback Machine.
- Pax Hethitica: Studies on the Hittites and Their Neighbours by Yoram Cohen, Amir Gilan, Jared L. Miller
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.