Rumpun bahasa Sulawesi Selatan

Rumpun bahasa Sulawesi Selatan adalah sekelompok bahasa yang dituturkan di bagian selatan pulau Sulawesi, Indonesia. Walau kelompok ini dinamakan demikian, dua bahasa dari kelompok ini dituturkan di pedalaman Kalimantan, yaitu bahasa Embaloh dan bahasa Taman, yang serumpun dengan bahasa Bugis dan bahasa Campalagian.

Sulawesi Selatan
Letak
persebaran
Sulawesi
Penggolongan
bahasa
Austronesia
Subbagian
  • Seko
  • Lemolang
  • Utara
  • Bugis
  • Makassar
Glottologsout2923
Peta persebaran rumpun bahasa Sulawesi Selatan

Kelompok ini harus dibedakan dari rumpun bahasa Sulawesi atau Celebic.

Subkelompok

Menurut pengklasifikasian Grimes & Grimes (1987) dan Ethnologue,[1][2] rumpun Sulawesi Selatan terdiri dari 31 bahasa, yang dibagi sebagai berikut:

Posisi dalam rumpun Austronesia

Pada penelitian terkini, Rumpun bahasa Sulawesi Selatan dianggap merupakan bentuk cabang utama dari subkelompok Melayu-Polinesia dalam Rumpun bahasa Austronesia.[3]

Perbandingan kosakata

Berikut perbandingan kosakata antara rumpun bahasa Sulawesi Selatan (khususnya dalam bahasa Makassar, Toraja, dan Bugis) dan Rumpun bahasa Sulawesi.

Indonesia Proto-Melayu-PolinesiaSulawesi Selatan[4][5]Sulawesi
Proto-Sulawesi SelatanMakassarTorajaBugisKaili-Ledo[6]
benar *ma-bener*tongAntojengtongantongəngBela/Kana
hari *qalejaw*ɨlzoalloalloəssoeo
tahu *taqu*insAnissengissanissəngisani
dunia ?*linolinolinolinolino
daya/aksi/kerja *quma*gau(k?)gau'gau'gau'gau
badan/diri *tubuq/*DiRi*kalekalekalekalekaro
wanita/istri *bahi*ba(b)inebainebainebainemombine
pasir *qenay*kɨssi(C)kassi'kassi'kassi'bone/reke
tikus *labaw*bala(b)o/balawobalaobalaobalaovalesu
pisang *punti*puntiuntipuntiotti/lokaloka
ketiak *apaqpaq*kepakepa'kalepakalepa'keke
lawan/sisi *hipaR/*i(N)paR*balibalibalibalianggasi
layar *layaR*so(m)bAlsombala'somba'sompə'somba
selesai*qeti/*genep*gĕnnĕ(p)ganna'ganna'gənnə'naupu
belakang/punggung*likud*boko(t?)bokoboko'bokobengo/puti
mampu/bisa*ma-taqu*ka/ulekullekulleullekule
kembali/lagi/dari*uliq*olepolepolepolevoli
kerbau*qanuaŋ*tedongtedongtedongtedongbengga

Rujukan

  1. Grimes, C. E.; Grimes, B. E. (1987). Languages of South Sulawesi. Canberra: Department of Linguistics, Research School of Pacific Studies, Australian National University. doi:10.15144/PL-D78. ISBN 0858833522.
  2. South Sulawesi at Ethnologue (22th ed., 2019).
  3. Smith, Alexander D. (2017). "The Western Malayo-Polynesian Problem". Oceanic Linguistics. 56 (2): 435–490. doi:10.1353/ol.2017.0021.
  4. Mills, Frederick Roger (1975). Proto South Sulawesi and proto Austronesian phonology. Ann Arbor, MI: University of Michigan.
  5. Dutton, Tom; Tryon, Darrell Tyron (1994). Language Contact and Change in the Austronesian World. Berlin: De Gruyter Mouton. hlm. 11–19. ISBN 978-3-11-012786-7.
  6. Evans, Donna (2003). Kamus Kaili-Ledo - Indonesia - Inggris. Palu: Pemerintah Daerah Propinsi Sulawesi Tengah, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Daftar pustaka

  • Mills, Roger Frederick (1975). "The Reconstruction of Proto-South-Sulawesi". Archipel. 10: 205–224. doi:10.3406/arch.1975.1250.

Pranala luar


This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.