Belanda Austria

Belanda Austria (bahasa Jerman: Österreichische Niederlande; bahasa Belanda: Oostenrijkse Nederlanden; bahasa Latin: Belgium Austriacum) adalah periode ketika Monarki Habsburg menguasai Belanda Selatan dari tahun 1714 hingga 1795. Wilayah Belanda Austria meliputi Belgia barat dan Luksemburg raya; kedua wilayah tersebut dipisah oleh Keuskupan-Pangeran Liège. Bahasa yang dituturkan di wilayah ini adalah bahasa Jerman (termasuk bahasa Luksemburg), Belanda, Vlaams, dan bahasa Latin, bersamaan dengan bahasa Picard dan Walloon.

Belanda Austria

Österreichische Niederlande
Oostenrijkse Nederlanden
Belgium Austriacum
1714–1797
Semboyan: Alles Erdreich ist Österreich untertan[1]
"Seluruh dunia tunduk kepada Austria"
Belanda Austria pada tahun 1789.
StatusProvinsi Austria
Negara bagian Kekaisaran Romawi Suci
Ibu kotaBrussels
Bahasa yang umum digunakanJerman, Belanda, Latin
Agama
Katolik Roma
PemerintahanGovernorat
Gubernur 
 1716–1724
Francis Eugene (pertama)
 1793–1794
Karl Ludwig (terakhir)
Plenipotentiary 
 1714–1716
Lothar Dominik (pertama)
 1793–1794
Franz Karl (terakhir)
Era SejarahAbad Pencerahan
7 Maret 1714
 Traktat Fontainebleau
8 November 1785
1789–1790
 Pertempuran Sprimont
18 September 1794
1797
Mata uangKronenthaler
Didahului oleh
Digantikan oleh
Belanda Spanyol
Belgia Serikat
Belgia Serikat
Republik Prancis Pertama

Pada tahun 1794, tentara Revolusi Prancis merebut wilayah ini dari Habsburg. Austria baru mencabut klaimnya atas provinsi ini setelah ditandatanganinya Traktat Campo Formio pada tahun 1797.

Catatan kaki

  1. Heinz-Dieter Heimann: Die Habsburger. Dynastie und Kaiserreiche. ISBN 3-406-44754-6. hlm.38-45

Referensi

  • Heinrich Benedikt. Als Belgien österreichisch war. Herold, Vienna, 1965.
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.