Benteng Tolukko
Benteng Tolokko adalah benteng peninggalan Spanyol yang berada di Kelurahan Sangadji, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Indonesia.[1] Benteng Tolukko dibangun oleh seorang panglima Spanyol yang bernama Francisco de Ayala, pada tahun 1611.[2] Benteng ini dibangun Spanyol untuk mencoba mengusir Belanda dari pulau[3] Benteng ini diambil alih oleh Belanda pada tahun 1612 (setelah Spanyol meninggalkan benteng ini) dan direnovasi oleh Pieter Both.[1] Pada tahun 1864, oleh Residen P. van der Crab, benteng Tolukko dikosongkan karena sebagian bangunannya telah rusak.[1] Pemerintah Republik Indonesia memugar benteng ini pada tahun 1996-1997.[2]
Konstruksi
Dahulu benteng Tolukko dikenal dengan nama Benteng Hollandia.[2] Benteng Tolukko dibangun di atas fondasi batuan beku.[2] Benteng ini terbentuk dari tiga buah bastion, ruang bawah tanah, halaman dalam, lorong serta bangunan utama berbentuk egi empat.[2] Konstruksi bangunannya terbuat dari campuran batu kali, batu karang, pecahan batu bata yang direkat oleh campuran kapur serta pasir.[2]
Referensi
- "Peninggalan Bangsa Portugis Bernama Benteng Tolukko". indonesiawonder.com. Diakses tanggal 6 Juni 2014.16.00.
- "Menelusuri Jejak Sejarah, Benteng Tolukko Ternate". sigmanews.co.id. Diakses tanggal 6 Juni 2014.17.00.
- "Benteng Tolukko, Saksi Penjajahan Portugis Terhadap Cengkih". travel.okezone.com. Diakses tanggal 6 Juni 2014.17.00.