Manajemen merek

Manajemen merek (Inggris: brand management) adalah proses pengelolaan merek sebuah organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan ekuitas merek (brand equity) dalam jangka panjang. Manajemen juga dapat berarti bagian tertentu dalam perusahaan yang memiliki tanggung jawab diantaranya merancang identitas merek dan mengelolanya untuk mendapatkan efektivitas maksimal dan memastikan bahwa merek tidak terganggu oleh tindakan taktis pesaing.[1] Manajemen merek pertama kali diterapkan di Procter & Gamble PLC sebagai hasil dari sebuah memo yang ditulis oleh Neil H. McElroy.[2]

Pemasaran
Konsep inti

Bauran pemasaran Produk Harga
Distribusi Jasa Ritel
Manajemen merek
Pemasaran berbasis akuntan
Etika pemasaran
Efektivitas pemasaran
Riset pasar
Segmentasi pasar
Strategi pemasaran
Manajemen pemasaran
Dominasi pasar
Sistem Informasi Pemasaran

Konten Promosi

Iklan Merek Underwriting
Pemasaran langsung Penjualan
Penempatan produk Publikasi
Promosi penjualan Pemasaran loyalis 
Premium Hadiah Kanvasing

Media promosi

Percetakan Publikasi
Penyiaran Out-of-home
Pemasaran Internet Point of sale
Barang promosi
Pemasaran Digital In-game
Demo produk
Pemasaran dari mulut ke mulut
Duta merek Drip Marketing

Personal Branding Adalah proses untuk memperkenalkan diri sebagai brand. Kalau dulu yang di anggap sebuah brand adalah benda, lain halnya dengan saat ini. Personal brand sangat bermanfaat untuk membangun bisnis jangka panjang. Semakin dikenal seseorang, maka semakin mudah ia untuk mewujudkan ide yang ada di kepalanya menjadi aksi nyata.

Lihat pula

Referensi

  1. (Inggris) http://www.montanabranddevelopment.com/Glossary.html Diarsipkan 2010-12-12 di Wayback Machine.
  2. Aaker, David A.; Erich Joachimsthaler (2000). Brand Leadership. New York: The Free Press. hal. 1–6
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.