Mendawai, Katingan

Mendawai adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Indonesia. Kecamatan Mendawai memiliki 6 desa yaitu Tumbang Bulan, Perigi, Kampung Melayu, Tewang Kapung, Mekar Tani dan Teluk Sebulu. Ibu kota kecamatannya adalah Mendawai.

Mendawai
Negara Indonesia
ProvinsiKalimantan Tengah
KabupatenKatingan
Pemerintahan
  Camat-
Populasi
  Total- jiwa
Kode Kemendagri62.06.09
Luas- km²
Desa/kelurahan-

Sejarah

Mendawai merupakan salah satu pelabuhan Kesultanan Banjar dan salah satu permukiman tertua di Kabupaten Katingan, nama tersebut sudah ada disebut di dalam Hikayat Banjar yang bagian terakhirnya ditulis pada tahun 1663. Kapal-kapal yang akan menuju Jepara, pelabuhan Kesultanan Mataram, berkumpul dahulu di pelabuhan Mendawai. Di dalam Hikayat Banjar disebutkan Pangeran Martasari putera Pangeran Mangkunagara sempat maadam ke kampung ini akan berencana meminta bantuan kepada Kesultanan Mataram untuk membalik arah (mengkudeta) Sultan Saidullah, tetapi rencana itu gagal karena ia akhirnya sumalah (mangkat) di Mendawai, kemudian jenazahnya dibawa ke Martapura dan dimakamkan di istana. Pangeran Mangkunagara merupakan putera gahara dari Putri Nur Alam binti Pangeran di Laut, permaisuri Sultan Hidayatullah I, tetapi gagal menjadi pengganti Sultan Hidayatullah I, karena yang dinobatkan adalah Pangeran Senapati/Marhum Panembahan/Sultan Mustain Billah.[1]

Kepala Distrik (Kiai):

  • Tahun 1871: Distriktshoofd van Mandawe: Moehammad Kasim.[2][3]

Referensi

  1. (Melayu)Johannes Jacobus Ras, Hikayat Banjar diterjemahkan oleh Siti Hawa Salleh, Percetakan Dewan Bahasa dan Pustaka, Lot 1037, Mukim Perindustrian PKNS - Ampang/Hulu Kelang - Selangor Darul Ehsan, Malaysia 1990.
  2. "Landsdrukkerij". Regeerings-Almanak voor Nederlandsch-Indië 1870 (dalam bahasa Belanda). 43. Batavia: Ter Lands-Drukkerij. 1870. hlm. 181.
  3. "Landsdrukkerij". Regeerings-Almanak voor Nederlandsch-Indië 1871 (dalam bahasa Belanda). 44. Batavia: Ter Lands-Drukkerij. 1871. hlm. 198.
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.