Djaga Depari

Djaga Depari
Lahir(1922-05-05)5 Mei 1922
Seberaya, Karolanden, Keresidenan Sumatra Timur, Hindia Belanda
Meninggal15 Juli 1963(1963-07-15) (umur 41)
Seberaya, Karo, Sumatra Utara
MonumenMonumen Djaga Depari, Medan Baru, Medan dan simpang Jl. Listrik dan Jalan Palang Merah, Kota Medan.
Pekerjaan
Karya terkenal
  • Piso Surit
  • Erkata Bedil
  • Famili Taksi
  • Taneh Karo Simalem
  • Mejuahjuah
Suami/istriDjendam br. Pandia
Anak7
Orang tua
  • Ngembar Sembiring Depari (ayah)
  • Siras br. Karosekali (ibu)

Djaga Sembiring Depari adalah seorang komponis nasional Indonesia asal Tanah Karo. Ia lahir pada 5 Mei 1922 di desa Seberaya, Karo. Meskipun tidak pernah menjalani pendidikan musik formal, ia mahir bermain biola dan mengarang banyak lagu dengan beragam tema. Banyak lagu-lagu perjuangan (patriotisme) yang dikarangnya untuk membangkitkan semangat masyarakat Karo dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Untuk mengenang jasa besar Djaga Depari, Pemerintah Kota Medan membangun dua buah monumen baginya. Salah satunya berada di persimpangan antara Jalan Pattimura, Jalan Sultan Iskandar Muda dan Jalan Jamin Ginting. Satu monumen lainnya berada di persimpangan Jalan Listrik dan Jalan Palang Merah.

Karya

Beberapa lagu karya Djaga Depari:

  • Andiko Alena
  • Bolo Bolo
  • Erkata Bedil
  • Famili Taksi
  • Iyo Iyo Juma Juluun
  • Iyo Iyo Lau Beringin
  • Kacang Koro
  • Mbuah Page
  • Mejuah Juah
  • Nangkih Deleng Sibayak
  • Padang Sambo
  • Perbunga Sauh
  • Piso Surit
  • Sanggar Sanggar
  • Simulih Karaben
  • Sora Mido Ido
  • Taneh Karo Simalem
  • Terang Bulan
  • USDEK

Pranala luar

This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.