Ekonomi Prancis

Ekonomi Prancis merupakan salah satu ekonomi terbesar di dunia. Namun, karena adanya analisis yang berbeda, terdapat ketidaksetujuan seberapa besar ekonomi Prancis. Data dari Dana Moneter Internasional memasukan ekonomi Prancis sebagai ekonomi terbesar ke-8 menurut keseimbangan kemampuan berbelanja pada tahun 2007 dengan nilai sebesar US$ 2,046,899 juta. Bank Dunia memperkirakan produk domestik bruto Prancis pada tahun 2006 sebesar US$ 1,959,745 juta, atau terbesar ketujuh di dunia. Peringkat yang dipublikasikan oleh CIA World Factbook tahun 2008 menentukan produk domestik bruto Prancis sebesar $ 2.067 triliun, terbesar ke-8 di dunia.

Ekonomi Prancis
Mata uang1 euro (€1) = 100-cent
Tahun fiskalTahun kalender
Organisasi perdaganganEU, WTO and OECD
Statistik
PDB$2.833,68 (€2.060,87) triliun (Nominal; 2014), $2.591,17 triliun (PPP; 2014)[1]
Pertumbuhan PDB 1.2% untuk 2015 (0.3% Q4 2015)[2] 1.5% for 2016 (INSEE forcast)
PDB per kapitaNominal : $44,331 (2014)
PDB per sektorPertanian (1.9%), industri (18.3%), pelayanan (79.8%) (2012)
Inflasi (IHK) 0.7%[3]
Penduduk
di bawah garis kemiskinan
7.7% (2013)
Koefisien gini30.1 (2013)
Angkatan kerja~30 juta (2015)
Angkatan kerja
berdasarkan sektor
pelayan (71.8%), industi (23,4) pertanian (3.8%) (2009)
Pengangguran10% (Q2 2015)[4]
Gaji kotor rata-rata€2,913 / $3,295 perbulan (2015)
Gaji bersih rata-rata€27,000 pertahun; €2,202 / $2,490 (2015)
Industri utamamachinery, chemicals, automobiles, metallurgy, aircraft, electronics; textiles, food processing; tourism
Peringkat kemudahan melakukan bisniske 34[5]
Eksternal
Ekspor$567.5 milyar (2012)
Komoditas ekspormachinery and equipment, aircraft, plastics, chemicals, pharmaceutical products, iron and steel, beverages
Tujuan ekspor utama Jerman 16.7%,
 Belgia 7.5%,
 Italia 7.5%,
 Spanyol 6.9%,
 Inggris 6.9%,
 Amerika Serikat 5.6%,
 Belanda 4.3%, (2012)[6]
Impor$658.9 milyar (2012)
Komoditas impormachinery and equipment, vehicles, crude oil, aircraft, plastics, chemicals
Negara asal impor utama Jerman 19.5%,
 Belgia 11.3%,
 Italia 7.6%,
 Belanda 7.4%,
 Spanyol 6.6%,
 Inggris 5.1%,
 Tiongkok 4.9%, (2012)[7]
Modal investasi langsung asing$1.1 triiun (31 Desember 2012)
Utang kotor luar negeri$5.633 triliun (30 Juni 2011)
Pembiayaan publik
Utang publik89.9% dari GDP (2012)
Pendapatan$1.341 triliun (2012)
Beban$1.458 triliun (2012)
Bantuan ekonomidonor: ODA $10.1 milyar (2006)
Peringkat utangAA (Domestic)
AA (Foreign)
AAA (T&C Assessment)
(Standard & Poor's)[8]
Cadangan mata uang asingUS$171.9 milyar (31 Desember 2012)
Sumber data utama: CIA World Fact Book

Ekonomi Région

Berikut adalah tabel ekonomi region di Prancis:

UrutanRegionGDP
(dalam juta euro, 2009)
GDP per kapita
(euro, 2009)
GDP
(dalam juta US Dollar, 2009)
GDP per kapita
(US Dollar, 2009)
1Île-de-France552,05251,101769,70569,973
2Rhône-Alpes181,81029,420253,49141,019
3Provence-Alpes-Côte d'Azur138,00227,855299,65938,837
4Nord-Pas de Calais96,83924,025135,01933,497
5Pays de la Loire94,03226,481131,10536,921
6Aquitaine85,69326,710119,47837,241
7Brittany81,63225,739113,81635,887
8Midi-Pyrénées76,52226,628106,69237,126
9Centre65,17325,57190,86835,653
10Languedoc-Roussillon60,52322,98484,38532,046
11Lorraine55,39623,65377,23732,978
12Alsace50,70127,32270,69038,094
13Upper Normandy48,55526,59967,69837,086
14Picardy43,72522,89460,96431,920
15Poitou-Charentes42,37924,04659,08733,526
16Burgundy41,80525,51658,28735,576
17Champagne-Ardenne35,77926,76849,88537,322
18Lower Normandy34,86923,73748,61733,096
19Auvergne33,17424,68046,25334,410
20Franche-Comté28,08324,04239,15533,521
21Limousin17,50923,63724,41232,956
22Corsica7,27923,80010,14933,183

Sumber: INSEE. Sumber: fxtop.com.

Bursa tenaga kerja

Ekonom Keynesian mencari solusi berbeda untuk masalah pengangguran di Prancis, dan teori-teori mereka mengarah pada pengenalan undang-undang kerja 35 jam pada tahun 1999. Antara tahun 2004 dan 2008, pemerintah berusaha memerangi pengangguran dengan melakukan reformasi sisi penawaran, tetapi dipenuhi dengan perlawanan sengit;[9] contau nouvelle embauche dan contrat première embauche (yang memungkinkan kontrak yang lebih fleksibel) menjadi perhatian khusus, dan keduanya akhirnya dicabut.[10] Pemerintah Sarkozy menggunakan revenu de solidarité active (keuntungan di tempat kerja) untuk memperbaiki efek negatif dari revenu minimum d'insertion (tunjangan pengangguran yang tidak bergantung pada kontribusi sebelumnya, tidak seperti tunjangan pengangguran normal di Prancis) pada insentif untuk menerima pekerjaan yang bahkan tidak mencukupi untuk mencari nafkah.[11]

Referensi

  1. http://m.leparisien.fr/economie/la-croissance-estimee-a-0-3-au-quatrieme-trimestre-2015-12-01-2016-5443423.php
  2. Parussini, Gabriel (20 February 2014). "Feb. 20, 2014, 3:38 a.m. EST French consumer rices post record fall in January". The Wall Street Journal. Diakses tanggal 22 February 2014.
  3. http://www.imf.org/external/np/sec/pr/2015/pr15328.htm. Tidak memiliki atau tanpa |title= (bantuan)
  4. "Doing Business in France 2013". World Bank. Diakses tanggal 22 October 2012.
  5. "Export Partners of France". CIA World Factbook. 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-10-02. Diakses tanggal 23 July 2013.
  6. "Import Partners of France". CIA World Factbook. 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-09-17. Diakses tanggal 23 July 2013.
  7. "Sovereigns rating list". Standard & Poor's. Diakses tanggal 12 March 2015.
  8. "More than 1 million protest French jobs law". CNN. Diakses tanggal 21 July 2011.
  9. "Q&A: French labour law row". BBC News. 11 April 2006. Diakses tanggal 21 July 2011.
  10. "Le Revenu de Solidarité active". Rsa.gouv.fr. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 July 2010. Diakses tanggal 9 August 2010.

Pranala luar

This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.