Etambutol

Etambutol atau Ethambutol adalah antibiotik yang mencegah pertumbuhan bakteri tuberculous di dalam tubuh.[2] Ethambutol biasanya digunakan untuk mengobati tuberkulosis (TB).[2] Penggunaan ethambutol secara berlebihan atau penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan efek samping.[2]

Etambutol
Nama
Nama lain
(2S,2’S)-2,2’-(Ethane-1,2-diyldiimino)dibutan-1-ol[1]
Penanda
Model 3D (JSmol)
3DMet {{{3DMet}}}
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
DrugBank
Nomor EC
KEGG
MeSH Ethambutol
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
CompTox Dashboard (EPA)
  • InChI=1S/C10H24N2O2/c1-3-9(7-13)11-5-6-12-10(4-2)8-14/h9-14H,3-8H2,1-2H3/t9-,10-/m0/s1 Y
    Key: AEUTYOVWOVBAKS-UWVGGRQHSA-N Y
  • CC[C@@H](CO)NCCN[C@@H](CC)CO
Sifat
C10H24N2O2
Massa molar 204,31 g·mol−1
Penampilan Kristal putih
Bau Tanpa bau
log P −0.291
Farmakologi
Kode ATC J04AK02
  • BTemplat:Where
Rute
administrasi
Oral
Pharmacokinetics:
Protein binding
20–30%
Metabolism
Hepatis
Biological half-life
3–4 jam
Excretion
Renal
Senyawa terkait
Senyawa terkait
  • ethylenediamine
  • TMEDA
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
Referensi

Efek Samping

Efek samping Ethambutol yang tersering adalah toksisitas yang terjadi pada mata dan pencegahan terhadap munculnya efek samping ini masih merupakan kontroversi.[3] Penelitian pada hewan ditemukan bahwa ethambutol memiliki efek toksik pada serabut saraf di ganglion retina.[3] Terjadinya keluhan pada mata biasanya lambat, bisa berbulan-bulan setelah mulai terapi (rata-rata antara 3-5 bulan, bahkan ada yang sampai 12 bulan), jarang sekali yang muncul secara akut.[3] Pasien yang terkena efek samping akan mengeluh penurunan tajam penglihatan pada kedua mata tanpa disertai rasa sakit, penurunan terhadap kontras dan sensitivitas warna serta gangguan lapang pandang.[3] Pada pemeriksaan fisik, gangguan yang terjadi pada kedua mata didapatkan simetris.[3] Efek samping ini dikatakan berhubungan dengan dosis dan lamanya pengobatan.[3] Biasanya masih dapat bersifat reversibel apabila pengobatan dihentikan.[3]

Referensi

  1. "ethambutol (CHEBI:4877)". Chemical Entities of Biological Interest. UK: European Bioinformatics Institute. 18 August 2010. Main. Diakses tanggal 26 April 2012.
  2. ethambutol
  3. "efek samping ethambutol". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-04-19. Diakses tanggal 2014-06-15.
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.