FARC

Pasukan Revolusioner Kolombia - Tentara Rakyat (Bahasa Spanyol: Fuerzas Armadas Revolucionarias de Colombia—Ejército del Pueblo, FARC–EP dan FARC) adalah gerakan gerilya[4] yang merupakan kelanjutan dari konflik bersenjata Kolombia sejak tahun 1964. Konflik ini diketahui sebagai tempat pengaplikasian beberapa taktik militer, ditambah taktik nonkonvensional seperti terorisme.[5][6][6][7][8] FARC terbentuk pada saat Perang Dingin dimana paham Marxisme-Leninisme tumbuh subur dikarenakan mempromosikan agrarisme dan anti imperialisme di dalam manifesto politik. Operasi FARC didanai oleh aktivitas ilegal seperti penculikan, pertambangan ilegal,[9] pungutan liar, dan aktivitas penyalahgunaan narkoba.[10][11] Perserikatan Bangsa Bangsa memperkirakan 12% pembunuhan warga selama konflik Kolombia dilakukan oleh gerilyawan FARC, sisanya dilakukan oleh pasukan pemerintah dan paramiliter.[12]

Pasukan Revolusioner Bersenjata Kolombia - Tentara Rakyat
Pemimpin
  • Timochenko
  • Iván Márquez
  • Pastor Alape
  • Joaquín Gómez
  • Pablo Catatumbo
  • Mauricio Jaramillo
  • Alfonso Cano  
  • Manuel Marulanda
  • Jacobo Arenas
  • Raúl Reyes  
  • Iván Ríos  
  • Mono Jojoy  
Waktu operasi1964-2016
Markas
  • Casa Verde (1965–1990)
  • Los Pozos[1] (1990–2001)
Wilayah operasiTerkonsentrasi di bagian Selatan, Barat Daya, Timur Laut, Barat Laut dan Timur negara Kolombia. Terdapat operasi di Peru, Venezuela, Brazil,[2] Panama,[3] and Ecuador. Keberadaan signifikan di negara Amerika Latin seperti Meksiko, Paraguay, Argentina, dan Bolivia.
Ideologi
Posisi politikFar-left
Sekutu Kuba (s.d. 1991)
 Uni Soviet (pra 1991)
Tentara Republikan Irlandia
Lawan
Flag

Referensi

  1. "Interview with FARC Commander Simón Trinidad". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-01-11. Diakses tanggal 2016-09-19.
  2. "FARC have 'drug trafficking networks' in Brazil – Colombia news". Colombia Reports. 19 May 2010. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-07-08. Diakses tanggal 17 October 2011.
  3. "Panama's Darien teems with FARC drug runners". Reuters. 26 May 2010.
  4. "Profiles: Colombia's armed groups". BBC News (dalam bahasa Inggris). 2013-08-29. Diakses tanggal 2016-09-19.
  5. Livingstone, Grace (2003-01-01). Inside Colombia: Drugs, Democracy and War (dalam bahasa Inggris). Rutgers University Press. ISBN 9780813534435.
  6. Radu, Michael (2002-01-01). "Terrorism After the Cold War: Trends and Challenges". Orbis. 46 (2): 275–287. doi:10.1016/S0030-4387(02)00108-4.
  7. "Book sources". Wikipedia, the free encyclopedia (dalam bahasa Inggris).
  8. "Book sources". Wikipedia, the free encyclopedia (dalam bahasa Inggris).
  9. "Colombia army raids illegal mines funding FARC rebels". Reuters. 2015-05-11. Diakses tanggal 2016-09-19.
  10. McDermott, Jeremy (2012-06-17). "Gold overtakes drugs as source of Colombia rebel funds". BBC News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2016-09-19.
  11. "Guerrilla miners". The Economist. ISSN 0013-0613. Diakses tanggal 2016-09-19.
  12. "COLOMBIA: International Criminal Court Scrutinises Paramilitary Crimes | Inter Press Service". www.ipsnews.net. Diakses tanggal 2016-09-19.
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.