Indeks Standar Pencemar Udara

Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) (bahasa Inggris: Air Pollution Index, disingkat API) adalah laporan kualitas udara kepada masyarakat untuk menerangkan seberapa bersih atau tercemarnya kualitas udara dan bagaimana dampaknya terhadap kesehatan setelah menghirup udara tersebut selama beberapa jam atau hari. Penetapan ISPU ini mempertimbangkan tingkat mutu udara terhadap kesehatan manusia, hewan, tumbuhan, bangunan, dan nilai estetika.

ISPU ditetapkan berdasarkan 5 pencemar utama, yaitu: karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), Ozon permukaan (O3), dan partikel debu (PM10).[1]

Di Indonesia ISPU diatur berdasarkan Keputusan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Nomor KEP-107/Kabapedal/11/1997.[2]

Tabel Indeks Standar Pencemar Udara

ISPUPencemaran Udara
Level
Dampak kesehatan
0 - 50Baiktidak memberikan dampak bagi kesehatan manusia atau hewan.
51 - 100Sedangtidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang peka.
101 - 199Tidak Sehatbersifat merugikan pada manusia ataupun kelompok hewan yang peka atau dapat menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.
200 - 299Sangat Tidak Sehatkualitas udara yang dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.
300 - 500Berbahayakualitas udara berbahaya yang secara umum dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi (misalnya iritasi mata, batuk, dahak dan sakit tenggorokan).

Catatan Kaki

  1. http://www.sepa.gov.cn/quality/air.php3?offset=60 Diarsipkan 2004-10-25 di Wayback Machine.: http://www.sepa.gov.cn/quality/air.php3?offset=60. Retrieved on September 3, 2015 Diarsipkan 2004-10-25 di Wayback Machine.
  2. ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara): ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara). Retrieved on September 3, 2015

Pranala luar

This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.