Anjing liar afrika
Anjing liar Afrika (Lycaon pictus) adalah anjing liar yang penyebarannya hanya terdapat di negara-negara di benua Afrika.[2] Berbeda dengan jenis anjing pada umumnya, anjing ini memiliki kaki yang lebih panjang dan hanya memiliki empat jari setiap kakinya.[3] Dalam Bahasa Latin, anjing liar Afrika biasa disebut juga dengan serigala lukis (Painted wolf).[3] Hal ini mengacu pada corak di tubuhnya yang tidak teratur.[3] Mereka memiliki tubuh berbintik-bintik yang menampilkan bercak pada bulunya yang berwarna merah, hitam, cokelat, putih, dan kuning.[3] Setiap individunya memiliki pola warna yang unik tersendiri dan semuanya memiliki besar yang sama.[3]
| Anjing liar afrika
Periode Pleistosen Tengah – sekarang (200,000–Saat ini)[1]
| |
|---|---|
| Lycaon pictus | |
![]() | |
| Rekaman | |
| Data | |
| Waktu kehamilan | 70 hari |
| Status konservasi | |
![]() | |
| Genting | |
| IUCN | 12436 |
| Taksonomi | |
| Kerajaan | Animalia |
| Filum | Chordata |
| Kelas | Mammalia |
| Ordo | Carnivora |
| Famili | Canidae |
| Genus | Lycaon |
| Spesies | Lycaon pictus (Temminck, 1820) |
| Tata nama | |
| Protonim | Hyaena picta |
| Distribusi | |
![]() | |
Anjing liar afrika hidup berkelompok. Mayoritas dari mereka berpasangan secara monogami.[3] Betina melahirkan 2 sampai 20 anak anjing yang kemudian dirawat oleh seluruh kelompok.[3] Anjing ini dikenal sangat sosial karena dalam setiap kolompoknya selalu berbagi makanan dan membantu anggota yang lemah atau sakit.[3] Interaksi mereka dilakuakan seperti pada umumnya, anjing-anjing ini berkomunikasi melalui sentuhan, tindakan, dan vokalisasi (suara).[3]
Anjing liar afrika mendiami berbagai habitat, termasuk dataran semi gurun, sabana, hutan dan hutan dataran tinggi.[2] Sebelumnya, mereka hadir di seluruh bagian Gurun Sahara, Afrika, meskipun dalam jumlah yang tidak banyak.[2] Saat ini, populasi anjing liar afrika terpecah, terutama di Afrika bagian selatan dan timur.[2] Populasi yang masih berpotensi layak saat ini berada di Botswana, Kenya, Mozambik, Afrika Selatan, Tanzania, Zambia dan Zimbabwe.[2]
Referensi
- Martínez-Navarro, B.; Rook, L. (2003). "Gradual evolution in the African hunting dog lineage: systematic implications". Comptes Rendus Palevol. 2 (8): 695–702. doi:10.1016/j.crpv.2003.06.002.
- www.arkive.org: African wild dog (Lycaon pictus) Diarsipkan 2010-11-08 di Wayback Machine.. Diakses 24 Mei 2014
- www.animals.nationalgeographic.com: African Wild Dog Lycaon pictus. Diakses 24 Mei 2014
.jpg.webp)

