Kabupaten Majene

Kabupaten Majene adalah salah satu Daerah Tingkat II yang berada di Provinsi Sulawesi Barat, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Banggae. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 947,84 km² dan berpenduduk sebanyak 173.844 jiwa (2020).[2]

Kabupaten Majene
Pemandangan Kota Majene pada malam hari
Julukan: 
Lita' Assamalewuang (Tanah Mufakat)
Motto: 
Takkali nisobalang dotai lele ruppu' dadzi nalele tuali dilolangang
Peta
Kabupaten Majene
Peta
Kabupaten Majene
Kabupaten Majene (Indonesia)
Koordinat: 1.3181°S 119.3751°E / -1.3181; 119.3751
Negara Indonesia
ProvinsiSulawesi Barat
Tanggal berdiri4 Juli 1959[1]
Dasar hukumUU No. 29 Tahun 1959[1]
Hari jadi15 Agustus 1545
Ibu kotaBanggae
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 8
  • Kelurahan: 20
  • Desa: 63
Pemerintahan
  BupatiAndi Achmad Syukri Tammalele
  Wakil BupatiArismunandar Kalma, S.STP., M.M
Luas
  Total947,84 km2 (365,96 sq mi)
Populasi
  Total173.844
  Kepadatan183,41/km2 (475,0/sq mi)
Demografi
  AgamaIslam 99,83%
Kristen 0,16%
- Protestan 0,12%
- Katolik 0,04%
Buddha 0,01%[2]
  IPM 67,29 (2021)
sedang[3]
Zona waktuUTC+08:00 (WITA)
Kode area telepon0422
Pelat kendaraanDC xxxx B*
Kode Kemendagri76.05
DAURp 548.239.217.000,- (2020)[4]
Situs webwww.majenekab.go.id

Geografi

Secara geografis, Kabupaten Majene terletak pada 2°38' - 3°38' Lintang Selatan dan 118°45' - 119°4' Bujur Timur. Kabupaten Majene berada di pesisir barat Pulau Sulawesi yang berjarak sekitar 143 km dari ibu kota provinsi Sulawesi Barat, kota Mamuju dan sejauh 378 km berkendara dari Kota Makassar, provinsi Sulawesi Selatan.

Batas wilayah

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

UtaraKabupaten Mamuju
TimurKabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mamasa
SelatanTeluk Mandar
BaratSelat Makassar

Topografi

Kabupaten Majene memiliki topografi bervariasi mulai dari pesisir, dataran rendah, dan dataran tinggi dengan ketinggian wilayahnya antara 0-1.600 meter di atas permukaan air laut (mdpl). Namun sebagian besar wilayah Kabupaten Majene berupa perbukitan hingga pegunungan yang membentang dari utara ke selatan. Pesisir yang terletak di sepanjang batas barat wilayah ini cenderung datar dan sempit.

Pemerintahan

Daftar Bupati

NomorFotoNamaMasa JabatanKeteranganWakil BupatiRef
1Baharuddin Lopa, S.H.1959 - 1960
2 Andi Tonra 1960-1962
3Abdul Rachman Tamma 1962 - 1965
4 Kol. H. Abdul Rauf 1965 - 1967
5 Kol. H. Alim Bachrie 1967 -
6 Drs. H. Mustar Lazim 1990 -1995
7 H. Tadjuddin Noor 1995-2001
8Drs. H. Muhammad Darwis2001–2006H. Kalma Katta, S.Sos., M.M.
9H. Kalma Katta, S.Sos., M.M.2006–2011Periode pertamaDrs. H. Itol A. Syaiful Tonra, M.M.
2011–2016Periode keduaDr. H. Fahmi Massiara, M.H.[5]
10Dr. H. Fahmi Massiara, M.H.27 Juni 2016–28 September 2020H. Lukman, M.Pd.[6] Meninggal saat menjabat.
11H. Lukman, S.Pd., M.Pd.28 September 2020—27 Juni 2021Lowong
12H. Andi Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M.27 Juni 2021—PetahanaArismunandar Kalma, S.STP., M.M.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 2 2
  Gerindra 2 3
  PDI-P 2 2
  Golkar 2 3
  NasDem 2 0
  PKS 2 2
  PPP 0 5
  PSI (baru) 1
  PAN 4 2
  Hanura 2 1
  Demokrat 3 4
  PBB 2 0
  PKPI 2 0
Jumlah Anggota 25 25
Jumlah Partai 11 10
Nomor Ketua Wakil Ketua Periode Keterangan
1 Darmansyah Hajar Nuhung
Lukman
2014 – 2015
Hajar Nuhung
Hasbina Arief Saleh
2015 – 2018 [7][8]
M. Idwar
Hasbina Arief Saleh
2018 – 2019 [9]

Kecamatan

Kabupaten Majene terdiri dari 8 kecamatan, 20 kelurahan, dan 62 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 166.505 jiwa dengan luas wilayah 947,84 km² dan sebaran penduduk 175 jiwa/km².[10][11]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Majene, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
KecamatanJumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
StatusDaftar
Desa/Kelurahan
76.05.01 Banggae 62Desa
  • Palipi Soreang
  • Pamboborang
Kelurahan
  • Banggae
  • Baru
  • Galung
  • Pangali Ali
  • Rangas
  • Totoli
76.05.08 Banggae Timur 81Desa
  • Buttu Baruga
Kelurahan
  • Baruga
  • Baruga Dhua
  • Baurung
  • Labuang
  • Labuang Utara
  • Lembang
  • Tande
  • Tande Timur
76.05.04 Malunda 210Desa
  • Bambangan
  • Kayuangin
  • Lombang
  • Lombang Timur
  • Lombong
  • Lombong Timur
  • Maliaya
  • Mekkatta
  • Mekkatta Selatan
  • Salutahongan
Kelurahan
  • Lamungang Batu
  • Malunda
76.05.02 Pamboang 213Desa
  • Adolang
  • Adolang Dhua
  • Bababulo
  • Bababulo Utara
  • Balombong
  • Banua Adolang
  • Betteng
  • Bonde
  • Bonde Utara
  • Buttu Pamboang
  • Pesuloang
  • Simbang
  • Tinambung
Kelurahan
76.05.03 Sendana 214Desa
  • Banua Sendana
  • Binanga
  • Bukit Samang
  • Lalatedzong
  • Leppangang
  • Limboro Rambu-Rambu
  • Limbua
  • Paminggalan
  • Pundau
  • Puttada
  • Sendana
  • Tallubanua
  • Tallubanua Utara
  • Totolisi Sendana
Kelurahan
  • Mosso
  • Mosso Dhua
76.05.06 Tammerodo Sendana 7Desa
  • Awo
  • Manyamba
  • Seppong
  • Tallambalao
  • Tammerodo
  • Tammerodo Utara
  • Ulidang
76.05.06 Tubo Sendana 7Desa
  • Bonde bonde
  • Onang
  • Onang Utara
  • Tubo
  • Tubo Poang
  • Tubo Selatan
  • Tubo Tengah
76.05.05 Ulumanda 8Desa
  • Kabiraan
  • Panggalo
  • Popenga
  • Salutambung
  • Sambabo
  • Sulai
  • Tandeallo
  • Ulumanda
TOTAL2062

Demografi

Jumlah penduduk

Kota Majene pada tahun 1930-an

Penduduk Kabupaten Majene pada tahun 2017 menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat 169.072 jiwa, mengalami pertumbuhan sebesar 1,6% dari tahun sebelumnya, dengan jumlah rumah tangga sebanyak 34.939 rumah tangga. Jumlah penduduk laki-laki sebanyak 82.618 jiwa dan perempuan sebanyak 86.454 jiwa, sehingga sex-ratio-nya sebesar 100. Kepadatan penduduk Kabupaten Majene sebesar 178 jiwa/km², dengan Kecamatan Banggae merupakan daerah terpadat penduduknya dengan 1.675 jiwa/km² dan Kecamatan Ulumanda merupakan daerah terjarang penduduknya dengan 20 jiwa/km².

Suku dan bahasa

Penduduk Kabupaten Majene sebagian besar berasal dari Suku Mandar yang merupakan suku asli di Sulawesi Barat. Umumnya mereka berbahasa dengan menggunakan Bahasa Mandar. Bahasa ini bagian dari kelompok Utara dalam rumpun bahasa Sulawesi Selatan dalam cabang Melayu-Polinesia dari rumpun bahasa Austronesia. Bahasa Mandar yang digunakan oleh mereka memiliki dialek bahasa bervariasi, tetapi sebagian besar menggunakan Dialek Majene atau Banggae dan sisanya menggunakan dialek Pamboang yang umum digunakan di wilayah pesisir Pamboang sedangkan dialek Awok Sumakengu diucapkan hanya di Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana.[12]

Peristiwa

Gempa 15 Januari 2021

Pada tanggal 15 Januari 2021, terjadi gempa bumi dini hari sekitar pukul 1.30 Waktu Indonesia Tengah di kabupaten Majene. Menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini berpusat sekitar 6 kilometer arah Timur Laut kota Majene. Gempa ini tergolong sangat dangkal dengan hiposenter di kedalaman 10 kilometer. Dan gempa berpusat sekitar 6 kilometer timur laut kota Majene. Gempa ini tergolong sangat dangkal dengan hiposenter di kedalaman 10 kilometer.[13]

Dampak gempa, menurut analisis BMKG, menunjukkan guncangan dengan skala IV-V MMI (Modified Mercalli Intensity) di Majene, III MMI di Palu, Sulawesi Tengah, dan II MMI di Makassar, Sulawesi Selatan. Skala V MMI menunjukkan getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, banyak warga terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, dan bandul lonceng dapat berhenti.[13]

Berdasarkan peneliti Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Rahma Hanifa, berdasarkan laporan sejumlah sejawat di lokasi kejadian, gempa ini menimbulkan banyak kerusakan bangunan, termasuk di antaranya Kantor Gubernur Sulawesi Barat, rumah sakit, dan hotel. Beberapa video warga juga menunjukkan sejumlah tembok berbagai bangunan, termasuk perumahan warga atau perkampungan, mengalami roboh total.[13] Akibat gempa ini, banyak warga yang mengungsi dan menjauh dari kawasan pantai sekitar pemukiman warga, dan beberapa korban meninggal dunia juga telah dilaporkan menimpa warga kabupaten Majene.

Transportasi

Kabupaten Majene mempunyai posisi wilayah yang strategis, terletak sekitar 302 km sebelah utara Kota Makassar. Kabupaten ini dilengkapi dengan terminal induk dan terminal pembantu, sarana pelabuhan seperti pelabuhan Majene di kecamatan Banggae, Pelabuhan Palipi di kecamatan Sendana serta Pelabuhan Laut yang ada di kecamatan Pamboang dan kecamatan Malunda.

Perekonomian

Kabupaten Majene juga didukung dengan keberadaan sarana perdagangan berupa pasar permanen dan pasar darurat. Sebagian perekonomian majene berasal dari sektor perikanan dikarenakan letaknya berada di pesisir selat makassar.

Pendidikan

Di Kabupaten Majene, terdapat beberapa sekolah, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, sampai perguruan tinggi negeri maupun swasta. Berikut ini daftar sekolah yg ada di Kabupaten Majene.

SMP/MTs

  • SMP Negeri 1 Majene
  • SMP Negeri 2 Majene
  • SMP Negeri 3 Majene
  • SMP Negeri 4 Majene
  • SMP Negeri 5 Majene
  • SMP Negeri 6 Majene
  • SMP Negeri 7 Satap Majene
  • SMP Negeri 8 Satap Majene
  • SMP Negeri 1 Pamboang
  • SMP Negeri 2 Pamboang
  • SMP Negeri 3 Pamboang
  • SMP Negeri 4 Pamboang
  • SMP Negeri 5 Pamboang
  • SMP Negeri 6 Satap Pamboang
  • SMP Negeri 7 Satap Pamboang
  • SMP Negeri 8 Satap Pamboang
  • SMP Negeri 1 Sendana
  • SMP Negeri 2 Sendana
  • SMP Negeri 3 Sendana
  • SMP Negeri 4 Sendana
  • SMP Negeri 5 Sendana
  • SMP Negeri 6 Sendana
  • SMP Negeri 7 Satap Sendana
  • SMP Negeri 8 Satap Sendana
  • SMP Negeri 1 Malunda
  • SMP Negeri 2 Malunda
  • SMP Negeri 3 Malunda
  • SMP Negeri 4 Malunda
  • SMP Negeri 5 Malunda
  • SMP Negeri 6 Malunda
  • SMP Negeri 7 Malunda
  • SMP Negeri 8 Satap Malunda
  • SMP Negeri 9 Satap Malunda
  • SMP Negeri 10 Ulumanda

SMA/SMK/MA

  • MA Negeri 1 Majene
  • SMA Negeri 1 Majene
  • SMA Negeri 2 Majene
  • SMA Negeri 3 Majene
  • SMA Negeri 1 Pamboang
  • SMA Negeri 1 Sendana
  • SMA Negeri 1 Malunda
  • SMK Negeri 1 Majene
  • SMK Negeri 2 Majene
  • SMK Negeri 3 Majene
  • SMK Negeri 4 Majene
  • SMK Negeri 5 Majene
  • SMK Negeri 6 Majene
  • SMK Negeri 7 Majene
  • SMK Negeri 8 Majene
  • SMK Mega Link Majene
  • SMKS Islam DDI Poniang
  • SMK Keperawatan Sulbar Cerdas
  • SMK Harapan Bangsa Malunda
  • MA Negeri 1 Majene
  • MA Guppi Majene
  • MA DDI Majene

Perguruan Tinggi

Pariwisata

Pantai Dato di Kabupaten Majene
  1. Mangrove Rewataa
  2. Pantai Dato
  3. Pantai Baluno
  4. Pantai Barane
  5. Air terjun Baruga
  6. Air terjun Salutakaang
  7. Pemandian Air Panas Makula
  8. Museum Mandar
  9. Permandian Puncak Raja Bunga Baruga
  10. Pantai Munu
  11. Vila Andatama
  12. Buttu Pattumea
  13. Bukit Teletubbies Tubo
  14. Taraujung
  15. Makam Raja-Raja dan Hadat Banggae
  16. Masjid Purbakala Syech Abdul
  17. Mannan Salabose
  18. Pantai Banaburebe

Referensi

  1. "Pembentukan Daerah-Daerah Otonom di Indonesia s/d Tahun 2014" (PDF). www.otda.kemendagri.go.id. hlm. 27. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 12 Juli 2019. Diakses tanggal 31 Oktober 2021.
  2. "Kabupaten Majene Dalam Angka 2020". 2020-04-27. Diakses tanggal 2021-01-15.
  3. "Indeks Pembangunan Manusia 2020-2021". www.bps.go.id. Diakses tanggal 1 Desember 2021.
  4. "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (pdf). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal 31 Oktober 2021.
  5. "Pasangan Bupati majene Kalma-Fahmi Terpilih Dilantik". ANTARA News. makassar.antaranews.com. 24 Juni 2011. Diakses tanggal 24 Desember 2016.
  6. "Bupati Baru Majene Dilantik Gubernur Sulbar". beritalima.com. 28 Juni 2016. Diakses tanggal 24 Desember 2016.
  7. Timur News, 20 November 2015, Kursi Wakil DPRD Majene Resmi Diduduki Hasbina, dikunjungi pada 13 Februari 2019.
  8. Upeks, 20 November 2015, Hasbina, Wakil Ketua DPRD Majene, dikunjungi pada 13 Februari 2019.
  9. Masalembo, September 2018, Kader Demokrat Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Majene, dikunjungi pada 13 Februari 2019.
  10. "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
  11. "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
  12. "Uniknya Suku Mandar Mamuju dan Majene di Sulawesi". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-07-24. Diakses tanggal 2018-07-24.
  13. Arif, Ahmad. "Gempa M 6,2 Merusak di Majene". Kompas.id. Diakses tanggal 15 Januari 2021.

Pranala luar

This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.