Mastositosis
Mastositosis, salah satu dari penyakit sel mast, adalah sebuah gangguan aktivasi sel mast langka yang terjadi pada anak-anak dan orang dewasa disebabkan oleh jumlah sel-sel mast (mastosit) dan prekursor sel mast CD34+ yang terlalu banyak.[1]
| Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan hanya untuk penjelasan ilmiah, bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Perhatian: Informasi dalam artikel ini bukanlah resep atau nasihat medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional. |
Seseorang yang terkena mastositosis rentan terhadap gatal, urtikaria, dan syok anafilaksis, yang disebabkan oleh pelepasan histamin dari sel mast. Saat ini, klasifikasi, definisi dan kriteria diagnosis untuk mastositosis sedang ditinjau.[2]
Referensi
- "Mastocytosis: state of the art". Pathobiology. 74 (2): 121–32. 2007. doi:10.1159/000101711. PMID 17587883.
- "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-12-28. Diakses tanggal 2017-04-28.
Pranala luar
- The Mastocytosis Society, Inc.
- Mastokids.org
- Mastopedia Information and Support Group Diarsipkan 2021-12-11 di Wayback Machine.
- UK Mastocytosis Support
- The Australasian Mastocytosis Foundation
- Cancer.Net Mastocytosis
- The Many Faces of Mastocytosis Diarsipkan 2013-09-06 di Wayback Machine.
- International Community for Mastocytosis
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.