Modus vivendi

Modus vivendi adalah persetujuan sementara antara kedua belah pihak yang bersengketa.[1] Persetujuan ini dilakukan sampai adanya persetujuan baru yang pasti dan permanen.[2] Modus vivendi biasanya dibuat dengan cara yang informal dan tidak membutuhkan ratifikasi.[3]

Modus vivendi menjadi hal yang rasional untuk dilakukan oleh kedua belah pihak yang bersengketa jika terjadi kondisi berikut ini:[4]

  • Situasi saat itu menunjukkan adanya keseimbangan kekuasaan.[4]
  • Tidak dapat dipastikan bahwa pada masa depan tidak ada pihak yang mendominasi pihak lain.[4]
  • Ketika situasi di salah satu pihak terlihat begitu ofensif (ingin menyerang), pihak lain mencoba kemungkinan untuk melawan dominasi tersebut dengan melakukan perjanjian sementara.[4]

Modus vivendi antara Kanada dan Amerika Serikat

Perjanjian Washington (terkait perikanan) antara Kanada dan Amerika Serikat berakhir pada tahun 1885.[2] Daripada kasus perikanan internasional berhenti tiba-tiba dan akan mengganggu ketersedian pangan.[2] Kedua belah pihak setuju untuk memberikan akses yang terbatas kepada nelayan Amerika untuk masuk ke Teluk Kanada dan pelabuhan sambil menunggu ratifikasi perjanjian perikanan yang baru.[2]

Referensi

  1. Ichtiar Baru Van Hoeve; Hassan Shadily. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7 (edisi khusus). Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve.
  2. "Modi Vivendi". Diakses tanggal 10 Juni 2014.
  3. "Definition of key terms used in the UN Treaty Collection". Diakses tanggal 10 Juni 2014.
  4. Victoria Davion, Clark Wolf (1999). The Idea of a Political Liberalism: Essays on Rawls Studies in Social, Political, and Legal Philosophy. Rowman & Littlefield. hlm. 224. ISBN 1461644437. line feed character di |title= pada posisi 52 (bantuan)
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.