Nazam
Nazam adalah salah satu karya sastra membudaya turun-menurun yang merupakan salah satu bagian dari persajakan Aceh dan Gayo yang umumnya ditulis dan dibaca secara berirama. Nazam ini umumnya sarat akan nuansa nilai-nilai spiritualitas (khususnya religi keislaman). Bahkan hampir semua nazam Aceh memaparkan tentang petuah-petuah keagamaan, hukum, sejarah, moral, dan adat etnis Aceh yang bersendikan agama.
Ciri-ciri
Karakteristik nazam yang membedakan dari karya sastra lainnya ialah nazam umumnya terdiri atas dua belas larik, berima dua-dua, ataupun empat-empat. Isinya biasanya cenderung mengenai suatu kisah, anjuran, dan sebagainya.
Contoh bait
Berikut merupakan contoh-contoh bait dari nazam:
Aceh
| bahasa Aceh | Arti dalam bahasa Indonesia |
|---|---|
| Leupah that susah watéé mak kandöng. Dari buleuen phön hingga kuluwa. |
Begitu susah ibu mengandung. Dari bulan pertama hingga melahirkan. |
| bahasa Aceh | Arti dalam bahasa Indonesia |
|---|---|
| Mate mate geutanyoe mate. Koen udeep sabee sinoe di donya. |
Mati mati kita akan mati. Tidak hidup selamanya di dunia. |
