Perkebunan Nusantara IV
PT Perkebunan Nusantara IV adalah anak usaha PTPN III yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan teh. PTPN IV juga mengelola sebuah balai benih kelapa sawit di Adolina, Perbaungan, Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Perusahaan ini berkantor pusat di Medan, Sumatra Utara. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1996 sebagai hasil penggabungan antara PT.Perkebunan VI, PT.Perkebunan VII, dan PT.Perkebunan VIII.[3] Pada tahun 2014, Pemerintah Indonesia resmi menyerahkan mayoritas saham perusahaan ini ke PTPN III, sebagai bagian dari upaya untuk membentuk holding BUMN di bidang perkebunan.[4]
![]() Logo Perkebunan Nusantara IV | |
| Perseroan Terbatas | |
| Industri | Perkebunan |
| Kantor pusat | Jalan Letjend.Suprapto No.02 Medan, Sumatra Utara , |
Cabang | 9 lokasi (Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun, Asahan, Labuhan Batu, Padang Lawas, Batubara dan Mandailing Natal) |
Tokoh kunci | Sucipto Prayitno[1] (Direktur Utama) Dahlan Harahap[2] (Komisaris Utama) |
| Produk | Minyak Sawit (CPO) dan Teh |
| Pendapatan | Rp 5.65 Trilyun (2016) |
| Rp 1.057 Trilyun (2016) | |
| Rp 528.65 Milyar (2016) | |
| Total aset | Rp 14.558 Trilyun (2016) |
| Total ekuitas | Rp 6.948 Trilyun (2016) |
Karyawan | 22.581 (2016) |
| Induk | PT Perkebunan Nusantara III (Persero) (90%) |
| Anak usaha | PT Prima Medica Nusantara PT Agro Sinergi Nusantara |
| Situs web | www |
Kelapa Sawit
Untuk menanam dan mengolah kelapa sawit menjadi CPO, PTPN IV memiliki beberapa unit usaha yang terbagi ke dalam tiga distrik, yang didalamnya terdiri dari 30 kebun inti dengan sebagian Pabrik Kelapa Sawit yang ada dibawah manajemen kebun, 1 kebun plasma, 9 Pabrik Kelapa Sawit dengan manajemen yang terpisah dari kebun inti, dan 1 Balai Benih Kelapa Sawit yaitu sebagai berikut:[5]
Distrik I
- Bah Birung Ulu
- Bah Jambi
- Balimbingan
- Bukit Lima
- Dolok Sinumbah - PKS Dolok Sinumbah
- Marihat
- Mayang - PKS Mayang
- Pasir Mandoge
- Sei Kopas
- Tonduhan
Pabrik Kelapa Sawit
- PKS Bah Jambi
- PKS Gunung Bayu
- PKS Pasir Mandoge
Distrik II
- Ajamu
- Air Batu - PKS Air Batu
- Batang Laping
- Berangir
- Meranti Paham
- Panai Jaya
- Plasma Madina
- Pulu Raja - PKS Pulu Raja
- Sosa - PKS Sosa
- Timur
Pabrik Kelapa Sawit
- PKS Ajamu
- PKS Berangir
- PKS Timur
Distrik III
- Adolina - PKS Adolina
- Bah Birung Ulu
- Dolok Ilir
- Laras
- Marjandi
- Pabatu
- Padang Matinggi
- Sawit Langkat - PKS Sawit Langkat
- Tanah Itam Ulu
- Tinjowan
Pabrik Kelapa Sawit
- PKS Dolok Ilir
- PKS Pabatu
- PKS Tinjowan
Pembibitan
- Balai Benih Adolina
Teh
Unit usaha Kebun Teh PTPN IV memiliki tiga kebun, yakni Kebun Tobasari, Kebun Bah Butong, dan Kebun Sidamanik, yang total luasnya mencapai 6.373,29 hektar. Sementara untuk mengolah daun teh, perusahaan ini memiliki dua pabrik, yakni Pabrik Tobasari dan Pabrik Bah Butong, yang masing-masing berkapasitas 55 ton dan 100 ton teh per hari.[6]
Referensi
- "Dewan Direksi". Perkebunan Nusantara III. Diakses tanggal 10 Oktober 2021.
- "Dewan Komisaris". Perkebunan Nusantara IV. Diakses tanggal 10 Oktober 2021.
- "Peraturan Pemerintah nomor 9 tahun 1996" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 9 Oktober 2021.
- "Peraturan Pemerintah nomor 72 tahun 2014" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 9 Oktober 2021.
- "Kelapa Sawit". Perkebunan Nusantara IV. Diakses tanggal 10 Oktober 2021.
- "Teh". Perkebunan Nusantara IV. Diakses tanggal 10 Oktober 2021.
