Pembelot Uni Soviet

Pembangkang Soviet adalah orang yang tidak sepakat dengan hal-hal tertentu dalam tubuh ideologi Soviet dan yang memutuskan untuk melawannya.[1] Istilah pembangkang digunakan di Uni Soviet pada masa setelah Joseph Stalin meninggal sampai jatuhnya komunisme.[2] Istilah tersebut digunakan untuk merujuk kepada sekelompok kecil intelektual terpinggirkan yang menentang rezim Soviet mendapatkan perlindungan dan pelayanan dari kalangan tertentu.[3] Sesuai dengan etimologi istilah tersebut, pembangkang dianggap "menduduki" rezim.[4] Karena penentang mulai mengidentifikasikan diri mereka sebagai pembangkang, istilah tersebut merujuk kepada orang yang tidak suka dengan keadaan suatu masyarakat.[5][6][7]

Material audiovisual

Referensi

  1. Carlisle, Rodney; Golson, Geoffrey (2008). The Reagan era from the Iran сrisis to Kosovo. ABC-CLIO. hlm. 88. ISBN 1851098852.
  2. Chronicle of Current Events (samizdat) (Rusia)
  3. Smith, Stephen (2014). The Oxford handbook of the history of communism. OUP Oxford. hlm. 379. ISBN 0199602050.
  4. Taras, Raymond, ed. (2015) [1992]. The road to disillusion: from critical marxism to post-communism in Eastern Europe (edisi ke-2). Routledge. hlm. 62. ISBN 1317454790.
  5. Universal Declaration of Human Rights General Assembly resolution 217 A (III), United Nations, 10 December 1948
  6. Proclamation of Tehran, Final Act of the International Conference on Human Rights, Teheran, 22 April to 13 May 1968, U.N. Doc. A/CONF. 32/41 at 3 (1968), United Nations, May 1968
  7. "CONFERENCE ON SECURITY AND CO-OPERATION IN EUROPE FINAL ACT. Helsinki, 1 aug. 1975". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-05-31. Diakses tanggal 2017-03-30.
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.