Raden Ngabehi

Ngabehi adalah gelar kebangsawanan di Jawa yang berasal dari kata kabeh yang artinya semua. Dengan demikian, secara etimologi, ngabehi berarti me-nyemua-i atau melingkupi semua. Bangsawan Jawa yang memiliki gelar ngabehi berarti bangsawan tersebut dianggap memiliki kecakapan yang luas (baca: semua), melingkupi semua urusan kemasyarakatan terutama aspek sosial dan budaya.

Dalam tata cara penggunaan dan penyebutan gelar di Jawa baik itu yang berlaku di Keraton Yogyakarta maupun Keraton Surakarta, gelar ngabehi atau ngabei atau bei berhubungan dengan kepangkatan abdi dalem (baca: pegawai). Para pegawai keraton yang memperoleh gelar ini biasanya adalah mereka yang berkiprah di bidang pemerintahan sebagai guru, dokter, lurah, camat dan birokrat. Apabila seseorang yang bergelar ngabehi itu merupakan keturunan raja, sultan, sunan, adipati atau bupati, maka di depan namanya akan ditambah gelar raden.

Orang-orang yang menyandang gelar ngabehi di antaranya: Rangga Warsita, Aria Wirjaatmadja, Poerbatjaraka. Dalam kebudayaan Jawa, gelar ngabehi memiliki tingkat lebih rendah daripada tumenggung, kanjeng pangeran harya, ataupun adipati.

This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.