Raja Oloan

Raja Oloan merupakan salah satu leluhur marga Batak yang berasal dari kawasan Humbang Hasundutan.

Etimologi

Nama Raja Oloan dalam Bahasa Batak Toba secara harfiah merujuk kepada kata oloan, yang memiliki arti sebagai suatu perilaku atau sifat yang bijaksana, dan menjaga moral, atau kehendak raja yang harus dipatuhi oleh semuanya.

Tarombo

Artikel utama: Tarombo Batak

Berikut merupakan tarombo (silsilah) keturunan Raja Oloan:


Si Raja Oloan memiliki 2 istri yaitu :

A. Istri pertama (Nai Jabaon br. Limbong)

Ini melahirkan dua anak bernama Baho Raja (Naibaho) dan Si Godang Ulu (Sihotang). Kedua anak Si Raja Oloan ini memiliki kelainan dikepalanya. Naibaho memiliki kepala yang panjang makanya disebut Si Ganjang Ulu dan Sihotang memiliki kepala yang besar makanya disebut Si Godang Ulu. Pada saat keduanya sudah besar/dewasa, malulah orang tuanya akan kelainan kedua anaknya ini. Maka jika ada pesta yang diadakan di rumahnya, disembunyikanlah Si Godang Ulu ke hutan rotan, itulah maka sampai sekarang Si Godang Ulu disebut juga Sihotang yang berarti Rotan (tanaman Rotan).

B. Istri ke dua (boru Pasaribu)

Melahirkan Bakara, Sinambela, Sihite dan Manullang.

Inilah urutan Marga Si Raja Oloan dari yang sulung sampai bungsu :

1. BAHO RAJA / NAIBAHO

Marga Naibaho sendiri ada 5 bagian yaitu :

  1. Naibaho Siahaan
  2. Naibaho Sitakkarain
  3. Naibaho Sidauruk
  4. Naibaho Huta Parik
  5. Naibaho Siagian

Sedangkan Marga Sitindaon adalah hasil perkawinan (kecelakaan) antara sesama Naibaho Siahaan sendiri.

Ada beberapa Marga Naibaho yang merantau ke daerah Karo dan Dairi/Pakpak antara lain:

  1. Porhas Japjap
  2. Sitolpak Gading: Bako, Ujung, Angkat, Bintang, Gaja Diri, Gaja Manik, Sikamo (Sinamo), Capah (Sapa).

2. SIHOTANG/ Si Godang Ulu

Marga Sihotang sendiri ada 7 bagian yaitu :

  1. Sihotang Sidardabuan (di Sidikalang disebut Sihotang Manik/Sumbul Parongil)
  2. Sihotang Sorganimusu
  3. Sihotang Sitorbandolok (di Karo disebut Sitepu, Sinubulan, Batu Nangkar, Bukit)
  4. Sihotang Sirandos
  5. Sihotang Simarsoit
  6. Sihotang Raja Tunggal Hasugian (Di Karo disebut Sinulingga, Kaban, Surbakti, Kacaribu), dan
  7. Sihotang Orang Kaya Tua Hasugian (Di Karo disebut Sinuraya, Sinuhaji).

3. BAKARA

Marga Bakara sendiri ada 3 bagian yaitu:

  1. Bakara Dolok
  2. Bakara Tonga dan
  3. Bakara Toruan.

4. SINAMBELA

Marga Sinambela sendiri ada 3 bagian yaitu:

  1. Sinambela Raja Pareme
  2. Sinambela Tuan Nabolas dan
  3. Sinambela Bonani Onan.

5. SIHITE

Marga Sihite sendiri ada 3 bagian yaitu:

  1. Sihite Pande Raja,
  2. Sihite Siguru Tohuk, dan
  3. Sihite Siguru Leang.

Marga Sileang sebenarnya juga masuk Sihite

6. SIMANULLANG

Marga Simanullang sendiri ada 3 bagian yaitu:

  1. Simanullang Raja Napasang (Lumban RI)
  2. Simanullang Pamuha Raja ( Lumban Naungkup )
  3. Simanullang Tuan Delimang . Note : Dalam keturunan ada sesuatu hal yang terjadi sehingga membuat kebingungan dalam menentukan siapa anak pertama dan siapa anak terakhir.Dan ini merupakan versi aslinya yang telah di perbaharui dari sebelum nya ( new version 2021 ).Banyak cerita cerita palsu bertebaran diluar sana mengenai keturunan Simanullang.
  4. Note : Dalam Keturunan Simanullang ada terjadi sesuatu hal yang membuat bingung yang mana anak pertama dananak ter,akhir kali ini saya menyatakan bahwa ini adalah benar , banyak sekali cerita cerita pembalik fakta kebenaran.

Marga marga RAJA OLOAN


BAHO RAJA

1.Naibaho

2.Bako

3.Ginting Babo

4.Sitindaon

5.Ujung

6.Angkat

7.Bintang

8.Kudadiri

9.Gajah manik

10.Sinamo

11.Capa


SIGODANG ULU

1.Sihotang Sidardabuan

2.Sihotang Sorganimusu

3.Sihotang Sitorbandolok

4.Sihotang Sirandos

5.Sihotang Simarsoit

6.Matanari

7.Manik Siketang

8.Karokaro Manik

9.Lingga

10.Karokaro Sinulingga

11.Karokaro Kacaribu

12.Karokaro Kaban

13.Karokaro Torong

14.Karokaro Sinubulan

15.Karokaro Batunanggar

16.Karokaro Bukit

17.Karokaro Sinuhaji

18.Hasugihan/Kasogihen

19.Ginting Sugihen


BAKKARA

1.Bakkara


SINAMBELA

1.Sinambela

2.Dairi


SIHITE

1.Sihite

2.Sileang


MANULLANG

1.Manullang

Pranala luar

This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.