Ray Sahetapy

Ferenc Raymon Sahetapy, (lahir 1 Januari 1957 ) lebih dikenal sebagai Ray Sahetapy, adalah aktor Indonesia. Ray telah dinominasikan untuk Piala Citra Festival Film Indonesia tujuh kali, enam di antaranya untuk Aktor Terbaik, dan memegang rekor nominasi terbanyak dalam kategori tersebut tanpa kemenangan.

Ray Sahetapy
LahirFerenc Raymon Sahetapy
1 Januari 1957
Donggala, Sulawesi Tengah, Indonesia
Nama lainRay Sahetapy
AlmamaterInstitut Kesenian Jakarta
PekerjaanAktor
Tahun aktif1980—sekarang
Suami/istri
    (m. 1981; c. 2004)
      Sri Respatini Kusumastuti
      (m. 2004)
      Anak4, termasuk Surya Sahetapy
      KeluargaMerdianti Octavia (menantu)

      Kehidupan pribadi

      Masa kecilnya dihabiskan di Panti Asuhan Yatim Warga Indonesia, Surabaya. Ia menikah dengan Dewi Yull pada tanggal 16 Juni 1981, tanpa restu dari orang tua Dewi, karena perbedaan agama.[1] Mereka mempunyai empat orang anak, yakni Giscka Putri Agustina Sahetapy, Rama Putra Sahetapy, Surya Sahetapy, dan Muhammad Raya. Sayangnya, Dewi memilih untuk menolak poligami sehingga memutuskan untuk menggugat cerai Ray. Dewi melakukannya karena Ray hendak menikah lagi dengan Sri Respatini Kusumastuti, seorang janda beranak dua yang merupakan pengusaha kafe dan katering, yang pernah menjadi dosen seni pertunjukan di Institut Kesenian Jakarta. Mereka resmi bercerai pada 24 Agustus 2004.[2] Ray kemudian menikah dengan Sri di bulan Oktober 2004.[3]Ia merupakan pemimpin dari organisasi Perhimpunan Seniman Nusantara.

      Karier

      Sejak remaja, pria berdarah Maluku ini bercita-cita menjadi aktor. Demi mengejar impiannya, Ray meneruskan kuliah di Institut Kesenian Jakarta pada 1977, seangkatan dengan Deddy Mizwar dan Didik Nini Thowok. Ia lulus pada tahun 1988. Film perdananya berjudul Majalah Gadis yang merupakan arahan dari sutradara Nya' Abbas Akup. Dalam film inilah, ia bertemu dengan Dewi Yull yang merupakan istri pertamanya.

      Lewat film Noesa Penida yang tayang pada tahun 1988 ini, Ray dinominasikan sebagai aktor terbaik pada Festival Film Indonesia 1989. Selain itu, ia juga pernah dinominasikan sebanyak tujuh kali dalam ajang yang sama, yakni melalui film Ponirah Terpidana (Festival Film Indonesia 1984), Secangkir Kopi Pahit (Festival Film Indonesia 1985), Kerikil-Kerikil Tajam (Festival Film Indonesia 1985), Opera Jakarta (Festival Film Indonesia 1986), Tatkala Mimpi Berakhir (Festival Film Indonesia 1988), dan Jangan Bilang Siapa-Siapa (Festival Film Indonesia 1990).

      Ketika industri film Indonesia mengalami mati suri, ia tetap eksis di dunia seni peran. Ray membangun sebuah sanggar teater di pinggiran kota dan membentuk komunitas teater di sana. Lewat sanggarnya ini, ia pernah membuat geger lantaran gagasan tentang perlunya mengubah nama Republik Indonesia menjadi Republik Nusantara.

      Pada pertengahan 2006, ia kembali aktif di dunia film dengan membintangi Dunia Mereka. Bahkan, kongres PARFI pada tahun yang sama memilih Ray menjadi salah satu ketuanya.

      Filmografi

      Film

      Tahun Judul Peran Keterangan
      1980 Gadis Jaka
      1981 Sejuta Serat Sutera Yanuar
      Dukun Ilmu Hitam Panji
      Kabut Ungu di Bibir Pantai Yanto
      1982 Tapak-Tapak Kaki Wolter Monginsidi
      1983 Ponirah Terpidana Jarkasi
      Cinta Semalam Wito
      Darah dan Mahkota Ronggeng Rasus
      1984 Hati Seorang Wanita Irwan
      Pelangi di Balik Awan Rachmat
      Kabut Perkawinan Tedo
      Kerikil-Kerikil Tajam Ganjar
      Tirai Kasih Halim
      Secangkir Kopi Pahit Buyung
      1985 Sebening Kaca Effendi
      Opera Jakarta Joko
      Melintas Badai Martin
      1986 Cinta yang Terjual Yanto
      Secawan Anggur Kebimbangan Prasetyo
      Di Balik Dinding Kelabu dr. Herman
      Pesona Natalia Eri/Heru Damanik
      7 Manusia Harimau Gumara
      Tahu Sama Tahu Harry
      1987 Tatkala Mimpi Berakhir Prianto
      Harga Diri Frans
      Mekar Diguncang Prahara Daniel
      Luka di Atas Luka Teddy
      1988 Noesa Penida Jaya
      1989 Kanan Kiri OK Rio
      Giliran Saya Mana Dewo
      Api Cemburu Johan
      Cas Cis Cus (Sonata di Tengah Kota) Dedi
      Kanan Kiri OK II Rio
      1990 Nona Manis Roy
      Jangan Bilang Siapa-Siapa Andi
      Kanan Kiri OK III Rio
      Sejak Cinta Diciptakan Rizal
      Curi-Curi Kesempatan Andy
      2006 Dunia Mereka Ayah Filly
      2007 Terowongan Casablanca Ray
      Jakarta Undercover
      The Wall Pak Yudo
      2008 Mereka Bilang, Saya Monyet! Asmoro
      Mengaku Rasul Guru Samir
      Anak Ajaib Kepala sekolah
      2009 Jagad X Code Bapak Regina
      Terowongan Rumah Sakit Ayah Dinar
      Rasa AKBP Darwan
      Identitas Dokter kepala rumah sakit
      2010 Jinx Adi Pramono
      Bahwa Cinta Itu Ada
      Akibat Pergaulan Bebas Indra
      Demi Dewi Alex
      2011 The Raid Tama
      Mudik Lebaran Kuncoro
      2012 Dilema Gilang
      Sang Martir Jerry
      Loe Gue End
      2013 True Heart Handoko
      Air Terjun Pengantin Phuket Jerangkong Mancung
      Hari Ini Pasti Menang Dimas Bramantyo
      Finding Srimulat Papa Astrid
      Crazy Love Kepala sekolah
      Merry Go Round
      Make Money Pak Tri
      Eyang Kubur Eyang Kubur
      2014 Pukulan Maut
      Killers Dharma
      Sepatu Dahlan Kyai
      Runaway Surya Djatmoko
      Negeri Tanpa Telinga Piton Wangsa Laba
      Haji Backpacker Ayah Mada
      Mantan Terindah Adi
      Salah Bodi John
      Kukejar Cinta ke Negeri Cina Papa Widya
      2015 2014: Siapa di Atas Presiden? Bagas Notolegowo
      Erau Kota Raja Pak Camat
      Bulan di Atas Kuburan Bapak parlente
      Comic 8: Casino Kings Part 1 Bung Ray
      2016 Jingga Ireng
      I am Hope dr. Hadi
      Comic 8: Casino Kings Part 2 Bung Ray
      Romansa: Gending Cinta di Tanah Turki Ayah Bella dan Tarra
      Raksasa dari Jogja Papa Bian
      Pacarku Anak Koruptor Marukh Bangetan
      Ini Kisah Tiga Dara Krisna
      Mimpi Anak Pulau Gani Lasya
      Spy in Love Ray
      Senjakala di Manado Jhonny Lengkong
      2017 Gerbang Neraka Prof. Theo Wirawan
      Chrisye Ayah Chrisye
      2018 Insya Allah Sah 2 Freddy Coughar
      Sebelum Iblis Menjemput Lesmana
      Boundless Love Film kerja sama Indonesia dan Tiongkok
      The Origin of Santet Dhamra
      Keira, Kisah Gadis dengan Tujuh Kepribadian Darma
      2019 Taufiq, Lelaki yang Menantang Badai Soekarno
      Nagabonar Reborn
      Darah Daging Polisi bank
      2020 Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 Lesmana
      100% Halal Kakek Brata Film orisinal Nonton
      2021 Onrust dr. Vogel Film orisinal Astro
      TBA Lokananta Abi
      Keterangan
        Belum dirilis
      • TBA : To be announced

      Serial web

      Tahun Judul Peran Keterangan
      2018 Halusinada Musim kedua, episode: Kasih Ibu Vol. 1
      2019 Assalamualaikum Calon Imam Husein Lathif Akbar Musim pertama
      2021 7 Hari Sebelum 17 Tahun Pak Pri
      Sosmed Surya
      TBA Kisah 3 Pembunuh Wali kota
      Keterangan
        Belum dirilis
      • TBA : To be announced

      Televisi

      Tahun Judul Peran Keterangan
      1997 Nyanyian Seorang Isteri
      2006 Impian Cinderella
      2006—2007 Bukan Diriku
      2008 Elang
      2010—2011 Dia Jantung Hatiku
      2012 2 Playboy Jempolan Udin FTV
      2014 Nyong Mutiara Hitam
      Seindah Bunga Teratai
      2015 Saya Terima Nikahnya Papi Arifin Komedi situasi
      2020 Fatih di Kampung Jawara 4 Raja Ambara
      Guest House: Losmen Reborn Pak Tarjo
      2022 Guest House: Losmen Reborn Season 2

      Penghargaan dan nominasi

      Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
      1984 Festival Film Indonesia Pemeran Utama Pria Terbaik Ponirah Terpidana Nominasi
      1985 Festival Film Indonesia Kerikil-Kerikil Tajam Nominasi
      Pemeran Pendukung Pria Terbaik Secangkir Kopi Pahit Nominasi
      1986 Festival Film Indonesia Pemeran Utama Pria Terbaik Opera Jakarta Nominasi
      1988 Festival Film Indonesia Tatkala Mimpi Berakhir Nominasi
      1989 Festival Film Indonesia Noesa Penida Nominasi
      1990 Festival Film Indonesia Jangan Bilang Siapa-Siapa Nominasi
      2012 Piala Maya Aktor Pendukung Terpilih The Raid Nominasi
      2013 Indonesian Movie Actors Awards Pemeran Pendukung Pria Terbaik Menang
      2015 Festival Film Bandung Pemeran Pembantu Pria Terpuji Film Bioskop 2014: Siapa di Atas Presiden? Menang

      Referensi

      Pranala luar

        This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.