Riani Sovana
Riani Sovana (lahir di Surabaya, 11 Maret 1983) adalah komposer dan penyanyi asal Jakarta, Indonesia. Riani Sovana merupakan penyanyi multi talenta karena semua lagu dalam albumnya ia ciptakan sendiri. Album perdananya yang bertitel "Benang Merah" dirilis pada tahun 2004, di bawah naungan label Ceepee yang dipimpin Tantowi Yahya. Di album perdananya, Sovana dibantu beberapa musisi papan atas seperti Denny Chasmala, Gerry Herb (ALV Band), bassist jazz Bintang Indriarto, Rita Silalahi, Joppie Blastika, dan Alam Urbach. Dari album perdananya, ia dinominasikan AMI Award 2004 sebagai Penyanyi Alternatif Wanita Terbaik.
Pada tahun 2005, ia digaet Sujiwo Tejo untuk berduet di lagu "Syair Dunia Maya" untuk album dengan judul yang sama dari seniman besar tersebut, selain juga menjadi backing vocal untuk lagu-lagu lainnya pada album itu. Ia kemudian mengisi vokal seriosa di lagu Ari Lasso yang berjudul "Patah Hati" dan di lagu "Panggung Sandiwara" yang di-cover oleh Tere untuk albumnya, serta kemudian berbagi vokalnya di album perdana musisi indie, Luky Annash.
Pada tahun 2010, Sovana berkolaborasi dengan bassist BIP Bongky Marcel dan merilis single "Seribu Bintang" yang sempat menduduki chart no. 2 Masterindo Radio KIS FM 95.1 Jakarta.
Sebagai komposer, ia menciptakan lagu untuk album Tere berjudul "Apa Adanya", dan Asty Ananta yang berjudul "I Miss You" (hasil aransemen Sovana dibawakan secara minus one oleh Asty Ananta di acara live televisi). Lagu ciptaannya, "Sisi Gelap", menjadi soundtrack sinetron Djail, dan di akhir 2015 ia mencipta dan menyanyikan lagu "Senandung" untuk soundtrack Demona, film layar lebar karya Rizal Mantovani.
Pada tahun 2018, Riani Sovana kembali mempersembahkan karya terbarunya lewat single "Takut Jatuh Hati" dengan video klip yang menampilkan Denny Chasmala di dalamnya (ia memang bertindak sebagai arranger di lagu ini). Di bulan Agustus 2018, album keduanya yang bertitel "Antagonis" rilis di seluruh platform digital (iTunes, Joox, Spotify, Apple Music, dsb). Sesuai judul albumnya, ia mengusung pop-dark romantic sebagai genre dan identitas musiknya meski sebagaimana kehidupan yang tak selalu kelam, ia juga memberi sentuhan fun pada beberapa lagunya. Album "Antagonis" melibatkan arranger Didit Saad, Denny Chasmala, dan Hendy HS dalam penggarapan aransemennya, drummer Okky Maleh, pianis Luky Annash, dan banyak nama lainnya yang membuatnya semakin menarik untuk disimak.
Album Antagonis mengangkat lagu "Lupakan Dia" sebagai single Sovana selanjutnya. Lagu pop bertema move on ini memiliki keunikan karena direkam di frekuensi 432 hz, yang biasa dipakai untuk merekam musik meditasi (musik pop biasanya direkam di frekuensi 440 hz). Harapannya, agar lagu tersebut dapat membantu menyembuhkan luka hati para pendengarnya dari percintaan yang gagal.
Album
- Benang Merah (2004)
- Antagonis (2018)
Single
- Seribu Bintang (2004)
- Senandung OST. Demona (2015)
- Takut Jatuh Hati (2018)
- Lupakan Dia (2018)