Pesta Olahraga Asia Tenggara

Pesta Olahraga Asia Tenggara (bahasa Inggris: Southeast Asian Games) atau biasa disingkat SEA Games adalah ajang multi-olahraga yang diadakan setiap dua tahun dan melibatkan 11 negara Asia Tenggara. Peraturan pertandingan di SEA Games di bawah naungan Federasi Pesta Olahraga Asia Tenggara (bahasa Inggris: Southeast Asian Games Federation) dengan pengawasan dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Dewan Olimpiade Asia (OCA).

Pesta Olahraga Asia Tenggara
Logo Federasi Pesta Olahraga Asia Tenggara
SingkatanSEA Games
Acara pertama1959 SEAP Games di Bangkok, Thailand
Terjadi setiap2 tahun (Setiap tahun ganjil)
Acara terakhirSEA Games 2021 di Vietnam
TujuanAjang multi-olahraga untuk negara-negara di wilayah Asia Tenggara
Markas besarBangkok, Thailand
PresidenCharouck Arirachakaran
Situsseagfoffice.org

Sejarah

Asal-usul SEA Games berhubungan erat dengan Pesta Olahraga Semenanjung Asia Tenggara (Southeast Asian Peninsular Games) atau disingkat SEAP Games. SEAP Games dicetuskan oleh Laung Sukhumnaipradit, yang pada saat itu menjabat sebagai Wakil Presiden Komite Olimpiade Thailand. Bertujuan untuk mengeratkan kerja sama, pemahaman, dan hubungan antar negara di kawasan semenanjung Asia Tenggara.

SEAP Games pertama diadakan di Bangkok dari 12 sampai 17 Desember 1959, diikuti oleh lebih dari 527 atlet dan panitia dari Thailand, Burma (Myanmar), Malaysia, Vietnam Selatan, Laos, dan Singapura yang berlaga dalam 12 cabang olahraga.

Thailand, Burma (Myanmar), Vietnam Selatan, Malaysia, Laos, dan Kamboja (dengan Singapura dimasukkan kemudian) adalah negara pelopor. Mereka setuju untuk mengadakan ajang ini dua tahun sekali. Selain itu dibentuk juga Komite Federasi SEAP Games.

SEAP Games pertama diadakan di Bangkok dari 12 sampai 17 Desember 1959, diikuti oleh lebih dari 527 atlet dan panitia dari Thailand, Burma (Myanmar), Vietnam, Laos, Malaysia, dan Singapura yang berlaga dalam 12 cabang olahraga.

Pada SEAP Games VIII tahun 1975, Federasi SEAP mempertimbangkan masuknya Filipina dan Indonesia. Kedua negara ini masuk secara resmi pada 1977, dan pada tahun yang sama Federasi SEAP berganti nama menjadi Southeast Asian Games Federation (SEAGF), dan ajang ini menjadi SEA Games. Brunei dimasukkan pada Pesta Olahraga Asia Tenggara X di Jakarta dan Timor Leste pada Pesta Olahraga Asia Tenggara XXII di Hanoi.

Logo Pesta Olahraga Asia Tenggara mulai diperkenalkan pada edisi 1959 di Bangkok, menggambarkan enam cincin yang mewakili enam anggota pendiri dan digunakan hingga edisi 1997 di Jakarta. Jumlah cincin meningkat menjadi 10 selama edisi 1999 di Bandar Seri Begawan untuk mencerminkan dimasukkannya Singapura yang dimasukkan ke Federasi Olahraga Asia Tenggara pada tahun 1961 dan Brunei, Indonesia, dan Filipina yang bergabung dengan organisasi pada tahun 1977. Jumlah cincin itu ditambahkan lagi menjadi 11 selama pertandingan 2011 di Indonesia untuk mencerminkan anggota terbaru yang bergabung dengan federasi, Timor Timur yang diterima pada tahun 2003.

Negara peserta

Nama NOCNama resmiDebutKode IOCKode lain yang digunakan
 BruneiNegara Brunei Darussalam
1977
BRU
BRN (ISO)
 KambojaKerajaan Kamboja
1961
CAM
KHM (1972–1976, ISO)
 IndonesiaRepublik Indonesia
1977
INA
IHO (1952), IDN (FIFA, ISO)
 LaosRepublik Demokratik Rakyat Laos
1959
LAO
 MalaysiaFederasi Malaysia
1959
MAS
MAL (1952 − 1988), MYS (ISO)
 MyanmarRepublik Persatuan Myanmar
1959
MYA
BIR (1948 – 1988), MMR (ISO)
 PhilippinesRepublik Filipina
1977
PHI
PHL (ISO, FIBA)
 SingapuraRepublik Singapura
1959
SGP
SIN (1959 – 2016)
 ThailandKerajaan Thailand
1959
THA
 Timor LesteRepublik Demokratik Timor-Leste
2003
TLS
IOA (2000)
 VietnamRepublik Sosialis Vietnam
1959
VIE
VET (1964), VNM (1968–1976, ISO)

Daftar Tuan Rumah

Edisi Tahun Tuan rumah Dibuka oleh Tanggal Olahraga Acara Negara Peserta Tim teratas Ref
Pesta Olahraga Semenanjung Asia Tenggara
1 1959 Bangkok, Thailand Raja Bhumibol Adulyadej 12–17 Desember 12 N/A 6 518  Thailand (THA)
2 1961 Yangon, Burma Presiden Win Maung 11–16 Desember 13 N/A 7 623  Burma (BIR)
- 1963 Kamboja Dibatalkan karena situasi politik Kamboja sedang tidak stabil
3 1965 Kuala Lumpur, Malaysia Yang di-Pertuan Agong Ismail Nasiruddin 14–21 Desember 14 N/A 6 963  Thailand (THA)
4 1967 Bangkok, Thailand Raja Bhumibol Adulyadej 9–16 Desember 16 N/A 6 984  Thailand (THA)
5 1969 Yangon, Burma Perdana Menteri Ne Win 6–13 Desember 15 N/A 6 920  Burma (BIR)
6 1971 Kuala Lumpur, Malaysia Yang di-Pertuan Agong Abdul Halim 6–13 Desember 15 N/A 7 957  Thailand (THA)
7 1973  Singapura Presiden Benjamin Sheares 1–8 September 16 N/A 7 1632  Thailand (THA)
8 1975 Bangkok, Thailand Raja Bhumibol Adulyadej 9–16 Desember 18 N/A 4 1142  Thailand (THA)
Pesta Olahraga Asia Tenggara
9 1977 Kuala Lumpur, Malaysia Yang di-Pertuan Agong Yahya Petra 19–26 November 18 N/A 7 N/A  Indonesia (INA)
10 1979 Jakarta, Indonesia Presiden Suharto 21–30 September 18 N/A 7 N/A  Indonesia (INA)
11 1981 Manila, Filipina Presiden Ferdinand Marcos 6–15 Desember 18 N/A 7 ≈1800  Indonesia (INA)
12 1983  Singapura Presiden Devan Nair 28 Mei – 6 Juni 18 N/A 8 N/A  Indonesia (INA)
13 1985 Bangkok, Thailand Raja Bhumibol Adulyadej 8–17 Desember 18 N/A 8 N/A  Thailand (THA)
14 1987 Jakarta, Indonesia Presiden Suharto 9–20 September 26 N/A 8 N/A  Indonesia (INA)
15 1989 Kuala Lumpur, Malaysia Yang di-Pertuan Agong Azlan Shah 20–31 Agustus 24 N/A 9 ≈2800  Indonesia (INA)
16 1991 Manila, Filipina Presiden Corazon Aquino 24 November – 3 Desember 28 N/A 9 N/A  Indonesia (INA)
17 1993  Singapura Presiden Wee Kim Wee 12–20 Juni 29 N/A 9 ≈3000  Indonesia (INA)
18 1995 Chiang Mai, Thailand Putra Mahkota Vajiralongkorn 9–17 Desember 28 N/A 10 3262  Thailand (THA)
19 1997 Jakarta, Indonesia Presiden Suharto 11–19 Oktober 36 490 10 5179  Indonesia (INA)
20 1999 Bandar Seri Begawan, Brunei Sultan Hassanal Bolkiah 7–15 Agustus 21 233 10 2365  Thailand (THA)
21 2001 Kuala Lumpur, Malaysia Yang di-Pertuan Agong Salahuddin 8–17 September 32 391 10 4165  Malaysia (MAS)
22 2003 Hanoi dan Ho Chi Minh, Vietnam Perdana Menteri Phan Văn Khải 5–13 Desember 32 442 11 ≈5000  Vietnam (VIE)
23 2005 Manila, Filipina Presiden Gloria Macapagal Arroyo 27 November – 5 Desember 40 443 11 5336  Filipina (PHI)
24 2007 Nakhon Ratchasima, Thailand Putra Mahkota Vajiralongkorn 6–15 Desember 43 475 11 5282  Thailand (THA)
25 2009 Vientiane, Laos Presiden Choummaly Sayasone 9–18 Desember 29 372 11 3100  Thailand (THA)
26 2011 Jakarta dan Palembang, Indonesia Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 11–22 November 44 545 11 5965  Indonesia (INA)
27 2013 Naypyidaw, Myanmar Wakil Presiden Nyan Tun 11–22 Desember 37 460 11 4730  Thailand (THA)
28 2015  Singapura Presiden Tony Tan 5–16 Juni 36 402 11 4370  Thailand (THA)
29 2017 Kuala Lumpur, Malaysia Yang di-Pertuan Agong Muhammad V 19–30 Agustus 38 404 11 4709  Malaysia (MAS)
30 2019 Filipina[1] Presiden Rodrigo Duterte 30 November – 11 Desember 56 530 11 5630  Filipina (PHI)
31 2021 Hanoi, Vietnam Presiden Nguyễn Xuân Phúc 12–23 Mei 2022 40 526 11 7037  Vietnam (VIE)
32 2023 Phnom Penh, Kamboja Raja Norodom Sihamoni (diharapkan) 5—16 Mei Acara yang akan datang
33 2025 Bangkok, Thailand[2] Raja Vajiralongkorn (diharapkan) TBD Acara yang akan datang
34 2027 Malaysia TBD 10–21 Desember Acara yang akan datang
35 2029 Singapura TBD TBD[3] Acara yang akan datang
36 2031

Laos

TBD TBD [4] Acara yang akan datang
37 2033

Filipina

TBD TBD [5] Acara yang akan datang

    Pesta Olahraga Semenanjung Asia Tenggara tahun 1963 dibatalkan. Sebagai tuan rumah yang ditunjuk, Kamboja tidak dapat menjadi tuan rumah acara tersebut karena kondisi dalam negeri yang tidak menentu, bersamaan dengan ketidaksepakatan dengan Federasi Atletik Amatir Internasional. SEAP Games ke-3 kemudian diteruskan ke Laos sebagai tuan rumah, tetapi mereka memohon pada event 1965 dengan alasan kesulitan keuangan.[6]

    Cabang olahraga

    Menurut Piagam dan Aturan SEAGF, negara tuan rumah harus menggelar minimal 22 olahraga: dua olahraga wajib dari Kategori 1 (atletik dan olahraga air), di samping minimal 14 olahraga dari Kategori 2, dan maksimum 8 olahraga dari Kategori 3 (abu-abu dinaungi pada tabel di bawah). Setiap olahraga tidak boleh menawarkan lebih dari 5% dari total penghitungan medali, kecuali untuk atletik, olahraga air, dan menembak. Untuk setiap olahraga dan acara yang akan dimasukkan, minimal empat negara harus berpartisipasi di dalamnya. Olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade dan Asian Games harus mendapat prioritas.[7][8]

    Cabang olahragaTahun
    AkuatikSemua
    Anggar1974–1978, sejak 1986
    Angkat besi1959–1997, 2001–2013, 2017–
    Arnis1991, 2005
    AtletikSemua
    Bersepeda1959-1979, sejak 1983
    BiliarSejak 1991
    Binaraga1987–1993, 1997, 2003–2007,
    2013
    Bisbol2005–2007, 2011
    BridgeHanya pada tahun 2011
    Bola basket1979–2003, 2007, sejak 2011
    Bola jaring2001, sejak 2015
    Bola lantaiHanya pada tahun 2015
    Bola tangan2005–2007
    Bola voli1959–1997, sejak 2001
    Boling1977–1979, 1983–2001,
    2005–2007, 2011, sejak 2015
    Boling lapangan1997, 2001, 2005–2007, 2017
    BulutangkisSemua
    Catur2003–2005, 2011–2013
    ChinloneSejak 2013
    Dancesport2005–2009
    Dayung1989–1991, 1997, 2001–2007,
    2011–2015
    Dwilomba2019
    eSports Sejak 2019
    Equestrian1983, 1995, 2001, 2005–2007,
    sejak 2011
    Fin swimming2003, 2009–2011
    Futsal2007, 2011–2013, 2017
    Gulat1987, 1997, 2003–2013
    Golf1985–1997, 2001, sejak 2005
    Hoki esHanya pada tahun 2017
    Hoki dalam ruanganHanya pada tahun 2017
    Hoki lapangan1971–1979, 1983, 1987–1989,
    1993–2001, 2007, sejak 2013
    Judo1967–1997, sejak 2001
    Karate1985–1991, 1995–1997,
    2001–2013, 2017
    Kenpō2011–2013
    KriketHanya pada tahun 2017
    MenembakSemua
    Cabang olahragaTahun
    MenyelamSejak 1965
    Modern pentathlonTidak pernah
    Muay thai2005–2009, 2013, 2017
    Olahraga kano1985, 1995, 2001, 2005–2007,
    2011–2015
    Panahan1977–1997, sejak 2001
    Panjat tebingHanya pada tahun 2011
    ParalayangHanya pada tahun 2011
    Pelayaran1961, 1969–1971, 1975–1977,
    1983–1997, 2001, 2005–2007,
    sejak 2011
    Pencak silat1987–1989, 1993–1997,
    sejak 2001
    Perahu naga1993, 1997–1999,
    2003–2007, 2011–2015
    PétanqueSejak 2001
    Polo2007, 2017
    Polo airSejak 1965
    Renang tersinkronisasi2001, 2011, sejak 2015
    Rugbi 7Sejak 2015
    Roller sportHanya pada tahun 2011
    Senam1979–1981, 1985–1997,
    2001–2007, 2011, sejak 2015
    Sepak bolaSemua
    Sepak takraw1967–1969, sejak 1973
    Seluncur indahHanya pada tahun 2017
    Shuttle cock2007–2009
    Skating kecepatan jalur pendekHanya pada tahun 2017
    Ski air1987, 1997, 2011, sejak 2015
    Skuas1991–2001, 2005–2007,
    sejak 2015
    Sofbol1981–1983, 1989, 2003–2005,
    2011, 2015
    Soft TenisHanya pada tahun 2011
    TaekwondoSejak 1985
    Tenis1959–2011, sejak 2015
    Tenis mejaSemua
    TinjuSemua
    Trilomba2005–2007, sejak 2015
    Uni rugbi1969, 1977–1979, 1995, 2007
    Vovinam2011–2013
    Wushu1991–1993, 1997, sejak 2001
    Xiangqi2021

    Perolehan medali sepanjang masa

    Diperbaiki setelah menyeimbangkan data Dewan Olimpiade Asia dan situs arsip lainnya yang menyimpan tabel medali Pesta Olahraga Asia Tenggara sebelumnya. Beberapa informasi dari situs tersebut tidak ada, salah, dan atau tidak diperbarui.[9][10][11][12][13][14][15]

    Pada akhir Pesta Olahraga Asia Tenggara 2017 (belum termasuk perubahan dalam kedudukan medali karena kasus doping selama pertandingan 2017)

    Klasemen medali Pesta Olahraga Asia Tenggara sepanjang masa
    PeringkatNOCEmasPerakPerungguTotal
    1 Indonesia (INA)3645214719757767
    2 Thailand (THA)1885193019435758
    3 Malaysia (MAS)[1]1303127316854261
    4 Filipina (PHI)1067119314773737
    5 Singapura (SGP)947100213633312
    6 Vietnam (VIE)[2]9289679912886
    7 Myanmar (MYA)[3]5647419922297
    8 Kamboja (CAM)69115258442
    9 Laos (LAO)[4]6993319481
    10 Brunei (BRU)1455163232
    11 Timor Leste (TLS)362635
    Total (11 NOC)1049495221119231208

    • ^[1] – Berkompetisi sebagai Malaya dalam pertandingan perdana hingga 1961.
    • ^[2] – Republik Vietnam dibubarkan pada Juli 1976 ketika bergabung dengan Republik Demokratik Vietnam (Vietnam Utara) menjadi Republik Sosialis Vietnam yang juga dikenal sebagai Vietnam. Dalam edisi 1989, Vietnam yang bersatu kembali bergabung dengan permainan dengan nama baru dan bendera baru. Medali yang dibuat oleh Vietnam Selatan hingga edisi 1975 sudah digabungkan di sini.
    • ^[3] – Berkompetisi sebagai Burma sampai 1987.
    • ^[4] – Berkompetisi sebagai Kamboja, Kampuchea, dan Republik Khmer.

    Peringkat sepanjang masa

    1959-1975

    Negara596163656769717375
     KambojaN/A6N/AN/AN/A55N/A
     Laos6766677N/A
     Malaysia33234234
     Myanmar21441443
     Singapura45323322
     Thailand12112111
     Vietnam5455566N/A

    1977-1999

    Negara777981838587899193959799
     Brunei77777788N/A887
     Filipina343233523345
     Indonesia111121111213
     KambojaN/AN/AN/A888N/AN/A910109
     LaosN/AN/AN/AN/AN/AN/A998999
     Malaysia554644245432
     Myanmar435566667778
     Singapura666455454564
     Thailand222312332121
     VietnamN/AN/AN/AN/AN/AN/A776656

    2001-2019

    Negara01030507091113151719
     Brunei101091010111110109
     Filipina5416567661
     Indonesia3354314554
     Kamboja99109999888
     Laos88887889910
     Malaysia1542445415
     Myanmar7777872777
     Singapura6665656246
     Thailand2221121123
     Timor LesteN/A111111111010111111
     Vietnam4133233332

    2021-2039

    Negara2123252729
     Brunei10
     Filipina4
     Indonesia3
     Kamboja8
     Laos9
     Malaysia6
     Myanmar7
     Singapura5
     Thailand2
     Timor Leste11
     Vietnam1

    Lihat pula

    Referensi

    1. Pesta Olahraga Asia Tenggara 2019 adalah edisi resmi pertama yang didesentralisasi. Sementara permainan diadakan di berbagai kota, sebagian besar di daerah Clark, Metro Manila dan Subic Bay, tidak ada kota tuan rumah yang ditunjuk untuk edisi ini yang dikenal sebagai "Filipina 2019".
    2. "OCM: 31st SEA Games to be held from May 12-23 next year". Malay Mail. December 12, 2021. Diakses tanggal December 12, 2021.
    3. "SEA Games Federation Council confirms host countries". Diakses tanggal 19 November 2020.
    4. "Dewan Federasi umumkan tuan rumah SEA Games 2031 dan 2033". Diakses tanggal 11 Oktober 2022.
    5. "Dewan Federasi umumkan tuan rumah SEA Games 2031 dan 2033". Diakses tanggal 11 Oktober 2022.
    6. "History of the SEA Games". www.olympic.org.my. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 Desember 2004. Diakses tanggal 26 Februari 2013.
    7. "South East Asian Games Federation: Charter and Rules" (PDF). SEAGF. 30 Mei 2010. Diakses tanggal 30 Desember 2015.
    8. Ian De Cotta (5 Juni 2015). "A cool addition to the SEA Games". Today Online. Diakses tanggal 5 Juni 2015.
    9. "South East Asian Games Medal Count". Diakses tanggal 31 August 2017.
    10. "SEAP Games Federation". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-11-23. Diakses tanggal 2019-04-03.
    11. Medal Tally 1959-1995
    12. Medal Tally
    13. History of the SEA Games
    14. SEA Games previous medal table
    15. SEA Games members

    Pranala luar

    This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.