Simpang Tinju
Simpang Tinju atau bernama asli Simpang Kandih[1][2] adalah suatu pertigaan yang menautkan Jalan Jhoni Anwar tegak lurus dengan Jalan Gajah Mada, Kota Padang, Sumatra Barat. Dinamakan Simpang Tinju karena di tengahnya terdapat tugu berupa kepalan tinju yang melambangkan perjuangan Bagindo Aziz Chan yang gugur dalam pertempuran melawan Belanda. Tugu ini diresmikan sebagai Monumen Bagindo Aziz Chan oleh Wali Kota Padang Syahrul Ujud pada 19 Juli 1983, tetapi lebih dikenal dengan nama Tugu Tinju.[3][4][5]

Simpang Tinju difoto dari arah Jalan Jhoni Anwar, 2022
Rujukan
- https://babarito.com/2020/07/harapan-keluarga-besar-bagindo-aziz-chan-simpang-kandis-jangan-disebut-simpang-extra-joss/
- "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-07-20. Diakses tanggal 2021-07-20.
- "Yang Terlupakan dari Tugu Simpang Tinju" Diarsipkan 2015-01-08 di Wayback Machine. Haluan, 24-12-2012. Diakses 08-01-2015.
- "Gelar Pahlawan Nasional buat Bagindo Aziz Chan" Diarsipkan 2015-01-08 di Wayback Machine. Suara Merdeka, 09-11-2005. Diakses 08-01-2015.
- "Kisah di Balik Gelar Pahlawan Bagindo Azis Chan: Zulkisman Berharap Penghargaan" Diarsipkan 2015-01-08 di Wayback Machine. Singgalang, 21-07-2014. Diakses 08-01-2015.
Templat:Monumen-stub
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.