Stasiun Maseng

Stasiun Maseng (MSG) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Ciadeg, Cigombong, Bogor. Stasiun yang terletak pada ketinggian +425 m ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta. Nama "Maseng" didapat dari kampung tempat stasiun itu berada.

Stasiun Maseng
PG05

Papan nama stasiun. Tampak bangunan stasiun di kejauhan.
LokasiCiadeg, Cigombong, Bogor, Jawa Barat 16740
Indonesia
Ketinggian+425 m
OperatorKereta Api Indonesia
Daerah Operasi I Jakarta
Letak dari pangkalkm 14+096 lintas Bogor-Bandung-
Banjar-Kutoarjo-Yogyakarta[1]
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau)
Jumlah jalur2 (jalur 2: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • MSG
  • 0804
[2]
KlasifikasiIII/kecil[2]
Operasi layanan
Pangrango
Stasiun sebelumnya Layanan aglomerasi Stasiun berikutnya
Batutulis
ke arah Bogor
Pangrango
Bogor-Sukabumi, p.p.
Cigombong
ke arah Sukabumi
Ciomas
ke arah Bogor
Pangrango
rencana
Fasilitas dan teknis
Tipe persinyalan
Lokasi pada peta
Bangunan utama stasiun. Terlihat PPKA yang sedang memberangkatkan KA Pangrango.

Stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api. Pada awalnya, jalur 2 merupakan sepur lurus. Setelah jalur kereta api lintas Bogor-Sukabumi diaktifkan kembali pada awal April 2022, meski pembangunan jalur ganda pada segmen Bogor Paledang-Cicurug belum sepenuhnya selesai, jalur 1 juga dijadikan sebagai sepur lurus dan masih memiliki wesel. Jumlah jalur di stasiun ini tidak mengalami penambahan karena sempitnya lahan yang ada di area emplasemen stasiun. Peron di stasiun ini sudah ditinggikan dan ditambahkan kanopi. Sistem persinyalan mekanik stasiun ini sudah digantikan dengan sistem persinyalan elektrik produksi PT Len Industri.

Hanya satu layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini, yakni KA Pangrango.

Layanan kereta api

Pangrango, tujuan Sukabumi dan Bogor

Insiden

Pada tanggal 5 Februari 2018, terjadi longsor di dua titik jalur kereta api, yaitu petak jalan antara Stasiun Maseng dengan Ciomas serta di Cijeruk. Kejadian ini menewaskan tiga orang serta menyebabkan rel menggantung yang membuatnya tidak dapat dilewati kereta api. Akibatnya, kereta api Pangrango terpaksa dihentikan operasionalnya hingga situasi menjadi normal kembali.[3][4]

Referensi

  1. Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. developer, metrotvnews. "Korban Tewas Longsor Cijeruk Tiga Orang". metrotvnews.com. Diakses tanggal 2018-03-02.
  4. "Dua Titik Lintasan Rel Longsor, Jadwal KA Pangrango Bogor-Sukabumi Dibatalkan - TribunnewsBogor.com". TribunnewsBogor.com. Diakses tanggal 2018-03-02.

Pranala luar

(Indonesia) Situs resmi KAI dan Jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Ciomas
ke arah Manggarai
Manggarai–Padalarang Cigombong
ke arah Padalarang

This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.