Suku Tumi
Kebudayaan
Suku Tumi yang beragama Hindu Bhirawa memiliki seperangkat adat dan budaya. Suku Tumi kemudian dikalahkan oleh para Umpu yang juga membawa adat serta budaya yang bersumber dari ajaran Islam.[2] Keempat umpu yang mengalahkan Ratu Sekekhumong, pemimpin terakhir suku Tumi, seperti para walisongo di Pulau Jawa, penyebaran agama Islam di Lampung dilakukan dengan melakukan akulturasi kebudayaan yang telah ada sebelumnya.[3]
Kepercayaan

Batu Kepampangan, tempat eksekusi mati peninggalan suku Tumi.
Sejarah Daerah Lampung, Depdikbud (1997) menyebut bahwa dahulu masyarakat Suku Tumi masih menganut kepercayaan Animisme atau Dinamisme sebelum kedatangan agama Hindu dari daratan India sejak abad ke-3 Masehi.
Referensi
- Sejarah Daerah Lampung. Direktorat Jenderal Kebudayaan. 1997-01-01.
- https://tirto.id/mengenal-kerajaan-sekala-brak-sebagai-leluhur-lampung-czon
- https://www.medianasional.id/sekura-topeng-1000-wajah/
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.