Teori interaksi simbolik
Teori interaksi simbolik merupakan teori yang memiliki asumsi bahwa manusia membentuk makna melalui proses komunikasi.[1] Teori interaksi simbolik berfokus pada pentingnya konsep diri dan persepsi yang dimiliki iindividu berdasarkan interaksi dengan individu lain.
| Sosiologi |
|---|
![]() Diagram Analisis Jejaring Sosial |
| Portal |
| Teori dan Sejarah |
|
Positivisme · Antipositivisme |
| Metode penelitian |
| Topik dan Cabang |
|
agama ·
budaya ·
demografi Kategori dan daftar |
Menurut Herbert Blumer, terdapat tiga asumsi dari teori ini:
- Manusia bertindak berdasarkan makna yang diberikan orang lain kepada mereka.
- Makna diciptakan dalam interaksi antar manusia.
- Makna dimodifikasi melalui interpretasi.
Sedangkan menurut La Rossan, asumsi dalam teori ini adalah:
- Interaksi antar individu dapat mengembangkan konsep diri seseorang.
- Konsep diri memberikan motif yang penting untuk perilaku seseoang.
Referensi
- Pengantar Teori Komunikasi 1. Penerbit Salemba. ISBN 9789791749220.
