Tusam sumatra
Tusam Sumatra merupakan tumbuhan runjung (Pinophyta) dengan daun berbentuk jarum. Tumbuhan ini berumah satu, berarti organ kelamin jantan dan betina terpisah namun dalam satu individu. Bentuknya pohon dengan tajuk cenderung berbentuk kerucut, walaupun terdapat variasi yang cukup besar.[1]

Tusam di Dataran Tinggi Gayo, mencapai ketinggian 70 m lebih.
| Tusam Sumatra | |
|---|---|
![]() | |
| Tusam sumatra di tepi Danau Toba | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | |
| Divisi: | |
| Kelas: | |
| Ordo: | |
| Famili: | Pinaceae |
| Genus: | Pinus |
| Subgenus: | Pinus |
| Spesies: | P. merkusii |
| Nama binomial | |
| Pinus merkusii Jungh. & de Vriese | |
Tumbuhan ini mendominasi hutan tropika pegunungan di Indonesia bagian barat pada ketinggian mulai dari 600 meter di atas permukaan laut hingga sekitar 1.500 meter, khususnya di Sumatra. Perum Perhutani membudidayakan tusam di sejumlah tempat di Jawa dan Sumatra untuk disadap getah batangnya, sebagai bahan baku terpentin dan gondorukem.[1]
Referensi
- "Pinus merkusii / Sumatran pine | Conifer Species". American Conifer Society (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-12-07.

Tusam, Pinus merkusii. di Jakarta
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.

