Ulat tanah

Ulat Tanah adalah ulat yang hidup di tanah biasa sebagai hama yang serangannya menyebabkan pangkal batang patah.[1] Hama tersebut akan menyerang dengan cara memotong batang tanaman sehingga tanaman tersebut mati.[2] Kemungkinan hama ulat tanah tersebut berasal dari penggunaan kotoran ayam dan sapi.[2]

Ulat Tanah

Ciri-ciri

Ulat ini berwama kehitaman, berbintik-bintik atau bergaris.[3] Ulat Tanah memiliki pupa/ kepongpong berwarna coklat.[2] Badannya lunak liat, panjangnya sekitar 3-5 cm.[3] Pada siang hari, ulat ini hidup di dalam tanah sekitar tanaman.[3] Sedangkan pada malam hari, ulat memakan bagian leher batang atau bagian batang di bawah tanah.[3] Kupu-kupunya meletakkan telur di atas daun.[3] Ulat-ulat mudanya memakan daun dan tunas daun.[3] Ulat tanah berwarna hitam dengan imago berwarna abu-abu dengan sayap berwarna coklat.[2] Imago betina mampu bertelur hingga 1800 butir.[2]

Referensi

  1. "Definisi Ulat Tanah". Kamus Besar. Diakses tanggal 2014-06-27.
  2. "Tips Mengendalikan Hama Ulat Tanah". Gerbang Pertanian. 2011-06-17. Diakses tanggal 2014-06-27.
  3. "Pengendalian Hama Ulat Tanah dan Tungau Pada Tanaman Semangka". Kementrian Pertanian. Diakses tanggal 2014-06-27.
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.