Yohanes Eudes
Yohanes Eudes (14 November 1601 – 19 Agustus 1680 ) adalah seorang santo yang dikenal sebagai pembaharu hidup keagamaan di Prancis.[1] Ia dikenal sebagai pengkhotbah yang cakap dan pendiri beberapa seminari, yang menjadi tempat pendidikan bagi calon-calon imam.[1]
Santo Yohanes Eudes | |
|---|---|
![]() | |
| Lahir | 14 November 1601 |
| Wafat | 19 Agustus 1680 (umur 78) |
| Dihormati di | Gereja Katolik Roma |
| Beatifikasi | 25 April 1909 oleh Paus Pius X |
| Kanonisasi | 1925 oleh Paus Pius XI |
| Pesta | 19 Agustus |
Dikisahkan bahwa ia pernah bekerja di Normandia ketika wabah penyakit merajalela di sana.[2] Yohanes merawat orang-orang yang sakit dan hampir meninggal walaupun ia tahu bahwa penyakit tersebut dapat menular padanya.[2] Akan tetapi, Yohanes juga tidak mau jikalau ia menulari para pastor yang hidup dalam satu komunitas dengannya.[2] Karena itulah, ketika ia tidak sedang bertugas merawat orang-orang sakit, ia tidur dan tinggal di sebuah tong anggur.[2] Setelah wabah tersebut reda, Yohanes kembali ke komunitasnya dan melakukan karya-karya lain, seperti berkhotbah, memimpin seminari, dan menulis banyak buku.[1][2]
Referensi
- A. Heuken. 1985. Ensiklopedi Orang Kudus. Jakarta: Yayasan Cipta Loka Caraka. Hal. 323.
- (Indonesia)Bernadette McCarver Snyder. 2001. 115 Kisah Santo-Santa yang Mengasyikkan. Yogyakarta: Kanisius. Hal. 136-137.
