Ouija adalah papan kayu datar bertuliskan huruf dari A sampai Z, angka dari 0 sampai 9, dan sebuah simbol Matahari dan Bulan. Indikator yang dapat bergerak atau sebuah "planchette" digunakan untuk “seharusnya” menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh para pemain. Pada masa populernya (terutama pada tahun 1920an), papan Ouija dianggap sebagai “gerbang roh” yang digunakan untuk menghubungi orang yang sudah mati; namun, satu-satunya bukti dari hal ini hanyalah berbagai kesaksian para penggunanya--tidak pernah ada bukti ilmiah. Tentukan sendiri -- apakah Anda mau mencoba bermain Ouija?

Metode 1
Metode 1 dari 3:
Ciptakan Suasana

  1. 1
    Ajaklah beberapa teman. Secara teknis, Ouija dapat dimainkan seorang diri, tapi paling baik bermain dengan setidaknya satu orang lain. Terutama pada malam berbadai yang gelap.
    • Idealnya dua orang. Semakin banyak orang, permainannya akan semakin kacau (bising, mengganggu, dll.) dan Anda mungkin membuat bingung para roh. Lebih dari dua juga tidak apa-apa--pastikan saja setiap orang tenang dan hormat.
  2. 2
    Ciptakan suasana. Sebelum mulai menghubungi “dunia yang lain”, Anda mungkin ingin memasuki suasana yang sesuai dengan meredupkan lampu, menyalakan lilin, dupa, dan membakar kemenyan.
    • Bermain Ouija hanya masalah waktu. Terkadang papan Ouija sangat responsif dan terkadang papan tersebut tampaknya tidur. Paling baik mencoba menggunakan Ouija pada malam hari atau menjelang subuh.
    • Hilangkan semua gangguan. Sebaiknya tidak ada musik keras, suara dari televisi, atau anak-anak berlarian. Pertemuan dengan roh memerlukan perhatian penuh Anda agar berhasil.
    • Matikan ponsel Anda! Menerima panggilan telepon di tengah-tengah percakapan dengan roh mengganggu proses dan suasana.
  3. 3
    Duduklah. Instruksi asli permainan Ouija mengatakan untuk meletakkan papan Ouija di atas lutut kedua pemain, dengan lutut-lutut mereka saling bersentuhan. Selain itu, juga dinyatakan, “Seorang perempuan dan seorang laki-laki lebih disarankan.” Jadi, lakukan saja tanpa maksud tertentu.
    • Lakukan di meja yang lengang atau lantai juga bisa. Selama setiap orang dapat melihat dengan jelas dan menjaga jari-jari tetap pada planchette, atau penunjuk.
    • Para pemain sebaiknya berada di kedua sisi papan atau di bagian bawah papan; terkadang planchette bergerak cepat dan huruf-huruf perlu diproses dan diurutkan dengan cepat. Melihat papan dengan posisi terbalik dapat membingungkan pemain dalam membaca pesan jawaban.
    Iklan

Metode 2
Metode 2 dari 3:
Pola Pikir yang Sesuai

  1. 1
    Bersabarlah. Terkadang papan Ouija perlu waktu untuk siap. Anda mungkin tidak akan langsung mendapatkan jawaban. Jangan menyerah.
    • Jika papan Anda tampaknya sedikit mengantuk, gerakkan sedikit plancette dalam gerakan melingkar dan lanjutkanlah.
    • Terkadang planchette bergerak sangat cepat dan terkadang bergerak sangat lambat. Jika mendapat pesan jawaban dari planchette Anda seperti menunggu nada sambung telepon, jangan menjadi marah. Tunggulah atau tutup permainan dan lanjutkan lagi nanti.
  2. 2
    Bersikaplah sopan. Jika Anda berbicara dengan roh yang sangat komunikatif, bicaralah dengannya! Bersikaplah yang ramah. Ini akan mendorong roh tersebut bekerja sama dengan Anda.
    • Anda mungkin tidak mendapatkan jawaban yang Anda inginkan. Ini bukan salah rohnya atau papannya. Menjadi marah atau menggunakan kekerasan hanya akan merusak suasana permainan dan ruangan.
  3. 3
    Mulailah dari yang sederhana. Paling baik tidak membombardir roh Anda dengan pertanyaan-pertanyaan tentang konten dan panjangnya ulangan sejarah Anda berikutnya. Mulailah dengan sesuatu yang sederhana, seperti percakapan normal.
    • Pertanyaan-pertanyaan pertama Anda sebaiknya yang mudah dan hanya membutuhkan jawaban pendek.
      • Berapa banyak roh yang ada di dalam ruangan?
      • Apakah Anda roh yang baik?
      • Siapa nama Anda?
  4. 4
    Hati-hati dengan permintaan Anda. Hal terakhir yang Anda inginkan adalah terjaga sepanjang malam memikirkan kematian Anda yang akan segera datang. Jika Anda tidak ingin mengetahui jawaban dari sebuah pertanyaan, jangan tanyakan.
    • Jangan tanyakan pertanyaan konyol atau bodoh. "Apa yang dikatakan oleh Billy kepada adik perempuannya tentang saya?" bukanlah sesuatu yang penting bagi roh Anda untuk menjawabnya. Belum lagi, seberapa panjang ejaan jawabannya!
    • Jangan meminta tanda-tanda fisik. Itu hanya meminta masalah. Terlebih lagi, mereka yang Anda ajak berkomunikasi mungkin tidak dapat melakukannya. Paling baik menjaga permainan tetap dalam papan Ouija.
    • Jangan percaya dengan semua yang dikatakan oleh papan Ouija. Jika papan itu berkata Anda akan mati dalam sepuluh menit ke depan, jangan kemudian berlari di depan bus. Itu berarti Anda memenuhi ramalan, bukan ramalannya yang benar.
    Iklan

Metode 3
Metode 3 dari 3:
Bermain Ouija

  1. 1
    Pilihlah medium. Pilihlah satu orang untuk menanyakan semua pertanyaan. Jagalah semuanya tetap sederhana dan cegahlah yang ada di dunia lain menjadi bingung.
    • Namun, semua pemain dapat memberikan pendapat dalam membuat pertanyaan-pertanyaan. Bergantianlah memikirkan pertanyaan-pertanyaan, tapi biarkan medium yang menanyakan pertanyaan-pertanyaan tersebut kepada papan Ouija.
  2. 2
    Letakkan jari-jari Anda pada planchette. Planchette berada pada huruf “G” di papan untuk memulai.
    • Mintalah semua pemain untuk meletakkan jari telunjuk dan jari tengah mereka pada planchette. Secara perlahan gerakkan planchette dengan gerakan melingkar beberapa kali untuk menyiapkan papan dan berkonsentrasilah pada apa yang ingin Anda tanyakan. Letakkan jari-jari Anda pada planchette dengan mantap tapi tidak dengan terlalu banyak tenaga; jika Anda memegangnya dengan terlalu erat, planchette tidak akan dapat bergerak dengan mudah.
  3. 3
    Buatlah ritual pembuka. Ini dapat berupa apa saja -- doa, penyambutan, atau hiasan-hiasan kecil disebarkan di sekitar Anda.
    • Mintalah medium menyapa roh dan memastikan bahwa hanya energi positif yang disambut.
    • Kelilingi papan dengan perhiasan-perhiasan atau benda-benda pusaka. Jika Anda ingin berbicara dengan kerabat yang sudah meninggal, siapkan sesuatu miliknya di dekat papan.
  4. 4
    Tanyakan sebuah pertanyaan. Ini harus dimulai dari sesuatu yang sederhana dan berlanjut seiring Anda merasa semakin mantap dalam sesi tersebut.
    • Jika roh Anda mengindikasikan bahwa dia jahat, paling baik menutup permainan dan melanjutkan lagi nanti.
    • Jika Anda mulai mendapatkan respon yang kasar atau tidak senonoh, jangan membalasnya dengan tindakan kasar dari Anda. Tapi Anda jangan memulai menggunakan kata-kata tidak senonoh. Dan jangan berteriak jika Anda menjadi terlalu takut, katakan saja selamat tinggal kepada roh dan selesai.
  5. 5
    Konsentrasi. Untuk mendapatkan hasil yang paling baik dan efektif, semua pemain perlu mengosongkan pikiran mereka dan fokus pada pertanyaan yang diajukan.
    • Semua yang bermain perlu duduk dengan serius dan hormat. Jika Anda punya teman yang tertawa atau menyarankan pertanyaan-pertanyaan konyol, suruh mereka keluar dari ruangan.
    • Saat planchette bergerak, Anda mungkin ingin meminta seseorang bertugas sebagai penulis. Terkadang respon-responnya bisa cukup panjang, dan perlu diproses.
  6. 6
    Perhatikan gerakan planchette. Terkadang planchette bergerak dengan cepat, dan terkadang lambat; Sesekali, planchette tidak bergerak sama sekali. Tapi jika setiap orang fokus dan penuh perhatian, planchette biasanya pelan-pelan mulai bergerak.
    • Pastikan tidak ada pemain yang mendominasi planchette. Jika jelas-jelas alasan planchette bergerak adalah karena ada pemain yang menggerakannya, sebaiknya dia tidak ikut bermain ouija. Setiap pemain sebaiknya mendistribusikan beban yang sama pada penunjuk.
  7. 7
    Tutup permainan. Jika planchette mulai membuat gerakan “angka delapan”, atau bergerak mundur dari Z ke A, atau dari 9 ke 0, akhiri sesi dengan bergerak ke selamat tinggal. Terjadinya salah satu dari ketiga hal tersebut mengindikasikan bahwa roh mencoba untuk kabur dari papan. Sangat penting untuk mengucapkan selamat tinggal kepada roh. Anda juga akan benci jika mendadak ditinggal pergi, bukan?
    • Mintalah medium menyatakan bahwa sudah waktunya untuk mengakhiri pertemuan dengan roh dan geser planchette ke simbol ‘SELAMAT TINGGAL’ di papan.
      • Tentu saja, jika Anda menikmati waktu dengan roh Anda, katakan “Selamat tinggal!” dan tunggulah sampai planchette bergerak ke “Selamat tinggal” sebagai jawabannya.
    • Sebelum Anda menyimpan papan Ouija, bersihkanlah dengan kain lap kering dan halus. Ini menjaga papan tetap bersih dan mencegah terkumpulnya debu dan kelembapan.
    Iklan

Peringatan

  • CATATAN PENTING: Papan Ouija punya reputasi sebagai gerbang DUA-ARAH ke dunia lain. Saat menggunakan Papan Ouija, Anda harus sangat berhati-hati sehingga Anda tidak membiarkan sesuatu dari dunia yang Anda hubungi masuk ke dunia yang “asli”!
  • JANGAN PERNAH menanyakan tentang kematian Anda atau orang lain.
  • Jangan menggunakan Papan Ouija saat mengonsumsi alkohol dan/atau narkoba. Jika tidak, Anda mungkin menarik perhatian roh-roh negatif.
  • JANGAN PERNAH meminta roh untuk membuktikan keberadaannya; melakukan hal itu dapat membuat roh-roh jahat masuk ke rumah Anda.
  • Keberadaan hantu, iblis, dan makhluk-makhluk supernatural diperdebatkan. Jangan percaya begitu saja.
  • Sebelum Anda menggunakan Papan Ouija Anda, telusuri ‘cerita-cerita Papan Ouija’ di Google dan bacalah beberapa, hanya untuk memastikan Anda ingin berhubungan dengan “dunia lain.”


Iklan

Hal yang Anda Butuhkan

  • Papan Ouija dan planchette
  • Satu atau dua orang teman (Jangan pernah sendirian saat bermain Ouija)
  • Lilin-lilin putih atau lampu remang-remang
  • Kemenyan atau dupa (tidak wajib)

Tentang wikiHow ini

Staf wikiHow
Disusun bersama :
Staf Penulis wikiHow
Artikel ini disusun oleh tim penyunting terlatih dan peneliti yang memastikan keakuratan dan kelengkapannya.

Tim Manajemen Konten wikiHow memantau hasil penyuntingan staf kami secara saksama untuk menjamin artikel yang berkualitas tinggi. Artikel ini telah dilihat 73.412 kali.
Daftar kategori: Filsafat dan Agama
Iklan