X
wikiHow adalah suatu "wiki", yang berarti ada banyak artikel kami yang disusun oleh lebih dari satu orang. Untuk membuat artikel ini, 32 penyusun, beberapa di antaranya anonim, menyunting dan memperbaiki dari waktu ke waktu.
Artikel ini telah dilihat 6.113 kali.
Menindik bagian tubuh adalah sebuah tren yang sangat populer dalam beberapa tahun belakangan ini. Namun, kebanyakan orang menindik tanpa benar-benar tahu cara membersihkan atau merawatnya. Beberapa tips berikut ini akan membantu Anda merawat tindikan dengan baik.
Langkah
-
1Hindari menyentuh tindikan atau area di sekitarnya, setidaknya selama 24 jam selepas menindik. Walaupun sudah lewat dari 24 jam, Anda harus selalu membersihkan tangan sebelum menyentuh tindikan. Benda-benda asing seperti minyak pada tangan dan kotoran bisa mengganggu proses penyembuhan tindikan dan menimbulkan infeksi. Jangan pernah menyentuh tindikan kecuali untuk membersihkannya.
-
2Anda harus mengetahui tanda-tanda penyembuhan yang normal. Meski Anda tetap harus ekstra waspada, mengetahui tanda-tanda penyembuhan tindikan yang normal akan meringankan beban pikiran mengenai infeksi serta mencegah Anda membersihkannya secara berlebihan. Berikut beberapa gejala penyembuhan tindikan yang normal:
- Area kulit yang ditindik menjadi peka, bengkak, berdarah, dan memar. Bagian yang baru ditindik memang pasti akan berdarah dan bengkak. Hal ini juga sering kali menyebabkan kulit menjadi peka dan memar. Keempat gejala di atas wajar jika terjadi dalam intensitas yang sedang. Namun, Anda harus menghubungi staf penindik yang menindik Anda apabila gejala tersebut berlangsung secara berlebihan, atau apabila pendarahan serta memar tidak menghilang selama lebih dari seminggu setelah Anda ditindik (Anda harus tahu bahwa tindikan yang dilakukan pada bagian genitalia memang bisa menyebabkan perdarahan bebas selama beberapa hari pertama).
- Perubahan warna dan gatal-gatal. Gatal-gatal merupakan gejala yang umum terjadi pada proses penyembuhan, yang sebagian disebabkan oleh pertumbuhan kulit yang baru. Sering kali perubahan warna ini disebabkan oleh cairan kuning keputihan (getah bening) yang keluar dari lubang tindikan dan Anda tidak perlu mencemaskannya. Namun, Anda harus segera menghubungi penindik apabila Anda mulai melihat adanya nanah di sekitar lubang tindikan.
-
3Pilih kebiasaan perawatan yang harus dilakukan setelah pemasangan tindikan, dengan metode yang telah disetujui. Hampir semua penindik profesional menyarankan penggunaan larutan garam laut untuk merendam tindikan sebanyak 1-2 kali sehari selama beberapa minggu setelah pemasangan tindikan.[1] Apabila metode yang Anda gunakan mulai membuat kulit di sekitar tindikan mengalami iritasi, tanyakan soal penggunaan metode lainnya pada penindik.
- Larutan saline (garam) lebih mudah digunakan pada beberapa jenis tindikan tertentu. Untuk tindikan pada daun telinga, Anda cukup mencelupkan tindikan tersebut ke dalam secangkir air garam yang hangat. Untuk tindikan pada pusar, balikkan secangkir kecil larutan saline dengan cepat di atasnya untuk menciptakan vakum agar tindikan tersebut bisa terendam. Untuk kebanyakan jenis tindikan lainnya, cara yang efektif adalah dengan merendam kasa atau tisu kertas yang bersih ke dalam larutan saline, lalu tempelkan pada tindikan.
- Anda harus memastikan larutan tersebut masuk sampai ke dalam lubang tindikan, bukan hanya di sekitar tindikannya. Walaupun anting pada tindikan sebaiknya tidak diputar, Anda harus menyebarkan larutan saline sampai cukup dekat dengan anting untuk memastikan larutan bisa masuk ke salam lubang tindikan. Bila tidak, risiko infeksi bisa terjadi di dalam lubang tindikan.
- Pakailah larutan saline yang dikemas dalam bentuk botol semprot. Anda bisa menggunakan semprotan ini sebagai pengganti atau tambahan perawatan dengan rendaman saline. Tanyakan keuntungan masing-masing metode pada penindik. Ada beberapa semprotan saline di pasaran yang bisa Anda beli di apotek mana pun.
- Ada juga beberapa orang yang memilih untuk membersihkan tindikan dengan air hangat serta sabun yang lembut. Apabila Anda memilih melakukan metode ini, bersihkan tindikan tidak lebih dari 1-2 kali sehari. Cara terbaik untuk melakukannya adalah membersihkan tindikan pada saat Anda mandi: tuangkan setetes sabun cair lembut lalu bersihkan tindikan dengan perlahan. Bilas sabun setelah 15-30 detik.
- Hindari menggunakan produk dan metode yang berbahaya. Ada beberapa cara membersihkan tindikan yang harus Anda hindari meski cara tersebut kelihatannya efektif.
- Membersihkan secara berlebihan. Hal ini sangat mungkin terjadi. Batasi jadwal membersihkan tindikan menjadi 2 kali dalam sehari guna mencegah kekeringan dan iritasi.
- Menggunakan sabun yang keras dan produk antibakteri seperti Betadine dan hidrogen peroksida. Produk-produk ini bisa merusak sel-sel yang sedang dalam masa pemulihan serta mengeringkan area tindikan, sehingga menyebabkan serpihan kulit jadi menumpuk. Atas alasan inilah Anda juga harus menghindari penggunaan alkohol murni yang banyak tersedia di apotek.
- Salep. Obat salep menghalangi aliran udara yang diperlukan dan akan memperlambat proses penyembuhan tindikan.
-
4Bersihkan kerak yang menumpuk. Cairan yang jernih dan berwarna kekuningan biasanya akan keluar dari lubang tindikan sebagai bagian dari proses penyembuhan. Namun, jika tidak dibersihkan secara setiap hari, cairan ini akan mengeras di sekitar tindikan, sehingga lubangnya menegang. Pastikan Anda membersihkan cairan ini secara rutin dn bertahap. Anda bisa membasahi handuk atau cotton buds dengan larutan saline lalu gosokkan pada area tersebut. JANGAN PERNAH membersihkan kerak dengan kasar.
- Apabila Anda menggunakan cotton buds, pastikan ujungnya benar-benar terendam pada larutan saline dan tidak ada serat yang mencuat. Hal ini penting untuk mencegah serat agar tidak tersangkut pada tindikan. Jika serat tersangkut, segera keluarkan serat tersebut untuk mencegah iritasi. Jangan pernah memakai kapas. Jangan pula membersihkan kerak di sekitar tindikan dengan jari tangan — sentuhan seperti ini bisa mengakibatkan infeksi.
-
5Mandilah di bawah pancuran air untuk membersihkan tindikan – aliran air yang langsung diarahkan pada tindikan bisa menghilangkan kotoran/membuat keraknya terlepas. Berhati-hatilah pada area di sekitar tindikan dan berkonsultasilah pada penindik tentang jenis sampo dan sabun yang bisa Anda gunakan ketika mandi.
- Jangan mandi berendam pada beberapa minggu pertama setelah tindikan dipasang. Bak mandi cenderung menjadi tempat bersarangnya bakteri yang bisa saja masuk dan terperangkap di dalam lubang tindikan dan menyebabkan infeksi. Apabila Anda harus melakukannya, bersihkan bak mandi Anda terlebih dahulu dengan baik sebelum merendam tubuh ke dalam air. Bilas dan bersihkan tindikan pada saat Anda keluar dari bak mandi.
-
6Segera tangani trauma pada area tindikan. Jangan pernah menyentuh atau bermain dengan tindikan, kecuali Anda perlu membersihkannya. Jangan pula menggesek atau menangani tindikan dengan kasar dan membuat tindikan bersentuhan dengan mulut atau cairan tubuh orang lain. Jika Anda memiliki tindikan di bagian tubuh, kenakan pakaian yang longgar sampai tindikan sembuh. Apabila Anda memiliki tindikan di telinga, ikatlah rambut Anda sedemikian rupa sehingga helaiannya tidak akan tersangkut pada tindikan.
-
7Jauhkan diri dari sumber air yang kotor seperti kolam renang, danau, bak air panas, serta sumber air lainnya yang bisa membahayakan sampai tindikan sembuh. Sama halnya seperti bak mandi, tempat-tempat seperti ini merupakan tempat bersarangnya bakteri yang bisa menyebabkan infeksi pada tindikan. Apabila Anda harus berenang, pakailah plester antiair.
-
8Bersabarlah. Ingat, proses penyembuhan tindikan dimulai dari luar ke dalam. Oleh karena itu, mungkin tindikan sudah terlihat sembuh walaupun sebenarnya belum. Mengganti atau melepaskan anting tindikan bisa menyebabkan lubang tindikan robek, dan Anda akan terpaksa mengulang kembali proses penyembuhannya dari awal.
- Jangan pernah menggeser anting tindikan dengan paksa. Bila Anda jarang membersihkan tindikan, mungkin sekresi berbau akan menumpuk di dalam lubang tindikan sehingga Anda kesulitan untuk menggeser antingnya. Daripada memaksa menggeser anting dan merobek bagian dalam kulit yang sudah sembuh, lebih baik Anda terus membersihkan tindikan sampai anting tindikannya bisa mulai dilepaskan dengan mudah.
-
9Tidurlah di atas seprai bersih. Rajin-rajinlah mengganti seprai dan sarung bantal. Kenakan selalu pakaian yang bersih dan sejuk pada saat tidur. Aliran udara yang baik dapat membantu mengalirkan oksigen pada tindikan, sehingga lukanya bisa sembuh dengan baik dan lebih cepat.
-
10Jagalah kesehatan. Sama halnya seperti jenis luka lainnya, proses penyembuhan baru bisa terjadi dengan lebih cepat apabila tubuh tidak bekerja melawan infeksi dan masalah kesehatan lainnya. Jadi, menjaga kesehatan dan kebahagiaan tubuh serta pikiran juga berpengaruh baik bagi penyembuhan tindikan.
- Berolahragalah. Anda boleh berolahraga selama tindikan sedang dalam proses penyembuhah (hanya dengan beberapa pengecualian). Pastikan Anda membersihkan keringat yang mungkin terakumulasi pada tindikan dan memperhatikan kebutuhan tubuh.
- Hindari konsumsi zat-zat kimia berbahaya untuk bersenang-senang, termasuk minuman beralkohol, kafeina, dan nikotin.
- Hindari stres, Tingkat stres yang terlalu tinggi dalam hidup juga akan berdampak pada tubuh dan memperlambat proses penyembuhan.
-
11Perhatikan dengan saksama tanda-tanda tindikan yang terinfeksi. Tindikan yang sembuh dengan baik seharusnya tidak bermasalah, kecuali tindikan tersebut terdorong, tertarik, atau mengalami hal serupa lainnya. Jika tindikan terasa sakit, bengkak, serta mengeluarkan cairan, hubungi penindik. Bila tidak, Anda berisiko kehilangan tindikan atau merusak tubuh.Iklan
Peringatan
- Apabila infeksi pada tindikan menjadi semakin parah, JANGAN melepasnya. Hubungi penindik secepat mungkin. Melepas anting tindikan akan menutup satu-satunya jalan keluar infeksi.
- Anda harus memastikan bahwa Anda mengetahui perawatan yang tepat untuk tindikan. Perawatan setelah pemasangan tindikan dan lama penyembuhannya bervariasi, tergantung dari jenis-jenis tindikan. Namun, ada beberapa prinsip umum yang dapat digunakan untuk semua jenis tindikan.
- Jangan menggunakan hidrogen peroksida atau alkohol untuk membersihkan tindikan. Bahan-bahan ini akan membuat kulit di sekitar tindikan menjadi kering.
- Jika terjadi pembengkakan besar dan Anda merasa kesakitan, lubang tindikan mulai mengeluarkan nanah berwarna abu-abu/hijau atau cairan lainnya yang berbau, segera kunjungi penindik secepat mungkin.
Iklan
Hal yang Anda Butuhkan
- Larutan saline
- Garam laut
Referensi
Tentang wikiHow ini
Iklan

















