Artikel ini disusun bersama Andres Matheu. Andres Matheu adalah Pemilik Hömm Certified Painting Systems, usaha pengecatan interior dan eksterior rumah di Washington, DC Metro area. Andres memberikan layanan, khususnya pengecatan interior dan eksterior rumah, konsultasi warna, pengecatan rak, pencopotan kertas tembok, dan pemasangan lantai epoxy, dll. Berpredikat sebagai Firma Besertifikasi Keamanan EPA Lead, Hömm Certified Painting Systems mendapat penghargaan Best of Houzz 2019 Service, Angie's List Super Service Award 2019, dan Best Home Experts (painters) dari Northern Virginia Magazine pada 2018.
Artikel ini telah dilihat 8.627 kali.
Saat Anda selesai mengecat sendiri perabotan atau dinding rumah Anda, mungkin masih ada cat yang tidak habis dan harus dibuang. Anda dapat memilih untuk menggunakannya lagi kelak atau mendaur ulangnya sesuai dengan jenis cat itu. Jika tidak, Anda harus membuangnya sebagai limbah berbahaya. Baca lebih lanjut untuk mengetahui cara membuang cat dengan aman.
Langkah
Metode 1
Metode 1 dari 2:Membuang Cat Lateks
-
1Pertimbangkan menyimpan cat lateks untuk digunakan lagi kelak. Cat lateks dapat disimpan, dicampur dan digunakan lagi pada kegiatan mengecat Anda berikutnya. Mungkin warnanya akan sedikit berubah, tetapi masih dapat bermanfaat sebagai cat dasar yang tidak terlihat pada permukaan interior. [1]
- Tutup rapat kaleng cat yang tersisa dan simpan secara terbalik di tempat yang kering dan sejuk.
- Pastikan cat itu disimpan jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
- Jika Anda masih ingin memakai cat dengan warna yang sama lagi, pastikan untuk menulis nama spesifik cat dengan spidol permanen pada tutupnya.
- Cat bisa digunakan hingga 5 tahun. Jadi, pastikan untuk memeriksa kondisi cat sebelum dibuang.
-
2Temukan program daur ulang cat di lingkungan Anda. Mungkin ada orang lain yang membutuhkan dan ingin memanfaatkan cat sisa milik Anda. Carilah informasi mengenai program serupa di daerah atau lingkungan Anda.
- Pengumpul sampah, sekolah-sekolah dan pemerintah daerah kadang menyelenggarakan program untuk mengumpulkan cat sisa, mencampurnya, dan menggunakannya pada proyek-proyek di lingkungannya.
-
3Buang cat sisa jika Anda tidak dapat mendaur ulangnya. Jika Anda benar-benar sudah tidak membutuhkan cat itu dan Anda tidak bisa menemukan satu pun program daur ulang cat, buanglah cat itu dengan menempatkannya pada sebuah wadah plastik yang diisi dengan tanah liat untuk tempat kotoran kucing atau dengan potongan-potongan kertas. Biarkan mengering dan buang bersama sampah Anda yang lain. Cat lateks tidak termasuk golongan limbah beracun, sehingga tidak perlu dibawa ke tempat pengolahan limbah beracun.
- Jangan pernah membuang cat ke saluran air. Cat dapat merusak pipa dan mencemari air.
- Jangan membuangnya ke tanah. Cat memiliki sifat berbahaya bagi tanah.
- Jika Anda perlu membuang banyak sekali cat lateks, pertimbangkan untuk membeli pengeras cat bekas. Secangkir bubuk pengeras yang dicampurkan pada satu galon cat akan membuatnya mengeras dalam beberapa jam.
-
4Daur ulang kaleng cat kosong. Keringkan kaleng cat kosong hingga sempurna kemudian daur ulang bersama logam lainnya.
- Jika Anda masih memiliki dua setengah sentimeter atau lebih cat kering yang tersisa di dalam kaleng cat, buang cat bersama kalengnya ke tempat sampah. [2]
Iklan
Metode 2
Metode 2 dari 2:Membuang Cat Berbahan Dasar Minyak
-
1Periksa labelnya untuk melihat apakah ada timah atau bahan berbahaya lainnya yang terkandung dalam cat. Cat produksi lama biasanya mengandung bahan yang memerlukan penanganan limbah berbahaya.
-
2Buka tutup kaleng dan biarkan cat mengering di dalamnya oleh udara. Untuk mempercepat pengeringan, campurkan bahan penyerap ke dalam cat seperti tanah liat untuk tempat kotoran kucing, sisa gergajian kayu, atau sisa campuran semen.
- Jangan membuang cat berbahan dasar minyak ke saluran air atau ke atas tanah. Cat ini tergolong limbah berbahaya sehingga membuangnya dengan cara seperti itu adalah melanggar hukum.
-
3Bawa kaleng cat yang tersisa ke fasilitas pengolahan limbah berbahaya. Kunjungi search.earth911.com/?what=Paint dan masukkan kode pos Anda untuk menemukan lokasi fasilitas terdekat.Iklan
Peringatan
- Kaleng berisi cat cair yang dibuang ke tempat sampah dapat menjadi berlepotan saat truk sampah mengepres kaleng dan cat menyembur ke luar. Ini adalah alasan utama mengapa banyak pemerintah daerah mensyaratkan agar cat dikeringkan lebih dahulu sebelum dibuang ke tempat sampah.
- Adalah melanggar hukum dan kurang bermoral jika Anda menyelipkan cat sisa di antara sampah rumah tangga atau menaruhnya di tempat sampah orang lain. Jika Anda membuangnya bersama sampah orang lain, berarti Anda mencuri hak pembersihan sampah, dan Anda dapat dikenakan denda yang tinggi. Cat yang dibuang dengan cara yang tidak semestinya dapat berbahaya bagi lingkungan dalam waktu yang lama.

















