X
wikiHow adalah suatu "wiki", yang berarti ada banyak artikel kami yang disusun oleh lebih dari satu orang. Untuk membuat artikel ini, penyusun sukarela menyunting dan memperbaiki dari waktu ke waktu.
Artikel ini telah dilihat 2.467 kali.
Tanaman begonia yang memiliki umbi memiliki bunga seperti mawar dengan beragam warna. Tanaman ini mulai tumbuh dari umbi, yang banyak disebut sebagai bulbs, dan harus ditanaman di awal musim semi. Penggemar berkebun suka sekali begonia, karena tidak seperti kebanyakan tanaman berbunga lainnya, tanaman ini lebih suka peneduh dibanding sinar matahari. Setelah mereka berkecambah, begonia akan tumbuh baik dengan mudah di banyak area dengan beragam iklim.
Langkah
Bagian 1
Bagian 1 dari 3:Mulai Menanam Begonia
Bagian 1
-
1Beli umbi di pertengahan musim dingin. Karena begonia perlu ditanaman di awal musim semi, waktu yang terbaik untuk mendapatkan tanaman yang bagus adalah selama musim dingin. Ada ratusan jenis yang bisa dipilih, tapi semua begonia berumbi memerlukan perawatan yang sama. Anda mungkin bisa melihat katalog atau cari secara daring untuk menentukan jenis begonia yang ingin Anda tanam.
- Adalah lebih dari seribu jenis begonia yang kita kenali, dan tidak semuanya memiliki umbi. Begonia kategori lain memerlukan perawatan yang berbeda.[1]
- Bunga begonia tersedia dalam beragam ukuran dari sekitar 1,25 cm hingga hampir 30 cm. Tersedia dalam hampir semua warna kecuali biru.
- Jenis begonia yang menjuntai ke bawah, seperti begoniaillumination, sempurna untuk di tanam di keranjang gantung, karena mereka akan tumbuh tumpah melalui pinggiran keranjang dan terus ke bawah. Jenis yang berdiri tegak seperti begonia nonstop, tumbuh hingga tingginya sekitar 30 cm.[2]
-
2Mulai menanam begonia di dalam ruangan satu bulan sebelum cuaca beku terakhir. Di area mana saja yang iklimnya memiliki suhu yang cukup rendah hingga menyebabkan kebekuan, Anda perlu mulai menanam begonia di dalam ruangan. Bila Anda tinggal di daerah yang iklimnya tropis yang tidak pernah mengalami cuaca beku, Anda bisa langsung menanamnya di tanah.
-
3Tanaman begonia di dalam pot-pot kecil atau baki. Beli campuran tanah untuk pot yang drainasenya sangat baik. Lembapkan campuran tanah dengan memasukkannya ke dalam ember dan campur dengan air hingga lembap tapi tidak basah. Masukkan tanah ke dalam pot atau flat yang Anda akan gunakan untuk mulai menanam begonia, sisakan ruang 1,25 cm dari bibir pot. Tanah umbi begonia dengan sisi berongga menghadap ke atas, beri jarak 7,5 cm antara satu sama lain. Tutup dengan campuran tanah setebal 1,25 cm.
- Gunakan pot berdiameter 15,2 cm untuk menanam dua umbi berdiameter 2,5 hingga 7,6 cm atau satu umbi yang lebih besar. Gunakan pot atau keranjang berdiameter 25,4 cm untuk menanam tiga umbi kecil.
- Bila Anda tidak yakin campuran tanam pot yang perlu dibeli, beli media tanam tanpa tanah dan campur 3 bagian media tersebut dengan 1 bagian pasir bahan bangunan.[3] Ini akan menjadi drainase yang tepat untuk begonia.
- Tangani umbi dengan hati-hati, karena umbi mungkin tidak berkecambah bila lecet atau rusak. Cari tunas merah jambu kecil atau bekas luka tangkai lama bila umbi terlihat tidak memiliki rongga. Bagian tersebut menandakan bagian atasnya, dan harus menghadap ke atas.
- Pastikan pot atau baki yang Anda gunakan memiliki lubang drainase.
-
4Letakkan baki atau pot di ambang jendela yang terkena sinar matahari dan tunggu hingga tanaman berkecambah. Umbi perlu sinar terang, tapi harus berupa sinar tidak langsung karena bila langsung umbi bisa kepanasan. Jaga tanah tetap lembap, tapi tidak basah, selama sekitar satu bulan. Umbi harus berkecambah dalam dua hingga empat minggu, dan siap ditanam ketika cuaca beku terakhir sudah berlalu.
- Jaga suhu ruangan pada 21 derajat Celsius atau lebih tinggi. Suhu yang lebih rendah bisa mencegah umbi berkecambah.[4]
- Bila kecambah umbi tumbuh hingga lebih dari 5 cm tingginya sebelum tanah yang beku mencair dan belum bisa digunakan untuk menanam, pindahkan kecambah ke pot yang lebih besar agar tanaman tersebut memiliki ruang yang cukup untuk terus tumbuh. Anda hanya perlu pot yang tidak lebih besar dari 30 cm diameternya. Bila Anda berencana menanam begonia dalam pot, Anda hanya perlu memindahkannya ke dalam pot yang lebih besar yang Anda sudah rencanakan untuk menanam begonia tersebut.
Iklan
Bagian 2
Bagian 2 dari 3:Menanam Begonia
Bagian 2
-
1Siapkan lahan untuk menanam. Begonia perlu ditanam di area yang mendapatkan peneduh sebagian. Sedikit sinar matahari akan baik untuk begonia, namun terlalu banyak sinar matahari bisa mencegahnya berbunga. Area yang mendapatkan sinar matahari di awal pagi atau di akhir sore adalah yang terbaik, karena sinar matahari tidak terlalu kuat pada dua waktu tersebut. Cari tempat yang tidak terkena angin, agar bunga yang ringkih tidak tertiup angin saat tanaman berbunga.
- Bila Anda ingin terus menanam begonia dalam pot, pindahkan keluar ruangan di area yang mendapatkan peneduh sebagian dan tidak terkena angin.
- Bila tanahnya kering atau drainasenya tidak baik, gemburkan hingga kedalaman sekitar 12,5 cm kemudian campur tanah dengan bahan organik untuk memastikan area tersebut memiliki drainase yang baik.
-
2Tanam begonia yang telah berkecambah. Gali lubang sekitar 5 cm, beri jarak sekitar 15 cm antara satu tanaman dengan yang lain. Masukkan begonia ke dalam lubang dan tepuk tanah sekitar umbi perlahan. Umbi harus ditutup dengan tanah dengan ketebalan tidak lebih dari 2,5 cm, baik di tanam di tanah atau di dalam pot.[5]
-
3Siram begonia saat tanah terasa kering. Masukkan jari Anda ke dalam tanah untuk memeriksa apakah tanahnya lembap. Bila kering, siram begonia dengan baik. Coba jaga agar air tidak mengenai daun karena bisa menimbulkan jamur. Saat tangkai tumbuh lebih tinggi, siram air ke dekat dasar tanaman saja.
- Bila Anda menyiram begonia dalam pot, siram hingga air mengalir keluar dari lubang drainase, dan langsung buang air yang tertampung dalam baki atau piring alas pot.
- Untuk menghasilkan bunga yang paling besar dan terang warnanya, Anda juga bisa memberi begonia pupuk dua minggu sekali berupa pupuk untuk tanaman berbunga dan ikuti cara pemupukan yang dilampirkan pada bungkus pupuk.
-
4Petik bunga begonia yang mati secara teratur. Tanaman akan berbunga selama musim tumbuh, jadi jaga terus dan petik bunga yang mati atau layu. Ini akan mengarahkan energy tanaman untuk menghasilkan bunga-bunga baru.
-
5Pasang pancang pada begonia bila diperlukan. Jenis yang lebih tinggi bisa tumbuh sangat besar hingga condong ke bawah, dan memasang pancang bisa mencegahnya patah. Letakkan tinga bamboo ata panjang lain ke dalam tanah beberapa sentimeter dari tangkai utama. Rekatkan pada tangkai menggunakan benang lilit untuk taman. Saat tanaman tumbuh, Anda mungkin perlu menambahkan ikatan agar tanaman tidak condong ke bawah. [6]Iklan
Bagian 3
Bagian 3 dari 3:Merawat Begonia sebagai Tanaman Abadi (Perennial)
Bagian 3
-
1Kurangi penyiraman secara bertahap. Saat musim gugur mulai berakhir di bulan November, kurangi menyiram sedikit demi sedikit hingga tidak menyiram sama sekali. Ini bisa membantu begonia masuk tahap dorman di musim dingin. Anda bisa melakukan langkah ini terhadap begonia yang ditanam di luar atau di dalam pot.
- Bila Anda tinggal di daerah beriklim panas, begonia tidak perlu dipaksa dorman, karena begonia akan selamat selama musim dingin di luar ruangan karena suhunya tidak terlalu dingin. Pangkas begonia untuk menghadapi musim dingin. Begonia akan tumbuh lagi di awal musim semi.
-
2Gali umbi dari tanah. Gunakan sekop untuk mengeluarkan umbi bersama tanah yang mengelilinginya. Letakkan di jendela yang terkena sinar matahari atau di garasi selama satu minggu agar umbi kering dan awet. Simpan umbi dalam baki terbuka yang dilapisi humus gambut atau pasir, di tempat yang sejuk dan kering sepanjang musim dingin.[7]
- Menggali umbi keluar dari tanah tidak perlu dilakukan bila Anda tinggal di tempat yang tanahnya tidak pernah membeku.
-
3Tanam lagi umbi di awal musim semi. Tanam seperti Anda mulai menanamnya di awal, bantu berkecambah di dalam ruangan di awal musim semi dan pindahkan ke luar setelah cuaca beku sudah berlalu dan tanah telah mencair.Iklan
Peringatan
- Jangan biarkan pot berisi umbi begonia terlalu basah. Umbi atau tangkai baru bisa busuk bila terlalu basah.
- Iklim yang terlalu panas dan lembap tidak baik untuk begonia berumbi.
Iklan
Hal yang Anda Perlukan
- Umbi begonia
- Pot
- Media tanam
- Pupuk untuk tanaman berbunga
Referensi
- ↑ http://www.gardeners.com/how-to/growing-begonias/7126.html
- ↑ http://www.gardeners.com/how-to/growing-begonias/7126.html
- ↑ http://www.whiteflowerfarm.com/growing-tuberous-begonias.html
- ↑ http://www.gardeners.com/how-to/growing-begonias/7126.html
- ↑ http://www.whiteflowerfarm.com/growing-tuberous-begonias.html
- ↑ http://www.whiteflowerfarm.com/growing-tuberous-begonias.html
- ↑ http://www.whiteflowerfarm.com/growing-tuberous-begonias.html
- Hogan, Sean, Flora, Portland, Oregon, Timber Press, 2003 pg.224-227
- Editors, Sunset Magazine, Sunset National Garden Book , Menlo Park, CA, Sunset Books, 1997 pg. 206-207
Tentang wikiHow ini
Iklan
















