wikiHow adalah suatu "wiki", yang berarti ada banyak artikel kami yang disusun oleh lebih dari satu orang. Untuk membuat artikel ini, 116 penyusun, beberapa di antaranya anonim, menyunting dan memperbaiki dari waktu ke waktu.
Artikel ini telah dilihat 65.731 kali.
Ada banyak alasan untuk mencukur bulu kaki, dan ada banyak juga alat dan cara untuk melakukannya. Mungkin Anda hanya ingin kaki Anda halus dan terlihat cantik. Atau mungkin Anda adalah pembalap sepeda profesional sehingga perlu memaksimalkan aerodinamika Anda. Apapun alasannya, faktanya proses mencukur bulu kaki adalah suatu hal yang canggung dengan sedikit kesulitan dan bahaya. Cara terbaik untuk mencukur kaki Anda bergantung pada seberapa banyak bulu yang ingin Anda cukur, seberapa cepat bulu Anda tumbuh, dan bagaimana Anda diajarkan (jika Anda pernah diajarkan). Jika Anda memerlukannya, kami bisa membantu Anda. Bacalah selengkapnya untuk mengetahui tips mendapatkan kaki yang halus dan lembut.
Langkah
Metode 1
Metode 1 dari 4:Pisau Cukur Sekali Pakai
-
1Periksa pisau cukur Anda. Pastikan bersih, tajam dan tidak rusak. Jika rambut Anda sangat tipis, Anda bisa menggunakan pisau yang sama untuk beberapa kali penggunaan. Tapi jika rambut Anda tebal, Anda mungkin hanya bisa menggunakanya satu atau dua kali. Jika Anda tidak yakin, setelah Anda merasa pisau cukur mulai menarik bulu kaki Anda, maka inilah saatnya mengganti pisau cukur Anda dengan yang baru.
-
2Mandi. Mandilah seperti biasanya sebelum bercukur. Biarkan rambut dan kulit Anda basah selama sekitar dua hingga empat menit, tapi tidak terlalu lama di dalam air panas sehingga folikel rambut Anda terbuka, sehingga Anda tidak bisa mencukur sampai ke ujung bulu Anda.
-
3Duduk. Jika Anda sedang mandi, duduklah di ujung bak mandi, angkat salah satu kaki Anda ke diding, tekuk sehingga Anda bisa menyentuh pergelangan kaki Anda dengan mudah.
-
4Oleskan krim pencukur atau krim kulit yang larut air. Cobalah mencari produk yang mengandung pelembab. Kandungan emolien akan membantu menghaluskan kulit, dan pilihlah produk tanpa parfum sehingga mengurangi resiko iritasi kulit. Menggunakan krim kulit larut air mungkin akan terasa lebih nyaman bagi kulit Anda dibandingkan dengan krim pencukur biasa; krim kulit juga membuat Anda tidak harus membeli produk cukur rambut khusus.
-
5Mulai mencukur pergelangan kaki Anda. Mulai pada bagian paling bawah kaki Anda, dan dengan gerakan panjang ke atas cukur bulu kaki Anda. Jangan terburu-buru, hal yang lebih penting adalah membuat gerakan yang halus dan rata. Bilas pisau cukur Anda setelah beberapa saat - gunakan air panas lebih baik - untuk membersihkan dan menyingkirkan bulu yang menyumbat pisau, dan untuk memastikan pisau Anda selalu basah.
- Gerakkan pisau cukur Anda hingga ke paha, cukur juga bagian dalam dan luar paha Anda. Jangan lupa untuk membilas pisau cukur setiap beberapa saat.
-
6Cukur kaki Anda. Dengan hati-hari, ulangi proses yang sama untuk kaki Anda yang lain - oleskan krim, cukur halus dan bilas. Cukur ujung kaki Anda, dan bagian atas telapak kaki Anda. Kulit telapak kaki Anda lebih tipis dibandingkan kulit kaki Anda yang lainnya, jadi berhati-hatilah agar tidak terluka.
-
7Bilas. Setelah selesai mencukur satu kaki, bilaslah. Dan ulangi proses yang sama pada kaki Anda yang lain.
-
8Periksa bagian yang belum tercukur. Gerakkan ujung jari Anda ke seluruh bagian kaki yang perlu Anda periksa. Jika ada bagian yang terlewat maka cukurlah bagian tersebut, kemudian lanjutkan pemeriksaan Anda. Setelah Anda puas dengan hasilnya, bilas kedua kaki Anda, keringkan dengan handuk, dan nikmati kaki Anda yang halus.
-
9Beri pelembab. Gunakan minyak atau lotion setelah cukur, atau bahan obat lain untuk menenangkan kulit Anda, dan kurangi bintik kemerahan yang timbul akibat bercukur.Iklan
Metode 2
Metode 2 dari 4:Pisau Cukur Elektrik
-
1Cuci kaki Anda. Lembabkan kaki Anda dan berdiri tegak, bersiaplah untuk bercukur.
-
2Pastikan pisau cukur Anda bersih dan tajam. Pencukur yang kotor tidak akan mencukur sebaik pencukur bersih, dan bisa menarik bulu Anda sehingga terasa sakit dan akan meninggalkan bekas kemerahan. Selalu gunakan pencukur yang bersih!
-
3Tekan perlahan pencukur ke kaki Anda. Pastikan seluruh bagian kepala pencukur bersentuhan dengan kaki Anda. Dengan begitu, Anda bisa mencukur hingga ke ujung bulu dengan sedikit luka.
- Anda tidak perlu menekan terlalu kuat saat bercukur - tekan lembut, dan biarkan pencukur bergerak mencukur bulu Anda. Jika Anda menekan terlalu kuat, Anda akan membuat bulu menjadi rata, sehingga hasilnya tidak akan rata dan bergelombang. Hal ini juga akan membuat pisau cukur tumpul lebih cepat.
- Sentuhan lembut akan mempermudah proses mencukur dan menghindari iritasi kulit.
-
4Pegang pisau cukur rata di atas kulit Anda. Memegangnya dengan sudut tertentu akan menyebabkan iritasi kulit dan sisa bulu.Iklan
Metode 3
Metode 3 dari 4:Waxing
-
1Tumbuhkan bulu Anda. Agar bisa bekerja, bulu Anda perlu cukup panjang agar wax bisa melekat ke kaki Anda. Biarkan bulu kaki Anda tumbuh hingga paling tidak sepanjang 1 cm.
-
2Eksfoliasi kulit. Beberapa hari sebelum melakukan waxing, gunakan scrub tubuh untuk mengeksfoliasi kulit Anda. Lakukan ini sebelum waxing untuk mencegah masalah iritasi kulit.
-
3Bedaki kaki Anda. Saat sebelum waxing, taburkan bedak atau bedak bayi ke kaki Anda. Bedak akan menyerap minyak dari kulit Anda, dan membuat wax menempel lebih udah di bulu kaki.
-
4Panaskan. Panaskan wax seperti petunjuk dalam kemasanya. Pastikan untuk tidak memanaskannya dengan suhu yang terlalu tinggi, akibatnya wax akan membat kulit Anda terbakar dan terasa sangat sakit.
-
5Siapkan kursi yang nyaman. Duduklah pada permukaan yang mudah dibersihkan. Proses waxing biasanya akan meninggalkan banyak sisa. Oleskan wax tipis-tipis secara merata. Pegang kuas pada sudut 90° dan oleskan wax searan dengan pertumbuhan bulu. Jangan lupa telapak kaki Anda juga!
-
6Tarik! Pegangi kaki Anda dangan satu tangan dan tarik strip waxing dengan tangan yang lain. Tarik strip berlawanan dengan arah pertumbuhan bulu. Tarik dengan cepat - karena semakin lambat rasanya akan semakin sakit!
- Letakkan tangan Anda sedekat mungkin dengan kulit saat Anda menarik strip. rasa sakitnya akan berkurang. Bersihkan sisa wax.
- Tempelkan kain lembab di atas kaki Anda jika perlu, hal ini akan meredakan iritasi kulit Anda.
-
7Bersihkan sisa wax dari permukaan kulit Anda. rendam bola kapas dengan minyak tubuh dan tempelkan pada kaki Anda.
-
8Oleskan antiseptik. Setelah waxing, gunakan spray antiseptik topikal (yang mengandung asam salisilat) untuk membersihkan area kaki, menghentikan pertumbuhan bulu dan meredakan iritasi.Iklan
Metode 4
Metode 4 dari 4:Penghilang Bulu Kimiawi
-
1Pastikan kulit Anda bebas luka dan cedera. Bahan kimia akan melarutkan keratin di bagian dasar bulu.
- Kulit yang bersih akan membuat proses bercukur lebih mudah dilakukan karena minyak di kulit dan bulu akan menghambat kerja bahan kimia.
- Kulit tanpa luka akan mencegah timbulnya iritasi.
-
2Lembutkan bulu. Tempelkan lap hangat ke kaki Anda untuk melembutkan bulu. Lembabkan bulu kaki Anda selama tiga hingga lima menit. Keringkan setelah selesai.
-
3Oleskan krim dalam jumlah banyak, lapisi seluruh bagian bulu. Jangan oleskan ke kulit Anda. Obat penghilang rambut dirancang bekerja tanpanya.
-
4Ikuti petunjuk dalam kemasan. Biarkan obat ini melapisi bulu kaki selama waktu yang disarankan. Jangan biarkan lebih lama dari yang disarankan - karena dapat mengiritasi kulit Anda bahkan membuatnya terbakar.
- Letakkan jam di dekat Anda agar tidak melewati batas waktunya. Jika kaki Anda terasa terbakar sebelum waktu yang disarankan, bilas dengan air.
-
5Bersihkan. Setelah selesai bersihkan sisa produk dengan mengangkatnya dengan alat plastik jika tersedia dan bilas dengan air.
- Gunakan kain lembab dengan gerakan ke arah bawah. Cara ini akan mengangkat sisa bulu dan membersihkan kaki Anda sekaligus.
-
6Hindari iritasi. Cobalah untuk tidak menggunakan produk atau perawatan yang keras setelah menggunakan krim penghilang bulu selama satu atau dua hari.Iklan
Peringatan
- Jangan bercukur saat kulit kering!
- Hindari luka dan tekan dengan lembut untuk menghindari luka pisau cukur.
- Jika Anda terluka, jangan oleskan lotion yang mengandung parfum ke atasnya, karena akan terasa menyengat.
- Berhati-hatilah pada lutut, pergelangan kaki, jari, pinggul dan bagian tubuh bertulang lainnya untuk menghindari luka pada lapisan atas kulit.
- Jika Anda tidak mengoleskan lotion setelah bercukur, kulit Anda akan kering dan pecah-pecah.
- Jika terluka, cuci luka Anda dan beri plester luka.
- Jangan biarkan orang lain bahkan keluarga Anda menggunakan pisau cukur Anda.
- Jika kulit Anda sensitif, Anda perlu menggunakan sabun yang lembut, jangan gunakan gel cukur untuk menghindari iritasi kulit.
- Gunakan lotion setelah mandi begitu selesai bercukur. Lotion ini akan melembabkan kulit dan membuat kulit Anda tampak cantik.
Hal yang Anda Butuhkan
- Bak mandi
- Pisau cukur
- Gel cukur, krim, sabun atau pisau cukur berlapis gel
- Jika Anda tidak punya salah satu dari pilihan di atas (atau ingin yang lebih murah), Anda bisa menggunakan kondisioner biasa saja.
- Lotion (untuk melembutkan kulit setelah bercukur)















