Menjadi siswa berprestasi bukan berarti harus belajar sepanjang hari dan tidak bersosialisasi! Biasakan memeriksa tugas atau PR setiap kali selesai dikerjakan agar performa belajar meningkat. Selain untuk mengembangkan diri, langkah ini membuat semua hal yang Anda lakukan terasa menyenangkan dan memuaskan. Ingatlah bahwa prestasi belajar yang Anda raih berdampak seumur hidup! Nilai yang tinggi membuat Anda lebih mudah masuk universitas yang baik sehingga bisa mendapatkan pekerjaan yang prospektif. Ingin tahu kiat meraih kesuksesan dalam semua bidang studi? Baca terus artikel ini!

Bagian 1
Bagian 1 dari 4:
Melakukan Hal-Hal Mendasar

  1. 1
    Berusahalah menggali lebih banyak informasi. Jangan berhenti mencari informasi karena merasa puas dengan fakta atau data yang dipelajari di sekolah sebab hal ini tidak meningkatkan kecerdasan. Selain itu, Anda tidak memiliki sarana guna melakukan analisis yang dibutuhkan untuk meraih nilai A. Jika Anda bertekad menjadi siswa berprestasi, hal terpenting yang harus dilakukan adalah mencari penjelasan lebih lanjut. Berusahalah memahami penyebab terjadinya sesuatu dan tujuannya, lalu manfaatkan pengetahuan tersebut untuk memperoleh lebih banyak informasi, bahkan memperkirakan dengan tepat hal-hal yang belum pernah dipelajari.
  2. 2
    Manfaatkan pengetahuan orang lain. Alih-alih menyontek, manfaatkan pengetahuan orang lain dengan mengajak teman, anggota keluarga, dan guru mendiskusikan subjek yang sedang dipelajari. Mintalah mereka memberikan pendapat tentang topik yang dibahas untuk mencari tahu cara mereka mengatasi masalah atau melakukan sesuatu. Dengan membuka wawasan tentang pola pikir dan cara kerja baru, Anda lebih siap mengatasi tantangan akademis.[1]
  3. 3
    Bersikaplah proaktif saat bersekolah. Bergabunglah dalam kelompok belajar. Mintalah bantuan jika diperlukan. Pelajari materi ujian sedikit demi sedikit, alih-alih begadang di malam hari sebelum ujian. Mendapat nilai A bukan hal mudah (semua orang bisa mencapainya kalau mudah) sehingga Anda perlu berjuang untuk meraihnya. Jangan belajar dalam kelompok jika Anda lebih banyak mengobrol daripada belajar. Ingatlah bahwa kelompok belajar dibentuk untuk belajar. Banyak orang melupakan hal ini saat bertemu teman.
  4. 4
    Jagalah kerapian perlengkapan dan ruang belajar. Biasakan menyimpan semua tugas, makalah, PR yang sudah dinilai dalam ordner atau map sesuai tanggal dokumen. Selain mudah dicari, langkah ini sangat bermanfaat saat ujian tiba, terutama untuk mempersiapkan ujian akhir semester. Buatlah jadwal agar tersedia cukup waktu untuk belajar dan tidur malam. Pastikan Anda selalu menyimpan catatan dengan rapi dan berbenah ruang belajar secara teratur.[2]
    • Pelajari materi ujian dan kerjakan PR sedikit demi sedikit. Jika Anda harus mengumpulkan tugas 2 hari dari sekarang, kerjakan sebagian besar di hari pertama lalu tuntaskan di hari kedua. Jika Anda diberi waktu 1 minggu untuk menghafal 10 kata baru, hafalkan beberapa kata setiap hari dan ulangi kata yang sudah dipelajari. Dengan demikian, Anda tidak merasa terbebani dan memiliki banyak waktu untuk belajar sehingga tidak perlu begadang.
    • Siapkan agenda agar Anda bisa langsung mencatat setiap kali guru memberi tahu tenggat tugas atau jadwal tes sehingga Anda tahu apa yang harus dilakukan.
  5. 5
    Pilihlah bidang studi yang Anda minati. Jika memungkinkan, pilihlah bidang studi yang Anda sukai dan bisa menjadi profesi. Performa belajar akan meningkat jika Anda menyukai materi yang dipelajari. Oleh sebab itu, Anda mampu meraih nilai terbaik untuk mata pelajaran favorit.
    • Selain memilih pelajaran favorit, pastikan Anda juga mempelajari pengetahuan lain yang dibutuhkan.
  6. 6
    Sesuaikan jadwal belajar dengan jam badan. Tubuh manusia memiliki jam badan yang berbeda sehingga performa belajar terbaik dicapai pada waktu tertentu. Bagi beberapa orang, pagi hari adalah waktu terbaik untuk belajar. Manfaatkan waktu tersebut untuk mempelajari materi yang harus diprioritaskan dan gunakan sisanya untuk aktivitas lain, misalnya bersosialisasi. Jangan belajar ketika Anda merasa lelah atau mengantuk. Biasakan tidur malam yang nyenyak minimal 8 jam setiap hari.
  7. 7
    Berusahalah mencapai performa belajar terbaik. Selain memahami semua materi yang dipelajari, Anda harus giat belajar dengan membaca berulang-ulang dan menghafal materi secara mendetail sampai Anda yakin bahwa Anda mampu menjawab soal ujian atau tes dengan benar. Jika Anda tidak mengerti pertanyaan yang diajukan, berusahalah memahaminya dengan menulis lalu jawablah soal ujian sebaik mungkin.
    Iklan

Bagian 2
Bagian 2 dari 4:
Belajar dengan Tekun di Kelas

  1. 1
    Perhatikan penjelasan yang guru sampaikan. Banyak yang bisa Anda pelajari hanya dengan menyimak saat guru mengajar. Selain belajar dengan tekun, Anda harus belajar secara cerdas! Berusahalah memahami subjek yang dibahas secara mendetail dan perhatikan baik-baik materi yang guru jelaskan sebelum ujian.
    • Sebelum pergi ke sekolah, sempatkan makan pagi dan mengonsumsi obat atau vitamin sesuai resep dokter (jika diperlukan). Sarapan pagi bernutrisi membuat Anda tetap terjaga dan mampu berkonsentrasi saat beraktivitas sehari-hari.
  2. 2
    Ajukan pertanyaan cerdas. Pastikan Anda mengajukan pertanyaan yang ada relevansinya dengan materi yang sedang dibahas. Jika masih ada materi yang belum Anda pahami, catatlah lalu mintalah kesediaan guru menjelaskan materi tersebut di luar jam pelajaran.
    • Jangan malu bertanya. Murid yang penuh rasa ingin tahu menyenangkan hati guru.
  3. 3
    Bacalah silabus yang sudah dibagikan agar Anda mendapat gambaran tentang materi yang akan dibahas dan subjek yang akan dipelajari.
    • Contohnya, Anda sedang mengikuti mata pelajaran sejarah dan saat ini guru menjelaskan berdirinya negara Indonesia. Oleh karena sudah membaca silabus, Anda tahu bahwa pelajaran berikutnya membahas Perang Dunia II. Dengan demikian, Anda bisa menghubungkan kedua subjek tersebut sehingga lebih memahami materi yang sedang dibahas di dalam kelas.
  4. 4
    Catatlah pelajaran sebaik mungkin. Biasakan mencatat materi yang paling penting lalu lengkapi dengan informasi mendetail. Buatlah ringkasan materi yang baru saja dipelajari agar bisa digunakan saat belajar.[3]
    • Catatlah materi yang belum dipahami lalu tanyakan kepada guru saat ia mengajar atau mintalah waktu untuk berdiskusi setelah pelajaran usai.
  5. 5
    Jangan membolos agar Anda tidak ketinggalan pelajaran sebab hal ini berdampak buruk terhadap nilai. Jika Anda sakit atau tidak bisa mengikuti pelajaran, temui guru untuk menanyakan materi yang dibahas. Selain itu, pinjamlah catatan teman untuk mendapatkan materi yang diajarkan saat Anda tidak masuk sekolah.
  6. 6
    Konsultasikan nilai Anda dengan guru. Mintalah guru memberikan umpan balik tentang performa belajar Anda dan apa sebabnya Anda mendapat nilai rendah. Berusahalah meningkatkan prestasi belajar dan tanyakan kemungkinan memperbaiki nilai dengan mengerjakan tugas tambahan.
    Iklan

Bagian 3
Bagian 3 dari 4:
Belajar dengan Tekun di Rumah

  1. 1
    Kerjakan PR sesuai tenggat. Banyak guru atau dosen yang tidak selalu memeriksa PR. Jadi, Anda perlu memotivasi diri agar tetap mengerjakan PR. Langkah ini membantu Anda memahami materi yang dibahas di dalam kelas dan mengidentifikasi hal-hal yang belum dikuasai. Belajarlah dengan tekun. Jika tidak ada PR, bacalah catatan atau buku pelajaran tentang materi yang baru dijelaskan.
    • Pada umumnya, 10% nilai akhir ditentukan oleh nilai PR, tetapi perhitungan nilai akhir tergantung kebijakan guru.
  2. 2
    Pelajari materi sedikit demi sedikit saat belajar di rumah. Langkah ini membantu Anda menghafal materi sehingga Anda tidak khawatir jika guru mengadakan kuis mendadak atau jadwal ujian sangat dekat.
  3. 3
    Bacalah materi yang akan dibahas di dalam kelas. Saat membaca, catatlah hal-hal yang sulit dipahami.
  4. 4
    Berhentilah mengulur waktu. Jangan begadang hanya untuk mengerjakan tugas, kecuali memang belum selesai dan harus segera dikumpulkan. Jika Anda diberi waktu 2 minggu untuk menulis makalah, mulailah menyusun kerangka dalam minggu pertama lalu selesaikan selama minggu kedua. Manfaatkan akhir pekan untuk menyusun draf makalah lalu selesaikan dengan membuat kesimpulan, mengedit, dan mencetak makalah. Berusahalah menyerahkan makalah kepada guru satu hari sebelum tenggat untuk menunjukkan kesungguhan belajar. Selain itu, Anda bisa merevisi makalah jika guru sempat memeriksanya.
    • Menyelesaikan tugas jauh-jauh hari memberikan Anda kesempatan bertemu guru untuk berdiskusi tentang materi yang sulit dipahami, meminta pengarahan, dan mendapatkan petunjuk guna menyelesaikan tugas. Hal tersebut berperan penting untuk meraih nilai A. Anda mampu memperbaiki nilai dengan memberanikan diri meminta bantuan dan menjalankan nasihat guru.
  5. 5
    Ajarkan materi yang ingin dipelajari kepada orang lain. Carilah tempat yang tenang, misalnya di dalam kamar, kunci pintu, lalu bayangkan Anda sedang mengajarkan materi kepada murid yang belum pernah mempelajarinya. Selain mengukur tingkat pemahaman, langkah ini membuat Anda lebih mengerti materi yang ingin dipelajari. Cara lain, bergabunglah dalam program tutor di sekolah.[4]
  6. 6
    Siapkan tempat khusus untuk belajar. Langkah ini membantu Anda menghindari pengalih perhatian dan berkonsentrasi. Belajar adalah salah satu kebiasaan sehari-hari. Anda lebih mudah berfokus dan menyelesaikan tugas jika mampu membentuk pola pikir bahwa meja atau ruang tertentu digunakan hanya untuk belajar.[5]
  7. 7
    Bacalah lebih banyak materi jika ada waktu. Sisihkan waktu untuk mencari informasi tambahan melalui internet atau membaca buku di perpustakaan tentang subjek yang ingin dipelajari. Guru akan terkesan jika Anda memahami lebih banyak informasi dan mencantumkannya dalam makalah atau lembar jawaban.
  8. 8
    Belajarlah dengan tutor jika memungkinkan. Anda boleh menggunakan berbagai cara lain untuk belajar agar mendapatkan nilai terbaik.
    Iklan

Bagian 4
Bagian 4 dari 4:
Menerapkan Kiat Belajar yang Bermanfaat

  1. 1
    Pelajari metode mencatat materi pelajaran. Apakah Anda kesulitan mencatat materi dengan baik yang bermanfaat saat belajar? Terapkan metode melihat, mengingat, mencatat, dan mengedit guna menguatkan memori untuk mengingat informasi yang dipelajari.
  2. 2
    Pelajari cara menulis kerangka materi. Tugas lebih mudah dikerjakan jika Anda menyusun kerangka materi dengan menguraikannya menjadi beberapa informasi yang mudah dipahami. Meraih nilai A menjadi lebih mudah jika Anda mempelajari materi sedikit demi sedikit, alih-alih menghafalnya sekaligus.
  3. 3
    Tulislah setiap kata dengan ejaan yang benar. Agar bisa mendapat nilai A, pastikan Anda mengerjakan tugas dan menjawab soal ujian dengan ejaan dan tata bahasa yang benar.
  4. 4
    Pelajari cara berkonsentrasi yang membantu Anda belajar dengan baik.
  5. 5
    Pelajari cara meraih prestasi belajar. Menjadi siswa berprestasi bukan sekadar mendapat nilai A. Bacalah artikel yang menjelaskan kiat meraih keberhasilan akademis.
  6. 6
    Manfaatkan berbagai sarana pendukung. WikiHow menyediakan banyak artikel berisi tutorial hampir semua mata pelajaran, misalnya cara menyelesaikan soal matematika, menyusun rumus kimia, dan menulis analisis sastra. Bacalah berbagai artikel bermanfaat dalam kategori pendidikan dan komunikasi.
    Iklan

Peringatan

  • Jangan duduk sambil menatap layar komputer terlalu lama sebab hal ini bisa memicu sakit kepala. Jangan bertumpu pada siku berjam-jam agar tangan tidak kaku dan mati rasa.
  • Jangan menyontek atau menyalin pekerjaan teman. Jika sampai ketahuan, mungkin tugas atau tes Anda diberi nilai 0, bahkan Anda berisiko dikeluarkan dari sekolah.
  • Jangan lupa mengerjakan tugas. Biasakan membaca materi atau menyelesaikan PR sebelum tenggat. Jika tidak, Anda terpaksa begadang untuk belajar di malam sebelum ujian, padahal banyak hal lain yang harus dilakukan.
  • Jangan berharap mendapatkan nilai A hanya dengan menerapkan petunjuk di atas selama beberapa minggu. Anda bisa mendapat nilai A, bisa juga tidak. Nilai kumulatif dipengaruhi oleh nilai yang diperoleh sejak awal masa sekolah.
  • Berkonsultasilah dengan guru jika Anda membutuhkan bantuan.
  • Selalu mendapat nilai A atau meraih peringkat pertama bukan berarti Anda paling berbakat. Jangan memandang remeh teman yang nilainya tidak sebaik Anda. Jangan membandingkan usaha dan nilai Anda dengan orang lain.
  • Jika keinginan mendapat nilai A sekadar untuk meraih peringkat pertama di kelas, Anda perlu memikirkannya lagi. Mungkin Anda tidak bisa menjadi siswa berprestasi.
  • Jangan menyombongkan diri karena mendapat nilai A. Hal ini membuat orang lain kesal dan menjauhi Anda. Cukup Anda sendiri yang tahu.
  • Pastikan Anda tidur malam yang cukup setiap hari. Kekurangan tidur membuat Anda sulit berkonsentrasi dan tidak bisa ingat materi yang sudah dipelajari.[7]
  • Lakukan aktivitas bersama teman-teman, alih-alih terus belajar dan mengerjakan PR. Selain minggu tenang, sisihkan waktu untuk berkumpul dengan teman-teman, berolahraga, dan menikmati hobi. Mengabaikan hal tersebut membuat Anda terus berimajinasi saat belajar sebab Anda ingin melakukan aktivitas yang lain.
Iklan

Tentang wikiHow ini

wikiHow adalah suatu "wiki", yang berarti ada banyak artikel kami yang disusun oleh lebih dari satu orang. Untuk membuat artikel ini, 323 penyusun, beberapa di antaranya anonim, menyunting dan memperbaiki dari waktu ke waktu. Artikel ini telah dilihat 57.696 kali.
Daftar kategori: Sekolah dan Universitas
Iklan