X
wikiHow adalah suatu "wiki", yang berarti ada banyak artikel kami yang disusun oleh lebih dari satu orang. Untuk membuat artikel ini, 29 penyusun, beberapa di antaranya anonim, menyunting dan memperbaiki dari waktu ke waktu.
Artikel ini telah dilihat 34.185 kali.
Salah satu hal yang membuat seseorang menjadi tidak tenang adalah ketika tidak memiliki pisau! Mungkin pada suatu waktu Anda berada dalam suatu kondisi yang mengharuskan Anda untuk membuat pisau sendiri. Ini bisa saja terjadi, dan jika Anda mengalaminya, artikel ini pasti sangat berguna!
Langkah
-
1Panaskan logam di tempat penempaan atau tungku pemanasan logam. Suhu yang tepat akan berbeda-beda, tetapi api dari arang yang ditiup udara sudah mencukupi.
-
2Periksa warna logam ketika dipanaskan. Baja harus mencapai suhu 1.150 hingga 1.200 °C, yaitu ketika warnanya menjadi kuning atau seperti jerami.
-
3Tempa pisau hingga bagian bilah yang lurus menjadi sisi tajam. Bagian bilah yang melengkung akan menjadi bagian punggung pisau jika telah selesai nanti.
-
4Sisakan logam untuk tang (bagian yang digunakan sebagai pegangan). Sisakan sekitar 5 cm atau lebih di salah satu ujung logam.
-
5Bentuklah bilah pisau Anda. Terapkan pukulan kecil dan berulang-ulang menggunakan palu seberat 1,5 kg (berat yang tepat tergantung ukuran dan kekuatan Anda) di sepanjang bilah sehingga baja tersebut semakin panjang dan lancip. Lakukan di kedua sisi agar bilahnya tidak memuntir.
-
6Pukul sisi bilah yang lurus untuk menajamkannya. Ingatlah bahwa tindakan ini bisa membuat bilah melengkung ke arah punggung pisau.
-
7Jagalah agar pisau tidak menggembung atau melengkung sendiri. Ini bisa menyebabkan inklusi yang membuat bilah menjadi lembek.
-
8Lakukan annealing (baja dipanaskan kemudian didinginkan dengan lambat). Ketika bilah pisau masih berbentuk kasar, Anda dapat melakukan annealing dengan memanaskan bilah sampai berwarna merah dan tidak bisa menempel pada magnet (nonmagnetis) sebanyak 3 kali, kemudian biarkan dingin hingga warna merahnya hilang. Setelah pemanasan ketiga, tinggalkan bilah di dalam tungku dan biarkan mendingin selama satu malam. Proses pendinginan yang sangat lambat ini membuat bilah menjadi lebih lunak dan mudah dikikir.
-
9Kikir bilah tersebut dan ratakan permukaan yang masih menonjol.
-
10Panaskan kembali bilah tersebut hingga mencapai kondisi nonmagnetis dan celupkan ke dalam minyak untuk mengeraskannya (ada baja yang harus dikeraskan dengan minyak, air, dan udara). Hanya celupkan bagian bilah yang tajam agar bagian tersebut menjadi keras dan tahan lama, sedangkan bagian punggung pisau tetap lentur. Secara keseluruhan, ini akan meningkatkan daya tahan pisau. Jika Anda mencelupkan pisau secara vertikal, sudut yang ada di sisi bilah akan terangkat dan menciptakan gelembung di sekitar logam tersebut, yang membuat bilah menjadi melengkung sehingga Anda harus menempanya kembali.
-
11Masukkan bilah ke dalam oven selama satu atau dua jam dengan suhu 120-180 °C untuk melunakkannya (tempering). Anda juga dapat meninggalkannya di tempat yang panas dan ditutupi batu bara, misalnya di dalam kotak dari batu bata yang dibuat secara darurat.
-
12Pasang pegangannya. Anda bisa melubangi tang pisau, lalu menempelinya dengan kayu dan menguatkannya dengan paku keling. Atau, Anda juga bisa membuat tang yang lancip dan memasukkannya ke dalam gagang kayu, kemudian mengampelasnya ke bentuk yang diinginkan.
-
13Tajamkan pisau dengan ampelas halus, kemudian lanjutkan dengan batu asah. Sebagai tahap akhir, gunakan asahan kulit (leather strop) yang telah diolesi dengan pasta gosok (polishing paste) untuk menghilangkan burr (bagian kasar pada mata pisau setelah di asah) dan membuat pisaunya menjadi setajam silet.Iklan
Peringatan
- Ketika melakukan quenching (pendinginan secara cepat di langkah ke-9) pada sisi tajam pisau, ada kemungkinan bilahnya menjadi melengkung.
- Pengerjaan logam adalah hal yang sangat berbahaya. Bertindaklah secara cerdas, fokus, dan hati-hati ketika berada di ruang penempaan. Ketika menangani logam yang belum dingin, gunakan tang, bukan tangan telanjang.
- Pisau Anda bisa sangat tajam. Jangan mengujinya pada ibu jari!
- Jangan memasukkan peralatan di dekat atau di dalam tungku penempaan lebih dari 10 detik, dan jangan menyentuhnya dengan tangan. Biarkan peralatan tersebut dingin terlebih dahulu.
Iklan
Hal yang Anda Butuhkan
- Logam
- Tungku
- Peralatan (palu)
- Pengalaman dalam pengerjaan logam
- Kepekaan
- Profesional medis (jika diperlukan)
Tentang wikiHow ini
Iklan
















