Andi Yuliani Paris

Dr. Ir. Hj. Andi Yuliani Paris, M.Sc. (lahir 6 Juli 1961 ) adalah politikus Indonesia yang menjabat sebagai anggota DPR-RI selama tiga periode (2004–2009, 2016–2019, dan 2019–2024). Ia mewakili daerah pemilihan Sulawesi Selatan II, yang meliputi Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Sinjai, Kabupaten Bone, Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kabupaten Barru, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Wajo, dan Kota Parepare. Yuliani merupakan kader Partai Amanat Nasional, ia duduk di Komisi VII.[1]

Andi Yuliani Paris
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Mulai menjabat
12 Oktober 2016
PresidenJoko Widodo
PendahuluAndi Taufan Tiro
Daerah pemilihanSulawesi Selatan II
Masa jabatan
1 Oktober 2004  30 September 2009
PresidenMegawati Soekarnoputri
Susilo Bambang Yudhoyono
Daerah pemilihanSulawesi Selatan II
Informasi pribadi
Lahir6 Juli 1961
Jakarta, Indonesia
Partai politik  PAN
Anak3
Alma materInstitut Pertanian Bogor
Technical University of Dortmund
Universitas Hasanuddin

Riwayat Pendidikan [2]

Riwayat Organisasi [2][3]

  • Anggota Aisyiyah (1997–2018)
  • Wakil Ketua Ikatan Alumni Institut Pertanian Bogor Sumatra Barat (1992–1994)
  • Anggota Ahli Perencana IAP (1998–sekarang)
  • Ketua Kaukus Perempuan Politik Sulawesi Selatan (2001–2005)
  • Aktif di Dewan Pembaca Harian Fajar (2002)
  • Ketua DPP PAN (2010–2015)
  • Ketua Koordinasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ICMI

Karier [2][3]

  • Asisten Manajer Pengembangan Wilayah Kabupaten Pasaman Barat (1984–1988)
  • Direktur LSM Pusat Informasi dan Pengembangan Sumber Daya Perdesaan Sumatra Barat (1988–1993)
  • Tenaga Ahli International Labour Organization (1993–1994)
  • Direktur Beranda Cindekia Foundation (2000–sekarang)
  • Direktur PT Profesional Delapan Tambah (2001–sekarang)
  • Anggota DPR-RI (2004–2009)
  • Anggota Lembaga Kelengkapan MPR-RI (2015–2016)
  • Anggota PAW DPR-RI (2016–2019)[4]
  • Anggota DPR-RI (2019–sekarang)

Referensi

Pranala luar

This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.