Bumi yang bulat

Konsep Bumi yang bulat kembali ke abad ke-6 SM pada filsafat Yunani kuno dan filsafat India. Di Yunani, konsep ini dikemukakan oleh Pythagoras.[1] Di India, konsep Bumi bulat diakui dalam Shatapatha Brahmana dan Aitareya Brahmana.

Gambaran artis mengenai Bumi bulat pada abad pertengahan.

Konsep ini menggantikan konsep awal mengenai Bumi datar.

Referensi

  1. Dicks, D.R. (1970). Early Greek Astronomy to Aristotle. hlm. 72-198. ISBN 9780801405617.
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.