Jump In!
Jump In! merupakan sebuah film Disney Channel Original Movie Amerika Serikat yang dirilis pada tahun 2007. Film yang disutradarai oleh Paul Hoen ini diperankan oleh Corbin Bleu, Keke Palmer, dan masih banyak lagi. Film ini dirilisnya pada 12 Januari 2007.
| Jump In. | |
|---|---|
| Disutradarai oleh | Paul Hoen |
| Diproduksi oleh | Kevin Lafferty |
| Ditulis oleh | Doreen Spicer-Dannelly Regina Y. Hicks Karin Gist |
| Dinarasi oleh | Patrick Johnson, Jr. |
| Membintangi | Corbin Bleu Keke Palmer David Reivers Laivan Greene Shanica Knowles Kylee Russell |
| Musik oleh | Frank Fitzpatrick |
| Negara | Amerika Serikat, Kanada |
| Bahasa | Inggris |
| Saluran asli | Disney Channel |
| Tanggal rilis | 12 Januari 2007 |
| Waktu tayang | 85 Menit |
Pemain
- Corbin Bleu sebagai Isadore "Izzy" Daniels
- Keke Palmer sebagai Mary Thomas
- David Reivers sebagai Kenneth Daniels
- Shanica Knowles sebagai Shauna Lewis
- Patrick Johnson, Jr. sebagai Rodney Tyler
- Laivan Greene sebagai Keisha Ray
- Kylee Russell sebagai Karin Daniels
- Rebecca Williams sebagai Tammy Lewis
- Jajube Mandiela sebagai Yolanda Brooks
- Micah Williams sebagai L'il Earl Jackson
- Mazin Elsadig sebagai Chuck Coley
- Paula Brancati sebagai Gina
- Harrison Hapin sebagai Jump Rope
Sinopsis
17 tahun Isadore "Izzy" Daniels (Corbin Bleu) adalah remaja bintang Tinju Amatir Brooklyn yang tinggal bersama ayahnya Kenneth Daniels (David Reivers) dan adik perempuannya Karin (Kylee Russell). Ibu Izzy sudah meninggal setahun yang lalu. Ayah Izzy bekerja sebagai pelatih tinju sekaligus pemilik gym tinju "Daniels Boxing Gym" di Brooklyn New York. Sedangkan adiknya Karin tergila-gila dengan olahraga lompat tali Double Dutch. Hal ini dikarenakan Mary Thomas (Keke Palmer) tetangga sekaligus teman sekolah Izzy merupakan atlet lompat tali Double Dutch. Dia bersama tiga temannya Shauna (Shanica Knowles), Keisha (Laivan Greene), dan Yolanda (Jajube Mandiela) yang tergabung dalam tim "Joy Stephers" akan bertanding Double Dutch pada waktu yang akan datang.
Suatu hari Izzy latihan di gym ayahnya bersama temannya yaitu Chuck (Mazin Elsadig), Earl (Micah Williams), dan Tammy (Rebecca Williams) yang merupakan satu-satunya petinju wanita di gym. Disitu ayah Izzy memberitahu bahwa Izzy akan bertanding tinju untuk merahi "Golden Gloves" dan lawan yang dia hadapi adalah Rodney Tyler (Patrick Johnson Jr.). Ayahnya berharap Izzy bisa menjadi penerus generasi Daniels yang menjadi juara tinju amatir. Karena itu Izzy harus serius dalam berlatih tinju. Setiap malam Izzy selalu ngobrol bersama karena memang jendela kamar Izzy dekat dengan balkon kamarnya Mary.
Keesokan harinya, Izzy diminta ayahnya menemani Karin menonton pertandingan Double Dutch. Izzy yang awalnya tidak mau akhirnya mau menemani Karin bersama Chuck dan Earl yang ikut jalan bersama mereka. Di jalan Izzy bertemu dengan Rodney dan temannya Jump Rope (Harrison Hapin) yang sedang mengganggu orang. Izzy dan Rodney sempat beradu mulut, tapi itu tidak teralu lama. Setelah Rodney dan Jump pergi, Izzy kembali mengantarkan Karin dan temannya ke kompetisi Double Dutch, sedangkan Chuck dan Earl pergi ke tempat lain. Sesampai disana, Izzy, Karin, dan temannya bertemu dengan Mary dan teman timnya. Disitu mereka juga bertemu dengan Gina dan timnya "Dutch Dragons" yang merupakan atlet Double Dutch hebat dan sudah berkali-kali merahi juara. Tidak lama kemudian pertandingan Double Dutch dimulai. Pertandingan terdiri dari tiga babak. Babak jumping, babak Speed, dan babak Freestyle. Saat menonton, Izzy yang awalnya terlihat biasa saja mulai suka dan sengan ketika menonton aksi Mary dan para atlet Double Dutch bertanding. Seusai pertandingan, Izzy dan Karin menghampiri Mary dan timnya untuk mengucapkan selamat pada mereka. Kompetisi tersebut di menangkan oleh tim Dutch Dragons. Hal itu membuat Yolanda merasa tim Dutch Dragon adalah tim terbaik, hingga dia dan timnya menjadi ribut. Izzy yang tidak mau terlibat segera mengajak Karin dan temannya pulang.
Di Hari yang lain tepatnya di sekolah, Izzy melihat Rodney sering mendapat hukuman dari guru karena perbuatannya, hal itu juga terpengaruh pada dirinya saat didalam ring tinju. Pada hari pertandingan, Izzy bersiap-siap untuk bertanding sambil melompat tali (backsound "I'm Ready" Drew Seeley). Ketika sudah siap, Izzy segera ke ring tinju didampingi ayahnya. Pertandingan tinju dimulai, di babak pertama Izzy mengalami kesulitan saat melawan Rodney. Setelah babak pertama berakhir, Rodney tidak sengaja menyandung Izzy hingga terjatuh. Untungnya Izzy segera kembali bangun dan istirahat. Ayahnya memberitahu Izzy agar dia berhati-hati saat melawan Rodney. Babak kedua pun di mulai, pada babak ini Izzy dengan mudah meninju Rodney hingga terjatuh, dan Izzy dinyatakan menang. Malam hari setelah pertandingan, diam-diam Izzy mengantarkan pakaian tinju ke Rodney. Disaat yang sama pula Yolanda memutuskan keluar dari tim dan memilih bergabung dengan tim Dutch Dragons. Hal itu membuat Mary terlihat sangat sedih.
Keesokan harinya didepan sekolah, Izzy dan teman-temannya bertemu dengan Rodney. Rodney merasa Izzy menang karena suatu keberuntungan agar dia jadi terkenal. Karena itu Rodney yang tidak menerimanya ingin bertanding ulang dengan Izzy, walaupun Izzy agak kaget saat mendengarnya. Didepan rumah Mary, Shauna dan Keisha yang mendengar Yolanda keluar dari tim dan bergabung dengan Dutch Dragons sangat kaget. Mereka dan Mary sekarang harus berusaha mencari pengganti Yolanda. Izzy yang tidak sengaja mendengarnya, menawarkan diri untuk mencoba Double Dutch. Awalnya mereka kurang percaya dengan Izzy. Tapi begitu Izzy mencoba melompat dan ternyata bisa, mereka langsung kaget percaya-tidak percaya kalau ternyata Izzy bisa lompat Double Dutch. Karin yang juga tidak sengaja melihat Izzy, juga kagum. Saat Izzy lagi latihan di gym, Mary dan temannya menghampiri Izzy untuk menawarkan dia agar mau bergabung dengan tim Double Dutch. Ketika berkumpul didepan rumah Mary, Izzy memutuskan dirinya mau bergabung dengan tim. Karena Izzy sudah resmi bergabung, maka besok mereka sudah bisa latihan di taman sekolah. Izzy merasa taman sekolah bukanlah tempat yang aman. Dia mengusul tempat yang aman untuk latihan adalah gym tinju ayahnya, gym tinju akan dibuka pada jam 8. Jadi sebelum jam 8, mereka bisa pakai gym tersebut untuk latihan. Akhirnya mereka secara resmi latihan di gym tinju pagi hari sebelum berangkat sekolah.
Keesokan paginya, Izzy, Mary, Shauna, dan Keisha mulai latihan Double Dutch di gym tinju. Perlahan kemampuan Double Dutch Izzy mulai maju. Tidak hanya lompat biasa saja, tapi dia juga sudah bisa melompat Freestyle. Hari demi hari Izzy mulai semangat mengikuti latihan Double Dutch, Mary pun mengajarkan satu-persatu gerakan lompat Izzy agar dia bisa menguasai dengan mudah. Namun hal tersebut mengganggu kegiatan Izzy diluar latihan terutama di arena tinju. Izzy jadi tidak semangat dan kurang fokus saat latihan tinju. Bahkan saat melawan Tamy, dia mudah sekali terjatuh. Tamy (yang pernah melihat Izzy latihan Double Dutch) tahu bahwa Izzy seperti ini karena dia latihan Double Dutch. Izzy yang mendengarnya meminta Tamy menyembunyikan rahasianya agar tidak diketahui oleh siapa-siapa.
Keesokan paginya,
Pranala luar
- Situs web resmi
- Official Disney DVD website
- (Inggris) Jump In! di IMDb