Kaliputih, Alian, Kebumen

Kaliputih adalah merupakan sebuah desa di Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Desa Kaliputih merupakan desa paling timur di Kecamatan Alian. Jumlah penduduk Desa Kaliputih sekitar 3.600 jiwa dengan luas wilayah lebih dari 300 Hektar. Desa Kaliputih berjarak sekitar 9 km dari pusat Kecamatan Alian serta berjarak 17 Km dari pusat Kabupaten Kebumen kearah timur laut. Dahulu Desa Kaliputih termasuk desa miskin dan tertinggal. Desa Kaliputih baru dialiri listrik pada tahun 1999 dan dilakukan pengaspalan jalan pada tahun 2001. Jalan tersebut merupakan jalan kabupaten ruas Kabupaten Kebumen-Kecamatan Alian-Kecamatan Padureso-Kabupaten Wonosobo melalui Waduk Wadaslintang.

Kaliputih
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenKebumen
KecamatanAlian
Kode Kemendagri33.05.11.2012
Luas300 Ha
Jumlah penduduk3.600 Jiwa
Kepadatan-

Batas-batas Wilayah

Pembagian Wilayah

  1. Dukuh Blimbing
  2. Dukuh Kalibanteng
  3. Dukuh Kaliputih
  4. Dukuh Paijo
  5. Dukuh Watugede

Geografi

Desa Kaliputih berada dibagian timur dari Kecamatan Alian. Topografi wilayahnya 80% merupakan perbukitan dengan ketinggian antara 100-440 meter di atas permukaan air laut. Desa Kaliputih diapit dua perbukitan yaitu Perbukitan Indrakila di utara dan Perbukitan Silender di selatan. Sehingga desa ini dikelilingi oleh bukit yang menjulang. Bukit-bukit tersebut diantaranya Bukit Kebapangan (410 m), Bukit Lendersangan (395 m), Bukit Sapuangin (390 m), Bukit Kusan (330 m), dan Bukit Pringtutul (273 m). Sedangkan dibagian tengah merupakan cekungan berupa lembah sungai Kaliputih dengan kemiringan lereng lahan tergolong curam. Sungai Kaliputih mengalir dari utara-barat menuju Sungai Dekung yang berhulu dari Bukit Indrakila di Kalipuru (Kecamatan Karangsambung) dan kemudian bersatu dengan Sungai Kedungbener di Desa Sawangan.

Penduduk

Mata pencaharian mayoritas penduduknya adalah petani dan petani penggarap/ buruh tani. Sisanya adalah kerja serabutan seperti menjadi tukang ojek dan PNS serta wiraswasta. Sebagian besar agama penduduk Desa Kaliputih adalah islam. Bahasa yang digunakan penduduk sehari-hari adalah bahasa jawa. Meski sekilas terdengan menggunakan bahasa jawa Dialek Banyumasan atau Ngapak tapi jika diteliti bahasa yang digunakan mengunnakan Dialek Wonosoboan yang lebih memanjangkan fonem akhir. Sehingga bisa dikatakana bahsa yang digunakan adalah campuran Dialek Banyumasan-Dialek Kedu-Dialek Wonosoboan.

Potensi

Di Desa Kaliputih terdapat produsen makanan khas Kabupaten Kebumen seperti Sale pisang, Kripik pisang, Kripik singkong, dll. Selain itu juga terdapat penulingan minyak atsiri dari daun cengkeh serta banyak warga yang membudidaya ikan air tawar seperti lele, bawal, tawes, nila, gurame dan lainnya. Alam sekitar Desa Kaliputih yang belum terjamah bangunan masih asli alami juga mempunyai potensi wisata seperti air terjun/ Curug, Bukit yang masih banyak dihuni oleh kera.


This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.