Konsili Buddhis Pertama

Konsili Buddhis Pertama diadakan setelah sang Siddharta Gautama wafat pada tahun 483 SM.[1] Penyelenggaraan konsili ini dilakukan di Rajagaha (Rajgir) dengan mendapat perlindungan dari raja Ajatasattu dari Kekaisaran Magadha. Konsili dipimpin oleh seorang rahib bernama Mahakassapa, Tujuan konsili ini adalah untuk menetapkan sutta pitaka dan melakukan kodifikasi terhadap vinaya. Sumber sutta dikumpulkan oleh murid utama Gautama yang bernama Ananda. Sedangkan murid Gautama bernama Upali bertugas membacakan ulang vinaya. Dalam Konsili Buddhis pertama ditetapkan dasar Kanon Pali yang menjadi acuan utama dalam menjelaskan seluruh masa sejarah awal agama Buddha.[2]

Konsili Buddhis Pertama di Rajgir, lukisan di Nava Jetavana, Shravasti

Deskripsi

Yang Saptaparni Gua di Rajgir, di mana Dewan Buddha Pertama mungkin telah diadakan.

Konsili yang diikuti oleh 500 Arahat diadakan di Rajgir (Sanskerta: Rājagaha) untuk menyetujui isi dari Dhamma dan Vinaya.[3] Ananda membacakan (mengulang) Sutta, yang masing-masing dimulai: 'Demikian telah saya dengar'.[4] Bhikkhu Upali (Sansekerta उपालि upāli) membacakan Vinaya.[5]

Lihat juga

Referensi

  1. Harvey, Peter (2013).
  2. Khairiah (2018). Agama Budha (PDF). Pekanbaru: Kalimedia. hlm. 9. ISBN 978-602-6827-86-9.
  3. Harvey, Peter (2013).
  4. Harvey, Peter (2013).
  5. Harvey, Peter (2013).

Daftar pustaka

  • Harvey, Peter (2013). Pengenalan terhadap agama Buddha: Ajaran, Sejarah, dan Praktik (2nd ed.). Cambridge, INGGRIS: Cambridge University Press.
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.