Linggawarman

Dalam Naskah Wangsakerta, Linggawarman adalah raja terakhir Tarumanagara.

Linggawarman mempunyai dua orang puteri, yang sulung bernama Manasih menjadi istri Tarusbawa dan yang kedua bernama Sobakancana menjadi isteri Dapunta Hyang Sri Jayanasa pendiri Kerajaan Sriwijaya.

Linggawarman
Sri Maharaja Linggawarman Atmahariwangsa Panunggalan Tirthabhumi
Raja Tarumanegara ke 12
Berkuasa(666 – 669)
PendahuluNagajayawarman
PenerusTarusbawa
WangsaDinasti Warman
PasanganGanggasari
Anak
  • Manasih
  • Sobakancana

Pada tahun 669 M, Linggawarman digantikan menantunya, Tarusbawa.

Tarusbawa yang berasal dari Kerajaan Sunda Sambawa menggantikan mertuanya menjadi penguasa Tarumanagara yang ke-13. Karena pamor Tarumanagara pada zamannya sudah sangat menurun, ia ingin mengembalikan keharuman zaman Purnawarman yang berkedudukan di purasaba (ibu kota) Sundapura.

Dalam tahun 670 ia mengganti nama Tarumanagara menjadi Kerajaan Sunda.

Peristiwa ini dijadikan alasan oleh Wretikandayun, cicit Manikmaya, pendiri Kerajaan Galuh, untuk memisahkan negaranya dari kekuasaan Tarusbawa.

Referensi

  • Ayatrohaedi. 2005. SUNDAKALA Cuplikan Sejarah Sunda Berdasarkan Naskah-naskah "Panitia Wangsakerta" Cirebon. Bandung: Pustaka Jaya
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Nagajayawarman
Raja Tarumanagara
666669
Diteruskan oleh:
Tarusbawa
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.