Manipol USDEK

Manipol/USDEK adalah dasar dari pemerintahan Demokrasi Terpimpin di Indonesia. Manipol/USDEK merupakan akronim dari Manifesto Politik (yaitu, pidato Presiden Sukarno yang berjudul "Penemuan Kembali Revolusi Kita" yang dibacakan pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-14 tanggal 17 Agustus 1959) / Undang-Undang Dasar 1945, Sosialisme Indonesia, Demokrasi Terpimpin, Ekonomi Terpimpin, dan Kepribadian Indonesia[1] yang oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara dijadikan sebagai Garis-garis Besar Haluan Negara, sehingga harus dijunjung tinggi, dipupuk, dan dijalankan oleh semua bangsa Indonesia.

Sebuah buku tentang Manipol/USDEK mengumpamakan bahwa Pancasila dan Manifesto Politik/USDEK bak Quran dan Hadis Sahih yang merupakan satu kesatuan, maka Pancasila dan Manifesto Politik/USDEK pun merupakan satu kesatuan yang sama.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. Printono (1960). Manipol/Usdek. Dua-R. hlm. 78.
  2. Soekarno (1965). Djuhartono, Kangseng Gan, ed. Wedjangan revolusi, karya Bung Karno. Sebuah kamus ilmu perdjuangan untuk rakjat, disusun menurut alfabet oleh sebuah team perangkai: Djuhartono [dan] Gan Kangseng. Jajasan Penjebar Pantja-Sila. hlm. 307.
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.