Ribosa
Templat:Chembox SpecRotation
| |||
| |||
| Nama | |||
|---|---|---|---|
| Nama IUPAC
(2S,3R,4S,5R)-5-(hydroxymethyl)oxolane-2,3,4-triol | |||
| Nama lain
D-Ribosa | |||
| Penanda | |||
Model 3D (JSmol) |
| ||
| 3DMet | {{{3DMet}}} | ||
| ChEMBL | |||
| ChemSpider |
| ||
| DrugBank | |||
| Nomor EC | |||
PubChem CID |
|||
| Nomor RTECS | {{{value}}} | ||
| |||
| |||
| Sifat | |||
| C5H10O5 | |||
| Massa molar | 150.13 g/mol | ||
| Penampilan | padatan putih | ||
| Titik lebur | 95 °C (203 °F; 368 K) | ||
| sangat mudah larut | |||
| Senyawa terkait | |||
Related aldopentosa |
Arabinosa Xilosa Liksosa | ||
Senyawa terkait |
Deoksiribosa | ||
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa). | |||
| Referensi | |||
Ribosa, atau D-ribosa, adalah sebuah aldopentosa — sebuah monosakarida yang terdiri dari lima atom karbon, dan termasuk sebuah gugus fungsional aldehida dalam bentuk linearnya. Ribosa memiliki formula kimia C5H10O5, dan ditemukan pada 1905 oleh Phoebus Levene.
Sebagai sebuah komponen RNA yang digunakan untuk transkripsi genetika, ribosa sangat penting bagi makhluk hidup. Dia berhubungan dengan deoksiribosa, yang merupakan komponen dari DNA. Ribosa juga komponen dari ATP, NADH, dan beberapa kimia lainnya yang sangat penting bagi metabolisme.
Referensi
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.



